• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bayi Suka Main Liur, Ini 3 Manfaatnya

Bayi Suka Main Liur, Ini 3 Manfaatnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Bayi-bayi sangat suka bermain air liur. Mereka kadang-kadang senang membuat gelembung-gelembung dari air liur di mulutnya. Kebanyakan orangtua yang melihat hal tersebut mungkin akan langsung gregetan dan segera membersihkan mulutnya. Namun tahukah ibu, bermain liur yang tampaknya sepele dapat bermanfaat bagi tumbuh kembang Si Kecil, lho. Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut di bawah ini.

Mengenal “Blowing Raspberry”, Kebiasaan Bermain Liur pada Bayi

Seorang bayi melewati banyak tonggak perkembangan yang perlu diantisipasi dan dirayakan oleh orangtua. Tonggak perkembangan bayi yang sudah umum dan dikenal oleh para orangtua, antara lain berguling, merangkak, atau berbicara. Namun, ada juga beberapa tonggak yang tidak terlalu umum yang bahkan tidak disadari orangtua sebagai tanda perkembangan bayi. Salah satunya adalah bermain liur. 

Ahli perkembangan anak menyebut kebiasaan bayi mengeluarkan dan memainkan air liurnya dengan istilah “blowing raspberry”. Kebiasaan tersebut biasanya dimulai pada usia 2 bulan dan akan semakin sering dilakukan pada usia 5 bulan.

Bayi yang bermain liur seperti membuat gelembung di mulut atau menciptakan suara lucu yang mirip dengungan motor “brrrr…” terlihat lucu dan dapat meningkatkan hormon oksitosin pada ibu dan anak saat mereka menjalin ikatan. Namun, hal tersebut juga merupakan perkembangan yang signifikan terhadap kemampuan bahasa bayi. Meniup gelembung berarti bayi sedang bereksperimen dengan mulutnya yang merupakan awal dari perkembangan wicaranya.

Baca juga: 3 Penyebab Bayi Banyak Mengeluarkan Air Liur dan Cara Mengatasinya

Manfaat Bermain Liur untuk Perkembangan Bayi

Meniup gelembung liur membantu mempersiapkan bayi untuk tonggak perkembangannya di masa depan, seperti mengunyah, minum, dan berbicara, yang semuanya penting untuk kelangsungan hidupnya. Peningkatan produksi air liur dari usia 3 sampai 6 bulan juga membantu bayi mempersiapkan pertumbuhan gigi pertamanya.

Ketika bayi melakukan blowing raspberry, ia dapat membuat suara-suara lucu yang akan meregangkan otot-otot wajahnya saat berkonsentrasi. Nah, hal ini dapat membantunya mengembangkan kontrol pada lidah, bibir, dan pipinya secara bersamaan.

1. Latihan Otot Wajah

Meniup gelembung dan mengeluarkan suara dapat membantu bayi melatih otot-otot yang diperlukan untuk gerakan bibir yang independen, terpisah dari rahang dan lidah. Hal ini juga meningkatkan kekuatan bibir yang dibutuhkan nantinya untuk menyesap air atau cairan lainnya dari gelas.

2. Mengoceh

Bermain liur juga membantu perkembangan bahasa dan kemampuan berbicara bayi, karena ia dapat bergumam (mengoceh) untuk membentuk huruf-huruf berbeda, seperti m, d, dan a.

3. Membantu Pertumbuhan Gigi

Ketika bayi bermain liur, hal itu juga turut membantu dalam pertumbuhan giginya. Kelebihan air liur yang dihasilkan bayi ketika bermain liur akan membantu melunakkan gusi, sehingga mempersiapkan bayi untuk pertumbuhan gigi pertamanya.

Baca juga: Ini Perkembangan Gigi Anak Tumbuh Sesuai Usia

Hal yang Perlu Orangtua Lakukan

Bermain liur adalah tonggak perkembangan kecil tapi cukup penting. Jadi, orangtua sebaiknya mendorong kebiasaan bayi tersebut, karena dapat membantu perkembangan kemampuan bicara dan bahasanya nanti. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua:

  • Tirulah Setiap Suara Kecil yang Dikeluarkan Bayi

Berbicaralah dengan Si Kecil. Coba tambahkan suara baru saat berbincang-bincang dengannya dan berhentilah untuk melihat apakah Si Kecil meniru suara ibu tersebut. 

  • Bernyanyi untuk Si Kecil

Bernyanyilah untuk Si Kecil dengan memasukkan beberapa variasi nada dan kata-kata ke dalamnya. Bernyanyilah dengan cepat kemudian dipelankan. Cobalah untuk menyanyikan beberapa kata dengan keras, kemudian berbisik lembut.

  • Bantulah bayi mengeluarkan suara dengan menggosokan jari ibu di bibir mungilnya.

  • Nyanyikanlah lagu-lagu yang familiar dan biarkan bayi memperhatikan bibir ibu saat bergerak.

  • Berpura-puralah bermain dengan bayi dengan menggunakan telepon mainan dan bantu ia saat mengoceh dan berbicara.

Hal yang paling penting, biarkan bayi mendengar suara ayah dan ibunya sepanjang waktu. Berbicaralah dengan Si Kecil sesering mungkin untuk membantunya mengembangkan kekuatan otot wajahnya.

Baca juga: Ini Caranya Mengajak Bayi Bicara

Nah, itulah 3 manfaat bermain liur bagi Si Kecil. Bila ibu ingin bertanya-tanya seputar kesehatan anak atau pola asuh anak, gunakan saja aplikasi Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk bertanya-tanya seputar kesehatan kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
First Cry Parenting. Diakses pada 2020. Baby Blowing Raspberries – A Developmental Milestone.