Apakah Radang Amandel Dapat Diatasi Tanpa Operasi?

Apakah Radang Amandel Dapat Diatasi Tanpa Operasi?

Halodoc, Jakarta – Penyakit radang amandel atau dikenal dengan tonsillitis adalah kondisi ketika amandel mengalami peradangan atau inflamasi. Padahal, amandel memiliki fungsi yang cukup penting pada tubuh.

Baca juga: Radang Amandel Sebabkan Gangguan Jantung Bila Tak Segera Diobati

Organ ini berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi khususnya pada anak-anak yang belum memiliki daya tahan tubuh yang optimal. Ukuran akan menyusut sesuai dengan pertumbuhan anak dan semakin optimalnya daya tahan tubuh yang dimiliki oleh anak.

Meskipun umumnya radang amandel terjadi pada anak khususnya di usia 2 hingga 7 tahun, bukan berarti orang dewasa tidak dapat mengalami radang amandel.

Kenali Penyebab serta Gejala Radang Amandel

Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak-anak mengalami radang amandel, namun penyebab utamanya adalah sebagai berikut:

1. Infeksi Virus. Virus penyebab radang amandel adalah virus rhinovirus dan virus influenza tipe A.

2. Infeksi Bakteri. Salah satu bakteri yang menyebabkan radang amandel adalah bakteri Streptococcus. Bakteri ini juga menjadi penyebab dari penyakit radang tenggorokan.

Penyakit ini dapat menular dengan beberapa cara seperti penularan melalui cairan mulut yang dikeluarkan oleh pengidap ketika batuk atau bersin, serta penularan tidak langsung melalui barang yang terkontaminasi dengan percikan cairan mulut pengidap ketika batuk atau bersin.

Anak yang mengidap radang amandel akan mengalami pembengkakan pada amandel. Pembengkakan ini menyebabkan rasa nyeri pada tenggorokan. Selain itu, suara yang serak, demam, bau mulut, batuk hingga sakit kepala menjadi gejala yang dialami ketika anak mengalami radang tenggorokan. Kondisi ini sering membuat anak tidak nyaman sehingga orangtua perlu dengan cepat melakukan penanganan terhadap penyakit ini.

Tak Selalu Operasi, Lakukan Beberapa Cara Ini!

Tentu radang amandel yang terjadi perlu ditangani agar tidak membahayakan kesehatan anak. Banyak komplikasi yang disebabkan oleh radang amandel seperti kesulitan bernapas, adanya penularan infeksi pada bagian organ tubuh lainnya hingga munculnya nanah pada amandel.

Ada banyak cara pengobatan untuk radang amandel. Cara pengobatan disesuaikan dengan kondisi radang amandel pada pengidap. Jika radang amandel masih dalam kondisi yang ringan, kamu bisa mengatasi penyakit ini dengan melakukan beberapa cara alami, seperti:

  1. Perbanyak istirahat dan mengembalikan energi tubuh.

  2. Mengonsumsi makanan yang lembut terlebih dahulu agar tenggorokan atau bagian amandel dapat terhindar dari kondisi iritasi yang semakin parah.

  3. Berkumur dengan air garam bisa menjadi pilihan untuk mengatasi radang amandel yang masih tergolong ringan.

  4. Menjaga amandel tetap lembap menjadi cara pengobatan yang bisa dilakukan. Cukupkan kebutuhan air perhari agar amandel dan tenggorokan tidak kering.

  5. Tidak ada salahnya untuk menggunakan pelembap ruangan agar suhu ruangan tetap terjaga dan kamu akan terhindar dari iritasi amandel yang lebih parah.

  6. Hindari paparan asap rokok yang dapat membuat kondisi amandel lebih buruk.

Tonsilektomi atau operasi pengangkatan amandel hanya dilakukan pada kondisi radang amandel yang sudah sangat parah. Jangan ragu untuk berkunjung ke dokter dan mendapatkan penanganan untuk mengatasi masalah radang amandel sejak dini.

Penanganan yang tepat meminimalisir risiko sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Kamu bisa pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan melalui Halodoc. Kamu juga bisa download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play, ya!

Baca juga: Cara Membedakan Amandel dan Radang Tenggorokan