• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Cara Asik Silaturahmi dengan Keluarga Walau Tak Mudik

Ini Cara Asik Silaturahmi dengan Keluarga Walau Tak Mudik

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Mudik Lebaran 2020 telah resmi dilarang oleh pemerintah. Hal ini tentunya sebagai bagian dari upaya pemutusan rantai virus corona atau COVID-19. Larangan mudik ini tercatat dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah, dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19. 

Rasanya bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya ya. Apalagi masyarakat Ibukota yang merantau sudah terbiasa mudik Lebaran setiap tahunnya, untuk bersilaturahmi dengan kerabat di kampung halaman. Terasa sepi, memang. Namun, hal ini harus diikuti demi kebaikan bersama. Lagipula, silaturahmi saat Lebaran juga bisa dilakukan dengan cara lain kok, meski tanpa keluar rumah.

Baca juga: Libur Lebaran Ditambah, Berat Badan Jangan Ditambah

Cara Silaturahmi Asik dengan Keluarga Walau Tak Mudik

Mudik Lebaran memang dilarang, tetapi itu bukan berarti silaturahmi dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman harus terputus. Meski jarak memisahkan, kamu bisa manfaatkan kecanggihan teknologi digital kok, untuk bersilaturahmi dengan keluarga tercinta saat Lebaran.

Berikut beberapa cara silaturahmi asik dengan keluarga walau tak bisa mudik:

1. Video Call 

Saat ini, ada banyak sekali aplikasi atau software yang memungkinkan kamu untuk melakukan panggilan video atau video call. Bukan hanya satu orang, kamu juga bisa melakukan video call dengan banyak orang sekaligus dalam satu waktu. Hal yang kamu perlukan hanya smartphone dan koneksi internet.

Lewat video call, kamu bisa menumpahkan rasa rindu pada keluarga dan kerabat di kampung halaman, sekaligus bermaaf-maafan, atau sekadar mengobrol soal hal yang tak terlalu penting selama berjam-jam. Dengan bersilaturahmi lewat video call saat Lebaran, tentunya kamu sekaligus melindungi mereka dari risiko tertular virus corona, yang mungkin tak sengaja terbawa olehmu jika memaksakan mudik.

Baca juga: 5 Tips Lebaran Sehat

2. Kirim-Kirim THR 

Tidak mudik Lebaran bukan berarti kamu tidak bisa berbagai kebahagiaan di Hari Raya. Jika biasanya Lebaran juga identik dengan membagikan THR atau uang Lebaran pada anak, adik, keponakan, dan kerabat lainnya, kamu juga masih bisa melakukan itu walau tidak bisa mudik, kok.

Manfaatkanlah transfer rekening bank atau dompet digital untuk membagikan THR pada sanak saudara di kampung halaman. Dengan begitu, momen Lebaran yang menyenangkan akan tetap terasa, sekaligus mengurangi rasa bersalahmu karena tidak bisa mudik Lebaran.

3. Kirim Parsel dan Kartu Ucapan

Selain mengirimkan THR, kamu juga bisa berbagi kebahagiaan saat Lebaran dengan mengirimkan parsel, hadiah, atau bingkisan, lengkap dengan kartu ucapan lebaran, untuk keluarga tercinta di kampung halaman. Isi parselnya pun bisa kamu sesuaikan dengan kamampuan dan kebutuhan.

Bisa berupa kue kering, sembako, makanan ringan, peralatan makan, dan lainnya. Kirimlah parsel dan bingkisan itu lewat jasa kurir. Bila perlu, kamu bisa menyelipkan foto atau videomu dalam sebuah flashdisk, yang bisa diputar di laptop atau televisi. Hal ini tentu bisa mengobati rasa rindu keluarga terhadapmu.

Baca juga: 7 Rutinitas Lebaran yang Biasa Dilakukan Orang Indonesia

4. Manfaatkan Media Sosial

Teknologi bisa mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat. Kamu dan keluarga yang terpisah jarak tetap bisa berkomunikasi meskipun hanya lewat Instagram, Facebook atau Twitter, lho. Saling berkirim komentar, emoticon lucu, foto, dan video untuk saling bermaaf-maafan juga bisa jadi cara asik bersilaturahmi dengan keluarga saat Lebaran. 

Jadi, walaupun tidak mudik, janganlah bersedih atau putus asa. Dengan mematuhi aturan Pemerintah untuk tidak mudik, kamu bisa melindungi keluarga dan orang tersayang di kampung halaman, dari virus corona yang mungkin tidak sengaja terbawa olehmu di perjalanan, meski kamu merasa sehat-sehat saja. 

Tetap fokuslah beribadah dan hindari stres, karena itu hanya bisa memicu munculnya berbagai penyakit. Meski jauh dari keluarga, kalau kamu sakit, download saja aplikasi Halodoc untuk berbicara pada dokter lewat chat, untuk mendapatkan saran dan resep obat tanpa perlu keluar rumah. Mudahnya lagi, kamu juga bisa beli obatnya lewat aplikasi Halodoc juga, lho.

Referensi:
CBC. Diakses pada 2020. Eid al-Fitr: it’s all about generosity and gratitude.
Culture Trip. Diakses pada 2020. How to Celebrate Eid al-Fitr in Indonesia.