• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Patent Ductus Arteriosus Bisa Dicegah?

Apakah Patent Ductus Arteriosus Bisa Dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta – Rutin melakukan pemeriksaan dan mengonsumsi makanan sehat menjadi cara yang dilakukan oleh ibu hamil untuk menjaga kehamilan tetap sehat. Ada berbagai gangguan kesehatan yang mungkin dialami oleh ibu hamil sehingga menyebabkan kelahiran prematur. Sebaiknya, hindari kelahiran prematur karena meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada anak.

Baca juga: Ketahui 5 Faktor Risiko Si Kecil Terserang PDA

Patent Ductus Arteriosus (PDA) dapat terjadi pada bayi yang dilahirkan secara prematur. PDA menyebabkan bayi mengalami kelainan jantung bawaan. Jika tidak segera ditangani, maka dapat menyebabkan anak mengalami gagal jantung. Sebenarnya, PDA dapat dicegah sejak masa kehamilan, ini ulasannya.

Ibu, Kenali Patent Ductus Arteriosus Lebih Banyak

Selama dalam rahim, janin mendapatkan oksigen dari plasenta. Kondisi ini membuat janin belum memerlukan paru-paru untuk bernapas, sehingga darah yang mengalir menuju paru-paru hanya sedikit dan digunakan untuk pertumbuhan organ saja. Sedangkan, aliran darah banyak dialirkan menuju lubang ductus arteriosus. 

Melansir American Heart Association, ductus arteriosus adalah arteri janin yang normal dan menghubungkan aorta dengan arteri paru-paru. Bayi yang dilahirkan akan memiliki ductus  arteriosus, namun beberapa hari setelah dilahirkan ductus arteriosus akan menyempit dengan sendirinya dan tertutup. Nah, ductus arteriosus yang tidak dapat tertutup dengan sendirinya ini yang dikenal sebagai PDA. 

Dilansir dari Mayo Clinic, jika lubang PDA cukup kecil, kondisi ini tidak menimbulkan gejala pada anak karena jantung dan paru-paru tidak bekerja terlalu keras. Namun, jika PDA yang terjadi cukup besar, maka dapat menyebabkan anak mengalami gejala, seperti kesulitan makan atau minum yang menyebabkan terganggunya perkembangan anak, mengeluarkan keringat cukup sering, napas lebih cepat atau sesak napas yang terjadi secara berulang, mudah lelah, dan detak jantung yang berdetak lebih cepat.

Gejala PDA dapat muncul ketika sudah beranjak lebih besar. Sebaiknya ibu segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan kesehatan anak, jika anak terlihat selalu kelelahan, tidak mengalami kenaikan berat badan yang signifikan, dan napas menjadi pendek ketika menangis atau sedang makan.

Baca juga: Si Kecil Alami PDA, Waspadai Komplikasinya

Lakukan Pencegahan PDA Sejak Kehamilan

Ibu, ketahui beberapa faktor pemicu yang meningkatkan risiko anak mengalami PDA, seperti ibu yang mengalami infeksi rubella saat menjalani kehamilan, memiliki riwayat keluarga dengan PDA, dan kelahiran prematur. Melansir Mayo Clinic, ada beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan, seperti:

1. Jaga Kesehatan

Sebaiknya ibu yang menjalani kehamilan menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai gangguan penyakit yang dapat memicu PDA. Hindari paparan asap rokok, mengelola stres dengan baik, hindari alkohol, dan jalani gaya hidup sehat menjadi cara yang bisa dilakukan untuk menghindari PDA pada bayi yang akan dilahirkan.

2. Konsumsi Makanan Sehat

Perhatikan asupan nutrisi dan gizi yang dikonsumsi selama kehamilan. Penuhi kebutuhan asam folat selama kehamilan agar pertumbuhan janin dalam rahim berkembang secara optimal.

3. Lakukan Aktivitas Fisik

Ibu hamil sebaiknya jangan malas melakukan olahraga ringan. Nyatanya, rutin olahraga yang dilakukan ibu hamil dapat menghindari ibu dari kelahiran prematur. Namun, sebelum melakukan olahraga jangan lupa untuk memastikan ibu hamil sehat dan tidak memiliki gangguan pada kehamilan. Ibu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui olahraga ringan yang bisa dilakukan ibu hamil.

Baca juga: Penanganan yang Dilakukan pada Pengidap PDA

Itulah pencegahan yang bisa dilakukan. Jangan lupa untuk selalu rutin lakukan pemeriksaan pada dokter kandungan agar gangguan yang dialami dapat segera diatasi dengan baik.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Patent Ductus Arteriosus (PDA)
American Heart Association. Diakses pada 2020. Patent Ductus Arteriosus (PDA)