Alami Pyoderma Gangrenosum pada Kulit, Kapan Harus ke Dokter?

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   15 Februari 2023

“Saat mengalami gejala pyoderma gangrenosum, sebaiknya segera kunjungi dokter agar mendapatkan perawatan yang sesuai. Kondisi ini dapat menyebabkan infeksi kulit dan nyeri yang mengganggu jika tidak diatasi dengan baik.”

Alami Pyoderma Gangrenosum pada Kulit, Kapan Harus ke Dokter?Alami Pyoderma Gangrenosum pada Kulit, Kapan Harus ke Dokter?

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan abaikan munculnya benjolan kecil berwarna merah yang tidak kunjung membaik. Meskipun terlihat seperti gigitan serangga, kondisi tersebut juga bisa menjadi tanda adanya pyoderma gangrenosum.

Pyoderma gangrenosum adalah gangguan kesehatan pada kulit yang terbilang langka. Jika tidak segera mendapatkan perawatan yang tepat, benjolan merah bisa berkembang menjadi luka. 

Sebaiknya jangan tunda melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kulit saat kamu mengalami gejala tersebut. Yuk, simak lebih banyak ulasan mengenai pyoderma gangrenosum berikut ini!

Kunjungi Dokter Saat Muncul Gejala Pyoderma Gangrenosum

Penyakit ini merupakan kelainan kulit yang cukup langka dan kronis. Saat mengalami penyakit ini, pengidapnya akan memiliki benjolan atau luka lepuh kecil yang berubah warna pada kulit.

Benjolan berukuran sangat kecil serupa dengan benjolan gigitan serangga. Inilah yang membuat banyak pengidapnya merasa gejala ini bukanlah tanda penyakit yang serius.

Gigitan serangga pada umumnya akan membaik dengan sendirinya, tetapi berbeda dengan pyoderma gangrenosum. Benjolan akibat penyakit ini dapat berkembang menjadi luka yang terbuka dan menyakitkan.

Meskipun benjolan akan sering muncul pada bagian kaki, tetapi penyakit ini dapat muncul pada bagian tubuh yang lain. Waspada jika muncul benjolan yang berdekatan. Benjolan dapat berkembang dan bergabung menjadi satu luka yang besar.

Sebaiknya segera kunjungi dokter jika kamu memiliki benjolan kecil yang tidak membaik dalam beberapa hari. Hal ini mencegah munculnya luka besar pada kulit. Selain memicu luka, pyoderma gangrenosum yang tidak mendapatkan perawatan juga bisa menyebabkan demam hingga nyeri sendi pada pengidapnya.

Apakah Pyoderma Gangrenosum Menular?

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang memicu munculnya penyakit ini. Namun, adanya riwayat penyakit autoimun, seperti ulcerative colitis, penyakit Chron’s, hingga arthritis menjadi salah satu pemicunya.

Penyakit ini dapat terjadi pada siapa saja. Meski begitu pyoderma gangrenosum lebih banyak terjadi pada wanita yang memiliki usia 20-50 tahun.

Pyoderma gangrenosum juga bukan penyakit menular. Pengidap penyakit ini tidak dapat menularkan penyakitnya melalui kontak langsung maupun cara lainnya.

Pengobatan Pyoderma Gangrenosum

Komplikasi yang mungkin terjadi akibat penyakit ini adalah infeksi kulit, nyeri pada luka, hingga gangguan mobilitas akibat munculnya luka. Untuk mencegah hal ini, kamu perlu melakukan pemeriksaan kesehatan dan perawatan yang tepat.

Untuk mendiagnosis penyakit ini, kamu perlu melakukan beberapa pemeriksaan. Pemeriksaannya meliputi:

  • Pemeriksaan darah.
  • Biopsi untuk mengambil sampel jaringan pada luka atau benjolan.
  • Melakukan pemeriksaan swab pada sekitar luka.

Pengobatan penyakit ini berfungsi untuk mengurangi peradangan, mengendalikan rasa nyeri, mempercepat penyembuhan luka, hingga mengendalikan penyakit yang memicu pyoderma gangrenosum.

Selain itu, perawatan juga bergantung pada tingkat keparahan, kondisi kesehatan, hingga usia pengidap. Berikut perawatan dan pengobatan untuk penyakit ini, seperti:

1. Penggunaan obat

Ada beberapa jenis obat yang bisa digunakan, seperti:

  • Kortikosteroid. Penggunaan obat harian ini bisa melalui berbagai cara, mulai dari pengolesan pada bagian luka, diminum secara rutin, hingga melalui penyuntikkan ke dalam tubuh. Pastikan kamu menggunakan obat-obatan sesuai anjuran dokter.
  • Tablet steroid. Tablet ini bisa dikonsumsi bersama dengan antibiotik atau hanya diminum sendiri. Pastikan kamu bertanya pada dokter mengenai pengonsumsian obat jenis ini.

2. Merawat luka

Lakukan perawatan luka dengan baik agar tidak memicu infeksi kulit. Pastikan kamu selalu menggunakan perban yang bersih, kering, dan steril agar proses penyembuhan bisa berjalan dengan lebih optimal.

3. Tindakan bedah

Jika luka sudah cukup parah, maka tindakan bedah menjadi pengobatan yang paling efektif untuk mencegah dampak pada kulit. 

Itulah berbagai hal yang perlu kamu ketahui mengenai pyoderma gangrenosum. Jangan ragu untuk bertanya langsung pada dokter spesialis kulit menggunakan Halodoc mengenai keluhan kesehatan yang terkait dengan penyakit ini. Caranya download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Referensi:
NORD. Diakses pada 2023. Pyoderma Gangrenosum.
Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Pyoderma Gangrenosum.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2023. Pyoderma Gangrenosum.
NHS. Diakses pada 2023. Pyoderma Gangrenosum.

Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan