• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Komplikasi Crohn’s Disease yang Perlu Diwasapadai
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Komplikasi Crohn’s Disease yang Perlu Diwasapadai

5 Komplikasi Crohn’s Disease yang Perlu Diwasapadai

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 06 Desember 2022

“Peradangan akibat Crohn’s disease dapat melibatkan berbagai area saluran pencernaan pada orang yang berbeda, namun yang paling sering adalah usus kecil. Penyakit ini bisa sangat menyakitkan, dan terkadang dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.”

5 Komplikasi Crohn’s Disease yang Perlu Diwasapadai5 Komplikasi Crohn’s Disease yang Perlu Diwasapadai

Halodoc, Jakarta – Peradangan pada usus dapat menyebabkan sakit yang melilit hingga membuat pengidapnya tidak bisa beraktivitas normal. Peradangan usus yang parah dapat menyebabkan Crohn’s disease. Ini adalah penyakit yang menyerang seseorang akibat radang usus yang kronis yang terjadi pada lapisan dinding sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga anus. 

Peradangan oleh penyakit ini dapat melibatkan berbagai area saluran pencernaan pada orang yang berbeda, namun yang paling sering adalah usus kecil. Peradangan ini dapat menyebar ke lapisan usus yang lebih dalam. Penyakit Crohn bisa sangat menyakitkan, dan terkadang dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.

Komplikasi Crohn’s Disease

Komplikasi usus terkait penyakit Crohn dapat berupa usus yang membesar, pecahnya usus, abses, fistula, dan perdarahan pada usus. Dokter akan merekomendasikan pembedahan untuk menyembuhkan komplikasi ini sebab pecahnya usus besar dapat berakibat fatal. Selain itu, orang dengan penyakit Crohn memiliki peluang lebih tinggi terkena kanker usus kecil dan usus besar.

Berikut adalah penjelasan komplikasi Crohn’s disease yang perlu diwaspadai:

1. Penyumbatan Usus (Obstruksi)

Obstruksi usus adalah salah satu efek dari peradangan usus. Selain menyebabkan jaringan parut, penyakit Crohn dapat menyempitkan beberapa bagian usus dan menghambat pencernaan.

Penyumbatan ini banyak terjadi di usus kecil. Masalah ini dapat bermanifestasi sebagai penurunan nafsu makan, sakit perut, mual, dan muntah.

2. Fistula

Saluran tidak teratur atau fistula juga dapat terbentuk di antara dua bagian tubuh akibat peradangan usus. Fistula biasanya terjadi akibat bisul usus yang memperdalam sistem usus pada orang dengan penyakit Crohn. Perkembangan fistula dapat menghambat penyerapan nutrisi dan seringkali memerlukan pembedahan oleh dokter.

3. Abses

Penyakit Crohn terkadang dapat menyebabkan abses. Abses adalah kantong berisi nanah yang berkembang akibat infeksi bakteri. Ini bisa terjadi di dalam fistula, di sekelilingnya, atau bahkan di luarnya. Abses dapat menimbulkan beberapa gejala seperti pembengkakan, nyeri, dan demam.

Abses usus akan menimbulkan benjolan, dan jika berkembang di dekat anus, akan menyebabkan mag. Pemilihan perawatan untuk abses berdasarkan pada lokasi dan tingkat keparahannya. 

Selain itu, pembedahan atau jarum dapat dokter lakukan untuk mengeringkan abses. Dokter juga dapat meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi yang berkembang.

4. Malnutrisi

Karena masalah pencernaan, penyakit Crohn adalah salah satu hal yang mungkin menyulitkan tubuh untuk menerima dan menyerap asupan nutrisi yang cukup. Penyakit ini dapat menyebabkan kesulitan makan karena diare dan radang usus. Dokter biasanya akan mengobati secara medis untuk mengganti nutrisi yang hilang.

5. Infeksi Usus

Crohn’s disease dapat menyebabkan infeksi pada usus yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri berlebih pada usus kecil. Kondisi ini dapat menyebabkan perut terasa sakit, kembung, dan diare.

Selain itu, penyakit ini ternyata dapat menyebabkan diare parah. Hal yang dapat kamu lakukan untuk mengobati infeksi usus adalah dengan mengonsumsi antibiotik.

Itulah pembahasan mengenai komplikasi Crohn’s disease. Jika kamu memiliki pertanyaan seputar kondisi kesehatan, kamu bisa bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, segera download aplikasi Halodoc melalui Play Store maupun App Store. 

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Crohn’s Disease.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Crohn’s Disease.