• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Orang Menggerakkan Kaki saat Menahan BAK

Alasan Orang Menggerakkan Kaki saat Menahan BAK

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Keinginan untuk buang air kecil (BAK) terkadang muncul di saat yang kurang tepat, misalnya saat sedang berada di perjalanan atau saat meeting. Alhasil, kamu menahan keinginan buang air kecil untuk beberapa saat. Namun, pernahkah kamu menyadari saat menahan BAK tubuh, terutama kaki akan melakukan gerakan-gerakan kecil? Ternyata ada alasan di balik gerakan tersebut. 

Gerakan kaki yang dilakukan tanpa sadar saat menahan buang air kecil disebut dengan istilah “pee-dance”. Gerakan kecil tersebut muncul untuk memberi kontraksi pada otot panggul, yaitu bagian yang berpengaruh dalam mengendalikan kandung kemih. Selain itu, menggerakkan kaki juga disebut bisa memberi distraksi dari keinginan buang air kecil, sehingga bisa sedikit menundanya.

Baca juga: Dampak Buruk Menahan Buang Air Kecil Bagi Kesehatan


Bahaya Menahan Buang Air Kecil

Menggerakkan kaki memang bisa membantu menunda keinginan buang air kecil, tapi sebaiknya jangan lakukan hal itu jika tidak diperlukan. Selama masih bisa dan mungkin untuk BAK, sebaiknya keluarkan. Pasalnya, kebiasaan menahan buang air kecil bisa memicu hal-hal yang membahayakan tubuh. 

Menahan BAK bisa menyebabkan urine yang tersimpan memicu infeksi yang berat pada saluran kemih. Sebab, urine yang berada terlalu lama di kandung kemih bisa “mengundang” kuman. Semakin lama, infeksi yang terjadi bisa menyebar ke ginjal dan hal itu sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Ada beberapa hal yang mungkin terjadi jika seseorang terlalu sering menahan BAK, di antaranya: 

1.Infeksi Saluran Kencing 

Kebiasaan menahan BAK bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kencing. Seperti dikatakan sebelumnya, hal ini terjadi karena kehadiran kuman di dalam urine. Maka dari itu, rutin berkemih bisa membantu mengeluarkan urine dan bakteri penyebab infeksi tersebut. Menahan buang air kecil artinya memberikan kesempatan bakteri untuk berkembang baik. 

Baca juga: Sering Menahan Buang Air Kecil, Hati-Hati Batu Ginjal

2.Gangguan pada Kandung Kemih 

Menahan buang air kecil juga bisa memicu gangguan pada kandung kemih. Kebiasaan ini bisa menyebabkan kandung kemih menjadi sangat sensitif hingga pembengkakan pada kandung kemih. Untuk menghindarinya, biasakan untuk mengosongkan kandung kemih secara berkala dan sebaiknya jangan menahan BAK kecuali dibutuhkan. 

3.Masalah Ginjal 

Kebiasaan menahan buang air kecil juga bisa menyebabkan terjadinya masalah pada organ ginjal. Salah satu kondisi yang bisa muncul akibat kebiasaan ini adalah batu ginjal. Selain itu, pada kondisi yang parah kebiasaan menahan BAK juga menyebabkan kerusakan ginjal. Hal yang bisa terjadi adalah kegagalan ginjal dalam menyaring racun dan limbah dari darah. Kondisi itu bisa saja terjadi karena infeksi yang disebabkan oleh kebiasaan menahan buang air kecil. 

Maka dari itu, sebaiknya hindari kebiasaan menahan buang air kecil, terutama karena alasan-alasan yang sepele. Jika terus dibiarkan, risiko munculnya gangguan-gangguan yang sudah disebutkan tersebut bisa menjadi semakin besar. Jika masih memungkinkan, kamu bisa mencoba untuk meminta izin di tengah meeting untuk sekadar buang air kecil. 

Baca juga: 6 Penyebab Lansia Sulit Menahan Buang Air Kecil

Masih penasaran apa saja dampak yang bisa muncul dari kebiasaan menahan buang air kecil? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter kapan saja melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Kamu juga bisa menyampaikan masalah kesehatan yang dialami. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

 


Referensi 
Health. Diakses pada 2020. Is It Just Me, or Do You Do a Pee Dance When You Really Have to Use the Bathroom, Too?
Shield. Diakses pada 2020. Is it safe to hold in your pee?
Positivemed. Diakses pada 2020. Holding Your Pee? This is How Your Body Reacts On It 
The Health Site. Diakses pada 2020. Why Holding Your Pee for Too Long is a Bad Idea.