• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Pria Bisa Kena Infeksi Saluran Kemih?

Apakah Pria Bisa Kena Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Mungkin selama ini kamu berpikir bahwa infeksi saluran kemih adalah penyakit yang hanya menyerang wanita. Namun, kenyataannya kondisi ini juga bisa dialami oleh pria, meski wanita yang lebih sering mengalaminya. Infeksi saluran kencing (ISK) terjadi saat kuman yang tumbuh dan berkembang di saluran kemih. 

Saat seorang pria mengidap infeksi saluran kencing, mereka bisa mengenali beberapa tandanya seperti jadi lebih sering buang air kecil, sakit saat buang air kecil, sakit pada perut bagian bawah, urin keruh, urin mengandung darah, hingga demam. Pada beberapa kasus, infeksi saluran kencing juga bisa menyebabkan pembengkakan pada penis. 

Baca juga: Bisakah Infeksi Saluran Kemih Sembuh Tanpa Antibiotik?

Lantas, Apa Penyebab Infeksi Saluran Kemih?

Penyebab infeksi saluran kencing pada pria dan wanita tidak jauh berbeda. Ada beberapa bakteri yang sering menyebabkan kondisi ini seperti Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, dan Staphylococcus. Pria memang lebih jarang mengalami kondisi ini.

Namun, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seorang pria mengalaminya, yaitu: 

  • Berusia di atas 50 tahun;
  • Mengalami pembesaran kelenjar prostat;
  • Mengidap batu ginjal;
  • Mengidap diabetes;
  • Menggunakan kateter;
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah;
  • Melakukan seks anal;
  • Pernah melakukan operasi saluran kemih.

Selain itu, infeksi saluran kencing juga rentan terjadi pada pria yang tidak disunat dan pria yang tidak menjaga kebersihan organ intimnya. Apabila kamu merasakan gejala yang mengganggu saat buang air kecil, sebaiknya diskusikan hal ini dengan dokter di Halodoc.

Dokter di aplikasi Halodoc akan berusaha mengatasi kondisi ini. Sebaiknya didiskusikan saat gejalanya baru muncul beberapa hari, sebab penyakit yang dilakukan penanganan lebih awal biasanya lebih mudah untuk diobati.

Baca juga: Idap Infeksi Saluran Kemih Pasti Dipicu Penyakit Kelamin?

Langkah Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

Saat mengalami kondisi ini, maka dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, khususnya di area kemaluan dan perut bagian bawah. Dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan pendukung lain seperti tes urin untuk mendeteksi infeksi dan gangguan lain yang mungkin terjadi di saluran kemih.

Jika seorang pria didiagnosis mengidap infeksi saluran kemih, maka dokter memberikan resep obat antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab penyakit ini. Dokter juga memberikan obat pereda nyeri dan penurun demam. Supaya proses penyembuhan lebih cepat, maka kamu disarankan untuk memperbanyak minum air putih dan jangan sekali-kali menahan kencing. 

Bisakan Infeksi Saluran Kemih Dicegah?

Jika kamu sudah sembuh dari infeksi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi ini kembali terjadi. Pencegahan yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Selalu cukupi kebutuhan cairan setiap hari.
  • Tidak menahan buang air kecil.
  • Jaga agar penis tetap bersih dan kering.
  • Segera buang air kecil dan bersihkan area organ intim sebelum dan setelah melakukan hubungan seks.
  • Jangan menggunakan sabun dan bedak yang mengandung pewangi pada area kemaluan.
  • Pastikan untuk selalu menggunakan pakaian dalam yang nyaman berbahan katun dan tidak ketat. 

Perlu diingat, infeksi saluran kemih pada pria bisa terjadi berulang jika penyebab dan faktor risikonya tidak segera diatasi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan langkah pencegahan seperti yang disebutkan di atas.

Baca juga: Bahaya Infeksi Saluran Kemih yang Diabaikan

Jika kamu masih memiliki pertanyaan terkait hal ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc. Ambil smartphone kamu sekarang, dan nikmati kemudahan menghubungi dokter profesional hanya lewat genggaman.

Referensi:
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. Men and Urinary Tract Infections.
Healthline. Diakses pada 2020. Everything You Should Know About Urinary Tract Infections (UTIs) in Men.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Urinary Tract Infection (UTI).