• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Perlu Diperhatikan sebelum Konsumsi Fluoxetine?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Perlu Diperhatikan sebelum Konsumsi Fluoxetine?

Apa yang Perlu Diperhatikan sebelum Konsumsi Fluoxetine?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 07 Februari 2022

“Jika seseorang alami gejala depresi, serangan panik, bulimia, hingga OCD, maka ia bisa diresepkan fluoxetine. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat resep ini. Terlebih ada cukup banyak efek samping ringan dan berat yang bisa terjadi karenanya.”

Apa yang Perlu Diperhatikan sebelum Konsumsi Fluoxetine?

Halodoc, Jakarta – Fluoxetine adalah obat yang termasuk dalam kelas obat yang disebut selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI). Fluoxetine akan bekerja dengan meningkatkan jumlah serotonin (zat alami) di otak. Serotonin ini akan membantu menjaga keseimbangan kesehatan mental. Peningkatan serotonin membantu mengobati gejala depresi, gangguan obsesif-kompulsif, bulimia nervosa, dan serangan panik.

Obat ini juga termasuk obat resep, sehingga perlu didapatkan melalui resep dokter saja. Bentuknya bisa berupa kapsul, kapsul rilis tertunda, tablet, atau larutan. Semua bentuk obat ini masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Obat ini juga bisa digunakan sebagai bagian dari terapi kombinasi yang berarti kamu perlu meminumnya dengan obat lain.

Ketahui berbagai fakta lain sebelum konsumsi fluoxetine melalui ulasan berikut ini! 

Kondisi yang Memerlukan Fluoxetine

Fluoxetine adalah kapsul oral yang digunakan untuk mengobati kondisi, seperti: 

  • Depresi, ini termasuk depresi berat.
  • Gangguan obsesif kompulsif, yakni kondisi yang menyebabkan pikiran mengganggu yang tidak kunjung hilang (obsesi) dan kebutuhan untuk melakukan tindakan tertentu berulang-ulang (kompulsi).
  • Bulimia nervosa, yakni kondisi yang merupakan gangguan makan yang ditandai dengan binge eating yang diikuti dengan perilaku ekstrim untuk menghindari kenaikan berat badan (purging, puasa, atau olahraga berlebihan).
  • Serangan panik, ini adalah episode tiba-tiba dari ketakutan dan kekhawatiran yang ekstrem, meskipun tidak ada ancaman.

Efek Samping Fluoxetine

Kapsul oral fluoxetine tidak menyebabkan kantuk, tetapi dapat menyebabkan efek samping lainnya.

  1. Efek Samping Umum

Efek samping yang lebih umum dari fluoxetine dapat meliputi:

  • Mimpi aneh;
  • Penurunan gairah seks dan kesulitan mengalami orgasme;
  • Nafsu makan menurun;
  • Kecemasan dan kegugupan;
  • Kelemahan;
  • Diare;
  • Mulut kering;
  • Gangguan pencernaan;
  • Flu;
  • Disfungsi ereksi (kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi);
  • Susah tidur;
  • Mual;
  • Sakit tenggorokan;
  • Ruam;
  • Keluarnya cairan hidung;
  • Kantuk;
  • Berkeringat dan hot flashes;
  • Tremor (gerakan berirama yang tidak terkendali di satu bagian tubuh);
  • Menguap.

Jika efek ini ringan, mereka akan hilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Namun, ia juga bisa menjadi parah dan tidak hilang sehingga kamu perlu menghubungi dokter. Kamu juga bisa segera buat janji untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit lewat Halodoc supaya lebih praktis. Tunggu apa lagi, yuk download Halodoc sekarang! 

  1. Efek Samping Serius

Sangat mungkin untuk terjadi efek samping yang serius. Salah satunya adalah terjadinya sindrom serotonin. Gejalanya bisa meliputi:

  • Agitasi (merasa gelisah);
  • Halusinasi (melihat atau mendengar sesuatu yang tidak ada);
  • Masalah dengan koordinasi;
  • Detak jantung cepat;
  • Refleks yang terlalu aktif;
  • Demam;
  • Mual;
  • Muntah;
  • Diare.

Seseorang juga bisa mengalami sindrom mania yang gejalanya, antara lain:

  • Energi yang sangat meningkat.
  • Sulit tidur.
  • Perilaku sembrono.
  • Merasa memiliki ide-ide luar biasa besar.
  • Kebahagiaan atau merasa terganggu yang berlebihan.
  • Berbicara lebih banyak atau lebih cepat dari biasanya.
  • Kejang.

Obat ini juga bisa menurunkan kadar garam dalam tubuh yang gejalanya, antara lain: 

  • Sakit kepala;
  • Kelemahan;
  • Kebingungan;
  • Kesulitan berkonsentrasi;
  • Masalah memori;
  • Merasa tidak stabil. 

Bahkan, obat ini juga bisa menyebabkan memar atau jadi lebih mudah berdarah dari biasanya.

Hal Lain yang Perlu Diperhatikan

Ada beberapa hal lain yang juga perlu diperhatikan sebelum minum obat ini, antara lain: 

  • Jika kamu menggunakan untuk masalah pramenstruasi, dokter akan mengarahkan kamu untuk meminumnya setiap hari dalam sebulan atau hanya selama 2 minggu sebelum menstruasi hingga hari pertama menstruasi. 
  • Jika kamu menggunakan obat ini dalam bentuk cair, ukur dosisnya dengan hati-hati menggunakan alat ukur/sendok khusus. Jangan gunakan sendok rumah tangga karena kamu tidak mendapatkan dosis yang tepat.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter akan mengarahkan kamu untuk memulai pengobatan ini dengan dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan dosis.
  • Tetap minum obat ini bahkan jika kamu merasa sehat. Jangan berhenti minum obat ini tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. Pasalnya beberapa kondisi dapat menjadi lebih buruk ketika obat dihentikan secara tiba-tiba. Dosis juga perlu dikurangi secara bertahap.
  • Kamu akan melihat beberapa peningkatan dalam 1 hingga 2 minggu. Jadi diperlukan waktu 4 hingga 5 minggu sebelum kamu merasakan manfaat penuhnya.
Referensi:
Drugs.com. Diakses pada 2022. Fluoxetine.
Medical News Today. Diakses pada 2022. What is Fluoxetine?
Web MD. Diakses pada 2022. Fluoxetine HCL – Uses, Side Effects, and More.