• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Gangguan Disosiatif Bisa Diobati?

Apakah Gangguan Disosiatif Bisa Diobati?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Apakah Gangguan Disosiatif Bisa Diobati?

Halodoc, Jakarta – Gangguan disosiatif adalah gangguan mental akibat terputusnya koneksi antara pikiran, ingatan, lingkungan, tindakan, dan identitas. Orang dengan gangguan disosiatif kerap melarikan diri dari kenyataan dengan cara yang tidak disengaja dan tidak sehat sehingga menyebabkan masalah ketika menjalankan aktivitas sehari-hari.

Gangguan disosiatif bisa diobati dengan perawatan terapi bicara (psikoterapi) dan pengobatan. Tidak dipungkiri mengobati gangguan disosiatif bisa jadi sulit. Informasi selengkapnya mengenai pengobatan gangguan disosiatif bisa dibaca di sini!

Baca juga: Gangguan Disosiatif Bisa Sebabkan Gangguan Ingatan

Pengobatan untuk Gangguan Disosiatif

Perawatan gangguan disosiatif dapat bervariasi tergantung jenis gangguan yang dimiliki. Secara umum, pengobatan gangguan disosiatif mencakup psikoterapi dan pengobatan.

1. Psikoterapi

Psikoterapi adalah pengobatan utama untuk gangguan disosiatif. Bentuk terapi ini, juga dikenal sebagai terapi wicara, konseling, atau terapi psikososial yang melibatkan diskusi mengenai gangguan dan masalah terkait dengan profesional medis. Carilah terapis dengan pelatihan atau pengalaman lanjutan terutama yang ahli dalam penanganan orang dengan trauma. 

Kalau kamu butuh rekomendasi, dapatkan informasinya di Halodoc ya! Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: Halusinasi Jadi Gejala Awal Gangguan Identitas Disosiatif

Terapis akan bekerja untuk membantu pengidap memahami penyebab kondisi dan membentuk cara baru untuk mengatasi keadaan stres. Seiring berjalannya waktu, terapis juga membantu kamu untuk terbuka berbicara lebih banyak tentang trauma yang dialami. 

2. Pengobatan

Meskipun tidak ada obat yang secara khusus mengobati gangguan disosiatif, dokter mungkin meresepkan antidepresan, obat anticemas, atau obat antipsikotik untuk membantu mengontrol gejala kesehatan mental yang terkait dengan gangguan disosiatif.

Apa yang perlu dipersiapkan saat bertemu dengan profesional medis? Hal yang paling utama adalah tekanan besar atau perubahan hidup terkini. Catat juga peristiwa masa lalu, termasuk masa kecil yang menyebabkan trauma fisik atau emosional. Jika kamu tidak dapat mengingat beberapa periode dalam hidup, catat kerangka waktu dan apa pun yang dapat kamu ingat tentang periode menjelang amnesia.

Baca juga: Apa Penyebab Seseorang Alami Gangguan Disosiatif?

Informasi medis, termasuk kondisi kesehatan fisik atau mental yang kamu miliki juga perlu dipersiapkan sebagai informasi untuk profesional medis menelaah kondisi kejiwaanmu. Sertakan obat, vitamin, jamu, atau suplemen lain yang selama ini dikonsumsi beserta dosisnya. 

Trauma Pemicu Gangguan Disosiatif

Gangguan disosiatif adalah kondisi psikologis kompleks yang disebabkan oleh banyak faktor, termasuk trauma parah selama masa kanak-kanak (biasanya kekerasan fisik, seksual, atau emosional yang ekstrem dan berulang).

Aspek disosiatif dianggap sebagai mekanisme koping untuk memisahkan dirinya dari situasi atau pengalaman yang traumatis. Penelitian menunjukkan bahwa penyebab gangguan disosiatif kemungkinan merupakan respons psikologis terhadap tekanan interpersonal dan lingkungan, terutama selama masa kanak-kanak. 

Gangguan identitas disosiatif ditandai dengan adanya dua atau lebih identitas yang berbeda atau terpisah atau keadaan kepribadian yang terus-menerus memiliki kekuasaan atas perilaku seseorang. Dengan adanya gangguan identitas disosiatif, memicu variasi memori yang sangat berbeda dan bisa jadi berfluktuasi.

Tidak semua orang mengalami gangguan disosiatif dengan cara yang sama. Orang dengan gangguan disosiatif akan mengalami perubahan identitas termasuk juga postur, gerak tubuh, dan cara berbicara yang berbeda.

Informasi selengkapnya mengenai gangguan disosiatif bisa ditanyakan langsung di Halodoc ya!    Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Dissociative disorders
WebMD. Diakses pada 2020. Dissociative Identity Disorder