• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Makanan yang Dapat Mempercepat Pemulihan Diare

3 Makanan yang Dapat Mempercepat Pemulihan Diare

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Diare bisa terjadi kapan saja dan pada siapa saja. Kondisi ini akan hilang dalam beberapa hari. Untungnya, ada banyak makanan yang dapat dikonsumsi untuk membantu pemulihan diare. Selain itu, ada juga makanan yang harus dihindari saat pemulihan diare sedang berlangsung. 

Selama pemulihan diare, setiap orang harus cermat mengenai makanan yang dianjurkan dan dipantang. Pada kondisi tertentu, seseorang harus memperbanyak pola makan untuk memastikan asupan nutrisi yang tepat dan cukup. Lantas, seperti apa makanan untuk mengurangi gejala diare? Ini ulasannya.

Baca juga: Diare Menyerang, Obati dengan 6 Cara Ini

Makanan yang Dapat Mengurangi Gejala Diare

Diare merupakan buang air besar yang teksturnya lebih cair. Hal ini menjadi masalah umum dan bisa terjadi beberapa kali setiap tahun. Diare biasanya biasanya berlangsung tidak lebih dari 3 hari. 

Saat pemulihan diare, seseorang harus makan makanan hambar, sederhana yang mudah dicerna dan membantu penyerapan air dari tinja. 

1.Makanan Hambar

Orang dengan diare harus mengonsumsi makanan hambar, karena makanan pedas atau kompleks bisa mengiritasi usus besar. Makanan hambar yang dapat membantu pemulihan diare, meliputi:

  • Sereal panas, seperti oatmeal, krim gandum, atau bubur beras.
  • Pisang.
  • Nasi putih biasa.
  • Roti atau roti panggang.
  • Kentang rebus.
  • Kerupuk tanpa bumbu.

Makanan ini membantu mengurangi gejala diare. Banyak mengonsumsi camilan dalam porsi yang sedikit sepanjang hari juga mampu menjaga sistem pencernaan supaya tidak bekerja terlalu keras. 

2.Probiotik

Makanan probiotik, seperti yogurt dan kefir, bisa membantu pemulihan diare dalam beberapa kasus. Probiotik membantu pencernaan dengan meningkatkan keseimbangan bakteri baik dan jahat di usus. Namun, produk susu bisa mengiritasi sistem pencernaan. Sebagai gantinya cobalah sumber probiotik non-susu, seperti miso. 

Baca juga: Makanan yang Tepat saat Anak Diare

3.Perbanyak Cairan

Cairan juga penting untuk pemulihan diare. Orang yang diare harus minum banyak air sepanjang hari dan harus minum secangkir air tambahan setelah setiap buang air besar. Minum banyak air mampu mencegah dehidrasi dan membuang racun keluar dari tubuh. 

Selain air, tubuh juga kehilangan mineral dan elektrolit melalui diare. Orang harus mencoba untuk minum cairan yang mengandung mineral dan elektrolit untuk menggantikan cairan yang hilang. Sumber elektrolit dan mineral, yaitu:

  • Kaldu sup;
  • Air kelapa;
  • Air elektrolit;
  • Minuman olahraga.

Kondisi Diare yang memerlukan Bantuan Dokter

Orang dengan diare juga harus memastikan dirinya cukup istirahat, karena menempatkan tubuh dalam situasi stres saat penyembuhan diare bisa memperburuk keadaan. Batasi aktivitas fisik saat gejala diare muncul, karena aktivitas berat bisa membuat tubuh berisiko lebih besar mengalami dehidrasi. Menjaga hidrasi tubuh juga penting saat pemulihan diare. 

Lantas, kapan penyakit diare menjadi kondisi yang mengkhawatirkan? Darah atau lendir yang muncul di tinja pada kasus diare adalah kasus yang serius. Kondisi ini biasanya disertai demam. Jika ini terjadi, sebaiknya segera buat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc

Baca juga: Ini Jenis Diare yang Bikin Dehidrasi dan BAB Encer

Perlu diwaspadai, jika diare tidak diobati segera maka berpotensi pada komplikasi serius, termasuk dehidrasi. Seseorang yang mengalami diare berat mungkin memerlukan rawat inap dan elektrolit intravena. Jika demam lebih dari 38 derajat Celcius atau sakit perut yang parah, sebaiknya harus segera memeriksakan diri ke dokter. 

Orangtua yang anaknya mengalami diare juga harus memantau dengan cermat kondisi anak. Jika gejala tidak hilang dalam 24 jam, maka harus segera menghubungi dokter untuk mendapatkan arahan dari dokter.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2021. What foods to eat if you have diarrhea
Very Well Health. Diakses pada 2021. Foods for a Post-Diarrhea Diet