Ad Placeholder Image

Benjolan Putih di Dalam Telinga: Kenali Pemicunya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   07 Mei 2026

Benjolan Putih di Telinga: Normal Gak Sih? Cek Faktanya

Benjolan Putih di Dalam Telinga: Kenali PemicunyaBenjolan Putih di Dalam Telinga: Kenali Pemicunya

Benjolan putih di dalam telinga dapat menimbulkan kekhawatiran dan rasa tidak nyaman. Kondisi ini seringkali disertai gejala lain seperti gatal, nyeri, atau sensasi telinga penuh. Memahami penyebab dan gejala yang menyertainya sangat penting untuk penanganan yang tepat dan menghindari komplikasi.

Penting untuk diingat bahwa benjolan putih di dalam telinga bukanlah kondisi yang dapat ditangani sendiri. Konsultasi dengan dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) sangat dianjurkan untuk diagnosis akurat dan rencana penanganan yang sesuai. Penanganan yang tidak tepat justru dapat memperburuk kondisi.

Apa Itu Benjolan Putih di Dalam Telinga?

Benjolan putih di dalam telinga merujuk pada adanya massa atau gumpalan berwarna keputihan yang terlihat di saluran telinga atau pada gendang telinga. Bentuk, ukuran, dan tekstur benjolan ini bisa bervariasi, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Kadang-kadang, gumpalan ini bisa berupa padatan, serpihan, atau bahkan nanah yang mengering.

Gejala Penyerta Benjolan Putih di Telinga

Selain penampakan benjolan putih, beberapa gejala lain dapat muncul secara bersamaan. Gejala ini bisa membantu mengidentifikasi penyebab masalah telinga yang dialami.

  • Rasa gatal yang intens di dalam saluran telinga.
  • Nyeri telinga, mulai dari ringan hingga parah.
  • Sensasi telinga penuh atau tersumbat.
  • Penurunan pendengaran.
  • Telinga berdenging (tinnitus).
  • Keluarnya cairan dari telinga, kadang kental atau berbau.
  • Kemerahan atau peradangan di sekitar saluran telinga.

Penyebab Umum Benjolan Putih di Telinga

Benjolan putih di dalam telinga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari yang relatif ringan hingga yang memerlukan perhatian medis serius. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling umum:

Infeksi Jamur (Otomikosis)

Otomikosis adalah infeksi pada saluran telinga yang disebabkan oleh jamur, seperti Aspergillus atau Candida. Kondisi ini sering terjadi pada telinga yang lembap. Benjolan putih atau keabu-abuan yang menyerupai gumpalan kapas dapat terlihat, sering disertai gatal parah dan keluarnya cairan kental dari telinga.

Penumpukan Kotoran Telinga (Serumen) Mengeras

Kotoran telinga atau serumen memiliki fungsi melindungi telinga. Namun, jika menumpuk dan mengering, serumen dapat mengeras dan tampak putih atau bersisik. Penumpukan ini bisa menyumbat saluran telinga, menyebabkan rasa penuh dan penurunan pendengaran.

Infeksi Bakteri (Otitis Eksterna atau Otitis Media Akut)

Infeksi bakteri pada telinga luar (otitis eksterna) atau telinga tengah (otitis media akut) dapat menyebabkan pembentukan nanah. Nanah yang mengering dan mengeras ini bisa terlihat seperti gumpalan putih di dalam telinga. Kondisi ini biasanya disertai nyeri hebat dan kemerahan.

Jaringan Parut (Timpanosklerosis)

Timpanosklerosis adalah pembentukan jaringan parut berwarna putih kapur pada gendang telinga atau telinga tengah. Ini seringkali merupakan hasil dari infeksi telinga berulang atau trauma sebelumnya. Biasanya tidak menimbulkan gejala serius, tetapi pada beberapa kasus dapat memengaruhi pendengaran.

Kolesteatoma

Kolesteatoma adalah pertumbuhan kulit yang tidak normal di telinga tengah di belakang gendang telinga. Massa ini sering tampak sebagai benjolan putih. Meskipun jinak, kolesteatoma dapat merusak struktur telinga seiring waktu dan memerlukan intervensi bedah.

Kapan Harus ke Dokter?

Melihat adanya benjolan putih di dalam telinga selalu menjadi indikasi untuk mencari pertolongan medis. Hal ini terutama berlaku jika benjolan disertai dengan gejala seperti nyeri hebat, demam, penurunan pendengaran yang signifikan, keluarnya cairan berbau, atau jika benjolan tidak kunjung hilang. Dokter spesialis THT dapat melakukan pemeriksaan mendalam untuk menentukan penyebab pasti dan merekomendasikan penanganan yang tepat.

Pengobatan Benjolan Putih di Telinga

Pengobatan akan sangat bergantung pada diagnosis penyebabnya. Untuk infeksi jamur, dokter mungkin meresepkan obat antijamur. Jika disebabkan oleh penumpukan serumen, pembersihan telinga profesional akan dilakukan. Infeksi bakteri akan diobati dengan antibiotik. Kasus timpanosklerosis dan kolesteatoma mungkin memerlukan penanganan lebih lanjut, termasuk pemantauan atau prosedur bedah.

Pencegahan Masalah Telinga

Mencegah masalah telinga adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan pendengaran. Hindari membersihkan telinga dengan cotton bud atau benda tajam lainnya yang dapat mendorong kotoran lebih dalam atau melukai saluran telinga. Keringkan telinga setelah berenang atau mandi untuk mencegah kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

Rekomendasi Halodoc untuk Masalah Telinga

Jika menemukan benjolan putih di dalam telinga atau mengalami gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter. Melalui Halodoc, dapat membuat janji dengan dokter THT terdekat untuk pemeriksaan dan penanganan yang akurat. Fitur chat dan video call dengan dokter juga tersedia untuk mendapatkan saran medis awal yang cepat dan terpercaya.