Apakah Penularan MRSA Dapat Terjadi di Kolam Renang Umum?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Apakah Penularan MRSA Dapat Terjadi di Kolam Renang Umum?

Halodoc, Jakarta - Menjaga kebersihan adalah hal wajib yang harus selalu dijaga. Pasalnya, membiarkan tubuh atau lingkungan yang kotor artinya membiarkan kuman, bakteri, virus, atau jamur menyerang tubuh. Salah satu penyakit yang bisa tertular akibat kebiasaan buruk ini adalah MRSA atau methicillin-resistant Staphylococcus aureus. Parahnya lagi, penularan penyakit ini bisa terjadi di lingkungan rumah sakit dan tempat umum lainnya seperti kolam renang umum. 

MRSA adalah sejenis kuman staph yang resisten terhadap antibiotik tertentu. Sebagian besar infeksi MRSA ini menyerang kulit sehingga menyebabkan kondisi jerawat atau bisul yang mungkin dianggap sebagai gigitan laba-laba; berwarna merah, bengkak, nyeri, hangat saat disentuh, dan bernanah; juga disertai demam. Meski hingga kini belum ada laporan MRSA menular melalui air dalam kolam, tetapi MRSA diduga bisa menular dengan mudah. Simak ulasannya berikut ini!

Baca juga: Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko MRSA

Bagaimana Cara Penularan MRSA Melalui Kolam Renang?

Kuman penyebab MRSA mudah tersebar di air kolam renang dan fasilitas lainnya melalui kontak langsung dan tidak langsung dengan pengunjung lain yang terinfeksi MRSA. Tetapi, MRSA tidak bisa bertahan lama di air kolam renang yang memiliki kadar pH yang tepat (7,2 – 7,8) dan sudah disterilkan dengan kaporit. Penularan infeksi bisa langsung terjadi jika kamu secara sengaja atau tidak sengaja menyentuh infeksi MRSA milik orang lain. 

Sementara itu, infeksi tidak langsung bisa terjadi saat kamu dan pengidapnya saling meminjam barang pribadi seperti handuk atau pisau cukur, atau menyentuh permukaan benda seperti rel tangan atau bangku ruang ganti di kolam renang umum yang terkontaminasi MRSA. Kondisi penyebaran MRSA yang paling memungkinkan adalah melalui sentuhan dengan luka atau goresan di kulit yang tidak ditutup.

Baca juga: Inilah 2 Tipe MRSA yang Perlu Diketahui 

Lantas, Bagaimana Cara Mencegah Penularan MRSA dari Kolam Renang Umum?

Sebenarnya tidak hanya mencegah penyakit MRSA saja, berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum masuk ke kolam renang agar tidak mudah tertular penyakit. Beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain: 

  • Lihat Kondisi Air. Di dalam kolam renang, air harus terlihat bersih, jernih dan biru hingga ke dasarnya. Pastikan sebelum memutuskan untuk masuk, kamu bisa melihat saluran pembuangan dan garis-garis ubin di bagian bawahnya. Pastikan juga di sekitar penyaringan air terus-menerus bergerak dan membuih sebagai tanda bahwa mesin penyaringnya bekerja. 

  • Cium Aromanya. Kaporit umumnya tidak memiliki bau yang kuat. Jika kaporit berbau kuat, maka ini menandakan adanya kloramin, yakni bahan kimia yang terdiri dari kaporit dicampur dengan minyak tubuh, keringat, air kencing, air liur, lotion, dan kotoran.

  • Sentuh. Pastikan bahwa dinding pinggiran dalam kolam juga harus halus, tidak licin, atau lengket dan air tidak boleh menempel di tangan kamu. 

  • Jangan Menelan Air. Jika kamu kondisi sudah aman, maka pastikan juga agar tidak menelan air kolam renang tersebut. Ajari juga anak-anak dan melatih diri untuk tidak melakukannya, bahkan sekadar memasukkan jari ke mulut. 

Baca juga: Apakah MRSA Dapat Disembuhkan?

Apa Saja Gejala MRSA yang Perlu Diwaspadai?

Gejala MRSA berbeda-beda, sesuai dengan jenisnya yang terjadi. Namun, jika kamu memiliki gejala berikut ini setelah berenang, maka kamu harus mewaspadainya. Gejala tersebut, antara lain: 

  • Demam;

  • Menggigil;

  • Batuk;

  • Sesak napas;

  • Nyeri dada;

  • Sakit kepala;

  • Nyeri otot;

  • Lemas.

Sementara jika menyerang kulit, maka terjadi infeksi dengan gejala, antara lain: 

  • Bengkak;

  • Kemerahan;

  • Nyeri;

  • Bernanah.

Memiliki gejala seperti yang disebutkan di atas? Segera periksakan diri ke dokter. Kini kamu juga bisa buat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Tanpa antre, kamu bisa melakukan pemeriksaan langsung dengan dokter.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2019. Infections Unlikely to be Spread Through Swimming Pools.
NHS Choices UK. Diakses pada 2019. MRSA.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. MRSA Infection.