• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Rewel Akibat Abdominal Migrain, Lakukan 5 Hal Ini

Anak Rewel Akibat Abdominal Migrain, Lakukan 5 Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Pernahkah ibu mendengar tentang abdominal migrain? Abdominal migrain bukan sejenis penyakit yang menyebabkan sakit kepala, namun, kondisi ini menyebabkan pengidapnya mengalami rasa nyeri pada bagian perut. Dilansir dari American Migraine Foundation, abdominal migrain rentan menyerang anak-anak. Umumnya gejala yang muncul dapat membuat anak menjadi rewel karena kondisi tidak nyaman dan muncul secara tiba-tiba. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Ibu, perhatikan ulasan berikut ini.

Baca juga: Bukan Menyerang Kepala, Abdominal Migrain Melanda Perut

Ibu, Lakukan Ini Jika Anak Alami Abdominal Migrain

Dilansir dari Healthline, anak-anak dengan abdominal migrain umumnya mengalami gejala nyeri pada bagian perut yang dirasakan berulang. Rasa nyeri yang dialami juga berbeda pada tiap anak, ada yang tidak terlalu parah bahkan ada yang cukup mengganggu hingga anak merasa tidak nyaman.

Selain nyeri pada perut, ada beberapa gejala lainnya yang muncul, seperti rasa mual, muntah, kehilangan nafsu makan, hingga anak menjadi pucat. Abdominal migrain dapat dialami setiap anak dengan rentang waktu yang berbeda, mulai dalam waktu satu jam hingga berhari-hari. Ibu, sebaiknya jangan sepelekan nyeri perut yang dialami anak.

Nah, segera periksakan kesehatan anak pada rumah sakit terdekat agar keluhan kesehatannya dapat segera diatasi. Kini membuat janji dengan dokter lebih mudah dengan aplikasi Halodoc. Jadi, ibu tidak perlu mengantre lagi sesampainya di rumah sakit.

Baca juga: Hal yang Terjadi pada Tubuh Anak saat Terserang Abdominal Migrain

Tentunya, penanganan secara medis dapat dilakukan untuk mengatasi abdominal migrain. Namun, ibu bisa melakukan beberapa cara mandiri untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh anak, yaitu:

  1. Berikan anak waktu istirahat yang cukup ketika anak mengalami abdominal migrain. Istirahat yang cukup dapat mengurangi rasa tidak nyaman;

  2. Berikan anak makanan yang mudah dicerna oleh pencernaan. Selain itu, berikan anak makanan yang hangat dan menarik selera;

  3. Ibu, jika anak mengalami muntah, sebaiknya segera berikan anak cairan atau minuman agar anak tidak mengalami dehidrasi. Hindari memberikan minuman yang mengandung kafein ya, ibu;

  4. Ibu, perhatikan tiap jenis makanan yang anak konsumsi. Dengan mengetahui jenis makanan yang dikonsumsi, tentunya ibu akan lebih mudah mengetahui makanan apa yang membuat anak mengalami abdominal migrain. Jika ibu sudah menemukan jenis makanan tersebut, sebaiknya hindari untuk sementara waktu;

  5. Mendampingi anak dalam kondisi yang tidak nyaman nyatanya dapat menurunkan risiko stress maupun depresi. Tidak ada salahnya untuk berikan perhatian pada anak ketika mengalami nyeri akibat abdominal migrain.

Ketahui Faktor Risiko Abdominal Migrain pada Anak

Dilansir dari Web MD, hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab abdominal migrain pada anak. Namun, adanya perubahan kadar senyawa seperti histamine dan serotonin menjadi kemungkinan kondisi ini dapat terjadi pada anak. 

Tidak hanya itu, beberapa jenis makanan, seperti cokelat dan makanan yang mengandung MSG berlebih juga dinilai menjadi beberapa penyebab abdominal migrain pada anak. Dengan begitu, sebaiknya ibu lebih berhati-hati memberikan jenis makanan baru pada anak.

Baca juga: Abdominal Migrain Vs Migrain, Lebih Bahaya Mana?

Dilansir dari BMC Gastroenterology, abdominal migrain juga berkaitan langsung dengan kondisi lambatnya pergerakan makanan yang dicerna melalui usus. Jadi tidak ada salahnya bertanya pada dokter mengenai kesehatan pencernaan anak. Menurut Healthline, selain faktor pencernaan, kondisi emosional anak juga dapat meningkatkan risiko ini.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Abdominal Migraines
BMC Gastroenterology. Diakses pada 2020. Abdominal Migraine in Children: Association Between Gastric Motility Parameters and Clinical Characteristic
Web MD. Diakses pada 2020. Abdominal Migraines
American Migraine Foundation. Diakses pada 2020. Abdominal Migraine