• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Penanganan Efektif untuk Tangani Gangguan Kepribadian?

Adakah Penanganan Efektif untuk Tangani Gangguan Kepribadian?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Gangguan kepribadian merupakan istilah yang merujuk pada kondisi saat seseorang mengalami gangguan mental yang ditandai dengan terganggunya perilaku, pola pikir, serta perasaan. Tidak jarang pengidap kondisi ini yang menyalahkan orang lain atas hal-hal yang terjadi pada dirinya. Pengidap gangguan kepribadian memiliki masalah yang umum terjadi, yaitu kesulitan dalam membangun kehidupan sosial dengan lingkungan sekitar.

Baca juga: Gangguan Disosiatif Bisa Mendorong Pikiran Menyakiti Diri

Gangguan mental yang satu ini biasanya akan muncul saat seseorang menginjak masa remaja, atau saat memasuki peralihan masa remaja menuju usia dewasa. Beberapa ciri yang kerap ditunjukkan para pengidap gangguan kepribadian, antara lain:

  • Menunjukkan perilaku yang aneh.

  • Kerap mengasingkan diri untuk menghindari interaksi sosial.

  • Kesulitan dalam menjalin hubungan dekat dengan orang lain.

  • Selalu berprasangka buruk, karena kesulitan mengendalikan pikiran.

Saat ciri-ciri tersebut ditemukan pada seseorang, diagnosis yang tepat diperlukan guna memastikan gangguan kejiwaan apa yang telah dialami oleh pengidap. Lantas, adakah penanganan efektif untuk menangani gangguan ini? Berikut penjelasan selengkapnya mengenai pengobatan gangguan kepribadian!

Baca juga: Sering Merasa Terasing Bisa Jadi Tanda Gangguan Kepribadian

Langkah Pengobatan Gangguan Kepribadian yang Efektif Dilakukan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, diagnosis yang tepat perlu dilakukan guna memastikan gangguan mental yang dialami pengidap. Prosesnya sendiri dilakukan dengan mengevaluasi kondisi psikologis pengidap mengenai cara berpikir, bertindak, serta perasaan yang mereka alami. Proses diagnosis sendiri dapat dilakukan dengan bertanya langsung atau mengisi kuesioner.

Selain itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik guna mengetahui apakah gangguan mental tersebut disebabkan oleh adanya gangguan pada kesehatan fisik mereka. Setelah dipastikan adanya gangguan kepribadian pada pengidap, terapi psikologis perlu dilakukan guna mengatasi gangguan kepribadian yang dialami. Berikut beberapa langkah pengobatan gangguan kepribadian dengan terapi psikologis:

  • Terapi Perilaku Kognitif

Terapi perilaku kognitif merupakan langkah pengobatan gangguan kepribadian yang bertujuan untuk mengubah cara berpikir dan perilaku pengidap ke arah yang positif. Terapi ini dilakukan dengan berdasarkan bahwa perilaku seseorang merupakan perwujudan dari pikirannya. Jika seseorang memiliki pikiran yang negatif, maka perilakunya akan mengikuti, pun sebaliknya.

  • Terapi Psikodinamik

Terapi psikodinamik merupakan langkah pengobatan yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan membenahi segala bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh pengidap, sejak mereka masih anak-anak. Bisa jadi gangguan kepribadian yang dialami saat ini merupakan bentuk dari pengalaman-pengalaman yang ia peroleh dari masa kecilnya.

  • Terapi Interpersonal

Terapi interpersonal merupakan langkah pengobatan yang dilakukan berdasarkan teori bahwa kesehatan mental dipengaruhi oleh interaksi dengan orang lain. Jika  pengidap mengalami masalah dalam interaksi tersebut, maka gejala gangguan kepribadian perlahan akan terbentuk. Terapi ini dilakukan untuk membenahi segala masalah yang terjadi dalam interaksi sosial pengidap.

Baca juga: Kenali Pyromania yang Termasuk dalam Gangguan Kontrol Impuls

Terapi psikologis menjadi cara utama dan yang paling efektif dalam mengatasi gangguan kepribadian pada seseorang. Prosesnya sendiri dilakukan di bawah bimbingan psikiater yang ahli di bidangnya. Untuk lebih jelasnya mengenai proses pelaksanaan dan efek dari terapi psikologis sendiri, kamu bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Selain terapi psikologis, pengobatan gangguan kepribadian juga ditunjang dengan memberikan obat-obatan pada pengidap guna meringankan atau bahkan meredakan gejala yang muncul. Obat-obatan itu sendiri akan diberikan pada sejumlah pengidap yang dinilai memiliki gejala yang sudah memasuki tingkat menengah hingga parah. Jenis obat yang diberikan adalah obat penenang suasana hari dan obat anti-depresan.

Referensi:
Royal College of Psychiatrists. Diakses pada 2020. Personality Disorder.
NHS. Diakses pada 2020. Personality Disorder.
Healthline. Diakses pada 2020. Personality Disorder.