• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Wanita Boleh Melakukan Medical Check Up saat Haid?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Wanita Boleh Melakukan Medical Check Up saat Haid?

Apakah Wanita Boleh Melakukan Medical Check Up saat Haid?

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 06 Juni 2022

“Medical check up memang wajib dilakukan sebagai langkah deteksi dini adanya gangguan kesehatan pada tubuh. Namun, prosedurnya tidak dapat dilakukan selama haid, karena tidak efektif dan dapat memengaruhi hasil.”

Apakah Wanita Boleh Melakukan Medical Check Up saat Haid?

Halodoc, Jakarta – Ahli medis menyarankan untuk melakukan medical check up setidaknya satu tahun sekali. Namun, pastikan tubuh benar-benar dalam keadaan sehat agar hasilnya akurat.

Hal yang banyak dipertanyakan para wanita, yaitu bolehkah melakukan medical check up saat haid? Sebaiknya, simak ulasannya selengkapnya berikut ini, ya!

Medical Check Up saat Haid yang Tidak Bisa Dilakukan

Bukan hanya pria, wanita juga membutuhkan medical check up untuk mendeteksi berbagai gangguan dalam tubuhnya. Beberapa penyakit yang didiagnosis adalah kanker payudara dan serviks. Untuk mendeteksi kanker yang disebutkan belakangan, wanita perlu melakukan pemeriksaan panggul yang tidak bisa dilakukan saat haid.

Pasalnya, darah haid dapat memengaruhi hasil beberapa tes laboratorium. Selama pemeriksaan panggul, dokter mengevaluasi organ reproduksi. Selain sebagai bagian prosedur medical check up, pemeriksaan panggul juga bisa dilakukan jika kamu memiliki gejala seperti keputihan yang tidak biasa atau nyeri panggul.

Pemeriksaan panggul hanya berlangsung beberapa menit. Dokter akan memeriksa vulva, vagina, leher rahim, ovarium, rahim, rektum, dan panggul untuk mengetahui adanya kelainan. Berikut ini beberapa prosedur medical check up yang tidak boleh dilakukan saat sedang haid:

1. Pemeriksaan Visual Dalam

Pemeriksaan dilakukan menggunakan spekulum, yaitu instrumen berengsel plastik atau logam yang berbentuk seperti paruh bebek untuk membuka dinding vagina. Alat ini dapat melihat kondisi vagina dan leher rahim. Spekulum akan dihangatkan sebelum dimasukkan agar terasa lebih nyaman.

2. Pap Smear

Jika pemeriksaan panggul termasuk pap smear, dokter akan menggesek alat berupa tongkat kecil untuk mengumpulkan sampel sel serviks sebelum mengeluarkan spekulum dari dalam vagina. Sampel tersebut kemudian dibawa ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut.

3. Pemeriksaan Fisik

Karena organ panggul, termasuk rahim dan ovarium tidak dapat dilihat dari luar tubuh, dokter akan memasukkan dua jari bersarung tangan yang dilumasi ke dalam vagina dengan satu tangan. Sedangkan tangan lainnya menekan dengan lembut bagian luar perut bagian bawah.

Selama prosedur dilakukan, dokter akan memeriksa ukuran dan bentuk rahim serta indung telur wanita. Dokter akan mencatat adanya jaringan lunak atau pertumbuhan yang tidak biasa di area tersebut. Setelah pemeriksaan vagina, dokter akan memasukkan jari ke dalam rektum untuk memeriksa area tersebut.

Lakukan Ini sebelum Melakukan Medical Check Up

Seperti pada ulasan sebelumnya, medical check up saat haid dapat memengaruhi hasil. Bukan hanya sejumlah pemeriksaan tersebut, darah haid juga dapat memengaruhi hasil pengecekan tes urine. Beberapa gangguan kesehatan, seperti penyakit ginjal, hati, infeksi saluran kencing, dan diabetes jadi lebih sulit terdeteksi.

Urine yang akan diperiksa haruslah murni dan tidak boleh bercampur dengan darah menstruasi. Oleh karena itu, selalu beritahu dokter saat sedang menstruasi sebelum melakukan medical check up agar hasil pemeriksaan yang dilakukan tetap maksimal.

Selain itu, kamu juga perlu melakukan beberapa langkah berikut:

  • Pastikan kamu tidak mengonsumsi alkohol dalam 24 jam sebelum pemeriksaan. Kandungan ini dapat memengaruhi hasil pemeriksaan..
  • Istirahat yang cukup pada malam sebelumnya. Kekurangan tidur mungkin saja memengaruhi hasil pemeriksaan, karena pengaruh tekanan darah dan suhu tubuh yang tidak normal.
  • Kamu juga disarankan untuk melakukan puasa selama 8 jam sebelum melaksanakan beberapa pemeriksaan, seperti kadar kolesterol dan gula darah. 

Nah, itulah alasan mengapa medical check up saat haid tidak diperbolehkan. Jika setelah haid kamu ingin melakukan tes urine atau tes darah, tidak perlu repot untuk pergi ke rumah sakit. Kamu bisa menggunakan layanan Halodoc Home Care yang bisa diakses kapan pun dan di mana pun.

Halodoc Home Care adalah layanan tes laboratorium, seperti cek demam, cek darah (hematology), cek kolesterol, cek diabetes, medical check up, hingga imunisasi yang bisa dipanggil ke tempat kamu berada. Saat ini, layanan Halodoc Home Care bisa di-booking untuk area Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi sesuai ketersediaan. 

Setiap pemesanan di Halodoc Home Care akan mendapatkan gratis konsultasi hasil dengan dokter dan tanpa biaya tambahan lainnya. Tunggu apalagi? Yuk, tes sekarang juga! Jika kamu membutuhkan informasi lain seputar kesehatan lainnya, silahkan download Halodoc sekarang juga!

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Pelvic exam.

Planned Parenthood. Diakses pada 2022. Can you get a pelvic exam when you have your period?

Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Can You Go to a Gynecologist Appointment When You’re on Your Period?