• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berada di Suhu Panas Bikin Mimisan, Benarkah?

Berada di Suhu Panas Bikin Mimisan, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc,  Jakarta - Mimisan merupakan kondisi yang terjadi saat pecahnya sel dalam pembuluh darah. Biasanya, mimisan umumnya disebabkan oleh terlalu kondisi hidung yang terlalu kering, lelah, atau stres. Pada kasus yang langka, mimisan dapat terjadi begitu saja tanpa penyebab yang mendasari. 

Baca juga: Jangan Panik, Ini Penyebab Mimisan pada Anak

Penyebab mimisan akan berbeda-beda pada setiap orang. Langkah pengobatannya pun akan disesuaikan dengan penyebabnya. Dengan langkah penanganan yang tepat, pendarahan pada hidung tersebut dapat dihentikan dengan cepat. Faktor penyebab mimisan yang umum terjadi adalah faktor cuaca. Suhu udara yang sangat panas membuat lapisan dalam hidung retak, sehingga selaput hidung mengering dan rawan pecah.

Apalagi, jika kamu terus-menerus mengorek hidung atau menggesek hidung dari luar. Hal tersebut berisiko melukai pembuluh darah, sehingga mimisan bisa saja terjadi secara tiba-tiba. Untuk mengatasi mimisan karena suhu udara yang panas, kamu dapat menggunakan pelembap dan banyak konsumsi air putih guna mencegah mengeringnya saluran hidung.

Baca juga: Mimisan Bisa jadi Tanda 5 Penyakit Ini

Selain suhu panas, berikut faktor risiko penyebab mimisan yang perlu diwaspadai:

  • Cedera pada Hidung

Cedera pada hidung bisa dialami ketika kamu menggaruk atau mengorek hidung terlalu keras, sehingga kuku melukai selaput pembuluh darah dalam hidung. Cedera juga bisa terjadi saat kamu jatuh atau hidung membentur sesuatu yang keras.

  • Alergi

Alergi akan membuat hidung menjadi bengkak, karena adanya penumpukan lendir di dalam hidung. Penyebab mimisan yang satu ini akan membuat pernapasan menjadi tersumbat. Saat hal tersebut terjadi, jangan menghembus-hembuskan napas lewat hidung dengan terlalu keras, ya! Karena justru akan menyebabkan robeknya pembuluh darah dalam hidung.

  • Mengonsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat mengakibatkan jumlah trombosit dalam tubuh tidak normal, sehingga proses pembekuan darah tidak dapat berjalan dengan normal. Selain itu, minuman beralkohol akan membuat pembuluh darah melebar, yang menjadi pemicu mimisan tiba-tiba.

  • Mengonsumsi Obat Pengencer Darah

Penyebab mimisan selanjutnya adalah mengonsumsi obat pengencer darah yang umumnya dikonsumsi oleh pengidap penyakit jantung. Obat ini bekerja dengan mengencerkan darah agar tidak menggumpal dan memicu terjadinya penyakit stroke atau serangan jantung. Sayangnya, obat ini memiliki efek samping, yaitu meningkatkan risiko terjadinya pendarahan.

  • Perubahan Hormon saat Hamil

Perubahan hormon estrogen dan progesteron pada semua selaput lendir di dalam tubuh saat hamil, menjadi salah satu penyebab mimisan secara tiba-tiba. Naiknya kadar kedua hormon tersebut terjadi pada seluruh selaput lendir, termasuk di dalam hidung, sehingga menyebabkan pembengkakan dan menekan pembuluh darah di dalamnya. Hal tersebut yang menjadi penyebab area mukosa hidung rentan pecah dan terjadi pendarahan.

  • Mengidap Infeksi Sinus

Infeksi sinus, atau yang lebih dikenal dengan sinusitis merupakan pembengkakan pada organ sinus karena adanya penyumbatan di dalamnya. Penyakit ini ditandai dengan pilek yang tidak kunjung membaik selama lebih dari 10 hari, dan berakibat  pembengkakan di saluran pernapasan. 

Baca juga: Jangan Panik, Ini Tindakan Mudah Mengatasi Anak Mimisan

Segera periksakan diri ke dokter di rumah sakit terdekat jika pendarahan dari hidung terjadi selama lebih dari 20 menit. Kamu juga memerlukan tindakan medis yang tepat jika mimisan disebabkan oleh cedera kepala. Selain itu, kamu juga perlu memeriksakan diri segera jika mimisan disertai dengan perubahan warna kulit menjadi lebih pucat, cepat merasa lelah, serta detak jantung yang tidak beraturan.

Referensi: 

Family Doctor. Diakses pada 2020. Nosebleeds.

Healthline. Diakses pada 2020. What Causes Nosebleeds and How to Treat Them.

WebMD. Diakses pada 2020. What Causes Nosebleeds.