• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Ejakulasi Dini Bisa Menghambat Kehamilan?

Apakah Ejakulasi Dini Bisa Menghambat Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Apakah Ejakulasi Dini Bisa Menghambat Kehamilan?

Halodoc, Jakarta - Ejakulasi dini adalah salah satu gangguan fungsi seksual pria yang biasanya enggan dibahas pria. Banyak di antara istri yang mengeluhkan bahwa mereka jarang mendapatkan kepuasan seksual saat suaminya mengalami ejakulasi dini. Namun, salah satu yang cukup menjadi masalah adalah saat ejakulasi dini menjadi penghambat kehamilan. 

Namun, apalah benar ejakulasi dini membuat kesuburan pria menurun? Lantas, apa yang bisa dilakukan supaya kehamilan tetap terjadi meskipun suami alami ejakulasi dini?

Baca juga: Tisu Magic Mencegah Ejakulasi Dini, Mitos atau Fakta?

Hubungan Ejakulasi Dini dan Kehamilan

Faktanya, tidak ada kaitan antara kehamilan yang tak kunjung terjadi dengan kondisi ejakulasi dini yang dialami pria. Ingat, kehamilan hanya mungkin terjadi saat berlangsungnya pembuahan sel telur wanita oleh sel spermatozoa pria. Pembuahan hanya mungkin terjadi jika hubungan seks dilakukan pada masa subur wanita. Jadi, hubungan seks yang dilakukan di luar masa subur wanita biasanya tidak akan menghasilkan pembuahan dan kehamilan. 

Ejakulasi dini tidak mencerminkan ada tidaknya gangguan kesuburan pada pria. Jadi, pada dasarnya, pria yang mengalami ejakulasi dini memiliki tingkat kesuburan yang mungkin saja normal. Sebaliknya, pria yang tidak mengalami ejakulasi dini sangat mungkin mereka mengalami gangguan kesuburan, sehingga tidak dapat menghasilkan kehamilan. 

Namun, jika ejakulasi dini yang terjadi cukup berat, sehingga tidak ada sperma yang masuk melalui vagina, ini bisa menghambat terjadinya kehamilan. Jadi, selama ejakulasi terjadi di dalam vagina, kemungkinan kehamilan tetap ada, asalkan baik pria dan wanita memiliki kesuburan yang baik. 

Biasanya kondisi semakin buruk saat pria merasa malu, frustasi, atau gelisah, sehingga mereka cenderung menghindari aktivitas hubungan seksual. Hal ini pun yang kemudian secara tidak langsung akan memengaruhi kesuburan.

Baca juga: Pasangan Ejakulasi Dini saat Malam Pertama, Harus Bagaimana?

Lantas, Bagaimana Agar Terhindar dari Ejakulasi Dini?

Kebanyakan ejakulasi dini terjadi akibat stres serta masalah yang melibatkan emosi dan psikologis. Dokter akan merekomendasikan sesi konseling yang biasanya akan melibatkan psikoterapi. Pasien pria juga akan diminta untuk melakukan komunikasi dengan pasangan mengenai disfungsi seksual.

Selain konseling, pengobatan lainnya juga akan melibatkan beberapa metode, seperti: 

  • Teknik Perilaku. Teknik ini tidak sulit untuk dilakukan, jadi para pria akan direkomendasikan untuk masturbasi sekitar satu, atau dua jam sebelum melakukan hubungan seksual. Metode ini dinilai akan efektif untuk mengendalikan ejakulasi dini selama berhubungan seksual.
  • Latihan Dasar Panggul. Senam kegel juga bukan hanya dimaksudkan untuk wanita, pria juga bisa melakukan senam kegel guna memperkuat otot dasar panggul agar bisa terhindar dari ejakulasi dini.
  • Teknik Jeda Remas. Ini adalah teknik yang membutuhkan peran wanita untuk dilakukan. Jadi saat melakukan hubungan seks, wanita diminta untuk meremas titik di mana bagian kepala (kelenjar) menyatu dengan batang untuk mencegah keinginan ejakulasi. 

Selain itu, ada beberapa perubahan gaya hidup sehat terkadang dapat membantu disfungsi ereksi, misalnya:

Hal yang harus dilakukan:

  • Menurunkan berat badan jika pria alami kelebihan berat badan.
  • Berhenti merokok.
  • Makan makanan yang sehat.
  • Berolahraga setiap hari.
  • Mengendalikan atau mengurangi stres dan kecemasan.

Hal yang tidak boleh dilakukan: 

  • Jangan bersepeda untuk sementara waktu (Terutama jika kamu bersepeda lebih dari 3 jam seminggu).
  • Jangan minum alkohol melebihi batas.

Baca juga:  Hubungan Ejakulasi Dini dengan Infertilitas pada Pria

Namun, sebelum mencoba sendiri beberapa saran tersebut, sebaiknya kamu tetap melakukan pemeriksaan dengan dokter di rumah sakit. Pasalnya, hanya dokter yang akan tahu metode apa yang paling baik untuk atasi ejakulasi dini berdasarkan kondisi yang kamu alami. Jadi, segera buat janji dengan dokter di Halodoc sekarang hanya lewat smartphone, dan dapatkan perawatan terbaik untuk masalah seksualmu hanya dari dokter profesional!

Referensi:
National Health Service. Diakses pada 2021. Erectile Dysfunction (Impotence).
Urologyhealth.org. Diakses pada 2021. Premature Ejaculation.