• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Kista Ginjal Termasuk Kondisi Berbahaya?

Apakah Kista Ginjal Termasuk Kondisi Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Kista ginjal adalah semacam kantung berisi cairan yang tumbuh di ginjal. Organ ginjal bertugas menyaring limbah dari aliran darah untuk menghasilkan urin. Seseorang mungkin memiliki satu kista di satu ginjal atau banyak kista di kedua ginjal. 

Terdapat dua jenis kista, yaitu kista sederhana dan penyakit ginjal polikistik. Kista sederhana tidak merusak ginjal atau memengaruhi fungsinya. Sedangkan penyakit kista polikistik (PKD) adalah kondisi bawaan yang menyebabkan banyak kista yang terbentuk di ginjal. Kista ini bisa menimbulkan gangguan pada ginjal saat tumbuh, tentu kondisi ini bisa berbahaya. 

Baca Juga: 7 Makanan yang Baik Dikonsumsi oleh Pengidap Kista Ginjal

Ketika Kista Ginjal Menjadi Kondisi Berbahaya

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kista ginjal. Namun, ada beberapa kemungkinan, misalnya, setiap ginjal memiliki sekitar satu juta tubulus kecil yang mengumpulkan urine. Kemudian kista mulai tumbuh ketika tabung tersumbat, membengkak, dan terisi cairan. 

Kemungkinan lainnya adalah kista terjadi ketika kantong yang disebut divertikula terbentuk di area tubulus yang melemah dan terisi dengan cairan. Seseorang berpotensi memiliki kista ginjal seiring bertambahnya usia. Pria memiliki risiko lebih besar dibandingkan wanita untuk mengembangkan kista ginjal. 

Gejala kista ginjal muncul ketika ukurannya sudah cukup besar dan menekan organ lain. Di antaranya adalah demam, menggigil, nyeri tubuh (terutama pada punggung, pinggang, dan perut bagian atas), sering buang air kecil, urine bercampur darah, hingga penurunan fungsi ginjal. Bila tidak ditangani dengan tepat, kista ginjal menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa, di antaranya:

  • Kista pecah. Kista ginjal bisa pecah dan menimbulkan rasa sakit cukup parah, terutama pada punggung atau bagian samping (antara tulang rusuk dan panggul).
  • Infeksi kista. Kista yang muncul bisa mengalami infeksi, menyebabkan pengidapnya merasakan nyeri dan demam.
  • Gangguan buang air kecil. Apabila terjadi sumbatan yang disebabkan oleh kista, pengidap rentan mengalami kesulitan buang air kecil. Komplikasi ini bisa menyebabkan pembengkakan pada ginjal.
  • Gagal ginjal. Adanya gangguan fungsi ginjal akibat kista, membuat pengidap kista ginjal berisiko mengalami gagal ginjal. Akibatnya, material sampah dan cairan yang seharusnya dibuang justru tertimbun dalam tubuh. Hal ini membuat pengidapnya mengalami kelelahan, kulit kering dan gatal, kencing berdarah dan berbusa, pembengkakan pada beberapa bagian tubuh (seperti kaki, lengan, tangan, dan wajah), serta nyeri pinggang.

Baca Juga: Inilah Orang yang Berisiko Kena Kista Ginjal

Penyakit kista polikistik bisa merusak ginjal seiring berjalannya waktu. Sekitar setengah dari orang dengan kondisi ini akan mengalami gagal ginjal pada usia 60 tahun. Namun, sebenarnya penyakit ginjal bisa terjadi pada usia berapa pun. Langkah terbaik agar tidak terkena kista ginjal, yaitu mencegahnya. 

Meski penyebabnya belum diketahui pasti, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kondisi ini. Misalnya:

  • Pemeriksaan kesehatan secara berkala per tahun.
  • Olahraga secara teratur untuk meningkatkan kesehatan ginjal.
  • Mengonsumsi makan diet seimbang dengan mengurangi makanan berlemak dan bergula.
  • Menghindari stres yang memicu atau memperburuk tanda dan gejala.

Baca Juga: Kista Juga Bisa Terjadi di Dalam Ginjal

Sementara itu komplikasi kista ginjal bisa dicegah dengan menjalani pengobatan segera. Seseorang yang dicurigai mengidap kista ginjal perlu menjalani pemeriksaan, yaitu tes pencitraan, pemeriksaan darah, dan pemeriksaan urine.

Setelah kista ginjal terdeteksi, pengidap disarankan untuk melakukan tes pencitraan ulang dalam waktu 6 - 12 bulan. Tujuannya untuk memantau perkembangan ukuran kista.

Untuk mendapatkan serangkaian pemeriksaan yang harus dijalani, kamu perlu membuat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Yuk, segera download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Kidney Cyst
Medical News Today. Diakses pada 2021. What's to know about kidney cysts?