• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Perlu Dilakukan Jika Demam setelah Vaksinasi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Perlu Dilakukan Jika Demam setelah Vaksinasi

Apa yang Perlu Dilakukan Jika Demam setelah Vaksinasi

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 28 Maret 2022

“Jangan terlalu khawatir jika kamu demam setelah vaksinasi, sebab ini tandanya antibodi di dalam tubuhmu telah bekerja dengan baik. Namun, pastikan untuk tetap melakukan hal-hal yang dibutuhkan agar demam tidak bertambah parah.”

Apa yang Perlu Dilakukan Jika Demam setelah Vaksinasi

Halodoc, Jakarta – Untuk menghentikan penyebaran COVID-19, program vaksinasi terus dilakukan sejak Januari 2019. Bahkan kini sudah banyak juga orang yang mendapatkan suntik vaksin booster untuk mempertahankan kekebalan tubuh mereka dari ancaman virus berbahaya ini. Sayangnya demam setelah vaksinasi kerap menjadi alasan orang enggan untuk vaksin.

Ya, demam dan berbagai efek samping lainnya memang kerap terjadi setelah vaksin. Namun, demam adalah KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang paling sering muncul. Kebanyakan reaksi ini tergolong ringan dan akan hilang dalam 1–2 hari. Untuk itu, kamu harus tahu beberapa hal yang perlu dilakukan jika mengalami demam setelah vaksinasi.

Cara Mengatasi Demam Setelah Vaksinasi

Ada beberapa cara sederhana yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi demam setelah vaksinasi:

  1. Istirahat
istirahat

Setelah vaksin, biasanya kamu akan diminta untuk menunggu dahulu sekitar 30 menit untuk melihat efek sampingnya. Setelah itu, sebaiknya kamu pulang ke rumah dan langsung beristirahat, dalam artian tidak melakukan terlalu banyak pekerjaan apalagi pekerjaan berat. Umumnya demam tidak akan langsung terjadi, jadi kamu harus benar-benar mempersiapkan diri terhadap berbagai efek yang muncul.

  1. Minum Obat
minum obat

Jika kamu mulai merasakan kenaikan suhu tubuh, atau mulai merasa gejala lainnya, segera minum obat yang dibutuhkan. Kamu bisa minum obat yang dijual bebas seperti parasetamol untuk mengatasi demam dan nyeri yang kamu alami. 

Kamu juga bisa rendam waslap ke dalam air dingin untuk mengompres area suntikan yang terasa nyeri. Kamu juga bisa menggunakan es batu yang dibalut dengan kain. Jika masih terasa nyeri, latih lengan secara perlahan untuk meredakan nyeri area suntikan.

Jangan lupa untuk banyak minum cairan, terlebih saat mengalami demam. Hindari juga menggunakan selimut tebal saat demam. Kenakan pakaian yang tips dan lembut supaya suhu panas tidak terperangkap dalam tubuh.

  1. Periksakan Diri ke Dokter
periksa ke dokter

Walaupun kemungkinan efek samping serius dari vaksin COVID-19 sangat kecil, kamu tetap harus waspada terhadap gejala-gejala yang tidak umum. Kunjungi dokter apabila mengalami kondisi berikut:

  • Jika kemerahan atau nyeri di tempat suntikan memburuk setelah 24 jam.
  • Mengalami efek samping yang mengkhawatirkan dan tampaknya tidak akan hilang setelah beberapa hari.
  • Muncul reaksi alergi parah setelah vaksinasi. 

Tubuh membutuhkan waktu untuk membangun perlindungan setelah vaksinasi apa pun. Maka dari itu, tetap patuhi protokol 5M meskipun kamu telah divaksinasi. Protokol kesehatan 5M mencakup, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Pada umumnya, seseorang dianggap divaksinasi penuh dua minggu setelah menerima suntikan kedua vaksin. Suntikan booster juga diperlukan untuk tetap menjaga kekebalan tubuh.

  1. Makan-Makanan Bergizi
makanan bergizi

Demam setelah vaksin juga akan menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi, maka dari itu minumlah air putih atau jus agar tetap terhidrasi. Selain itu, pastikan juga bahwa kamu tetap memenuhi nutrisi yang dibutuhkan dengan makan makanan yang sehat. Meskipun kamu tidak berselera, tetap usahakan untuk makan makanan bergizi. 

Kamu bisa mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti bubur, jus, atau apapun. Nutrisi di dalamnya tetap dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan daya tahan tubuh pasca vaksin, karena daya tahan tubuh biasanya akan menurun seminggu setelah vaksin dan kemudian meningkat drastis setelahnya.

Selain itu, jika kamu mengalami demam setelah vaksin, kamu bisa cek kebutuhan kesehatan di Halodoc untuk mendapatkan obat demam. Dengan begitu, kamu jadi tak perlu lagi keluar rumah untuk membeli obat. Praktis bukan? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Center for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Possible Side Effects After Getting a COVID-19 Vaccine.
Verywell Health. Diakses pada 2022. A Timeline of COVID-19 Vaccine Side Effects.