• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Pengidap DBD Harus Tetap Terhidrasi

Ini Alasan Pengidap DBD Harus Tetap Terhidrasi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Menjaga kebersihan lingkungan menjadi cara yang bisa dilakukan untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah penyakit demam berdarah. Demam berdarah atau demam berdarah dengue adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue dapat masuk ke dalam aliran darah manusia karena dibawa oleh nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus.

Baca juga: Waspada Penularan Demam Berdarah pada Anak

Penularan terjadi ketika seseorang tergigit salah satu nyamuk yang membawa virus dengue dari orang lain. Kondisi ini perlu diatasi karena menyebabkan berbagai komplikasi. Penggunaan obat-obatan dan pengonsumsian cairan agar pengidap DBD terhidrasi menjadi hal yang penting untuk proses pemulihan. Lantas, mengapa pengidap DBD membutuhkan cairan yang banyak? Ini alasannya!

Pengidap DBD Perlu Terhidrasi dengan Baik

Demam berdarah menjadi penyakit yang menyebabkan kerusakan serta kebocoran pada pembuluh darah. Kondisi ini juga menyebabkan turunnya angka trombosit dalam darah. Hal ini mengakibatkan gangguan komplikasi yang cukup serius, hingga kematian. 

Melansir Web MD, umumnya pengidap demam berdarah akan mengalami gejala awal setelah 4 hingga 6 hari terpapar virus dengue. Pengidap mengalami demam yang cukup tinggi secara tiba-tiba. Selain itu, kondisi ini disertai sakit kepala dan rasa nyeri pada area mata. Nyeri pada bagian sendi, kelelahan, lemas, mual, dan muncul ruam kemerahan yang berupa bintik kecil menjadi tanda adanya virus dengue dalam darah.

Tingkat keparahan gejala demam berdarah berbeda pada tiap pengidap. Namun, tidak ada salahnya untuk segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat untuk memastikan keluhan kesehatan yang dialami. Selain gejala, pengecekan darah dapat dilakukan untuk mendiagnosis penyakit demam berdarah.

Baca juga: Jangan Sepelekan Fase Kritis Demam Berdarah

Memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya penting bagi tubuh, khususnya pengidap DBD. Beberapa gejala seperti muntah, kehilangan nafsu makan, demam, dan kebocoran cairan darah menyebabkan penurunan volume cairan di dalam tubuh sehingga berisiko mengalami dehidrasi.

Melansir Medical News Today, cara efektif untuk mengembalikan cairan yang hilang dengan mengonsumsi air yang bersih atau air putih untuk mengembalikan ion yang hilang dari dalam tubuh. Selain menghindari dehidrasi, pemberian minuman yang mengandung ion dapat menghindari komplikasi, seperti penggumpalan darah yang mungkin dialami oleh pengidap demam berdarah.

Pencegahan Demam Berdarah yang Bisa Dilakukan

Penyakit demam berdarah dapat dicegah dengan melakukan vaksin dengue. Namun, vaksin dengue baru bisa didapatkan setelah anak berusia lebih dari 9 tahun. Selain vaksin dengue, penyakit demam berdarah dapat dicegah dengan cara mandiri, salah satunya menjaga lingkungan agar terhindar dari sarang nyamuk pembawa virus dengue.

Pengasapan atau fogging menjadi cara untuk memberantas sarang nyamuk pembawa virus dengue. Selain itu, menguras penampungan bak mandi setiap satu minggu sekali, hindari penumpukan barang yang tidak terpakai, dan menutup rapat penampungan air menjadi cara yang bisa dilakukan untuk memberantas nyamuk yang menjadi pembawa virus dengue.

Baca juga: Manfaat Jambu Biji untuk Membantu Pemulihan DBD

Jangan lupa untuk selalu menggunakan krim anti nyamuk saat beraktivitas di luar ruangan, menggunakan pakaian yang longgar serta nyaman, dan hindari lokasi yang menjadi sarang nyamuk. Jangan lupa untuk penuhi kebutuhan istirahat ketika mengalami penyakit demam berdarah dan hindari banyak melakukan aktivitas berat agar kesehatan segera membaik.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. Dengue Fever
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything You Need to Know About Dengue Fever