Ad Placeholder Image

Cara Atasi Mata Perih Saat Pakai Softlens, Langsung Reda!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Mei 2026

Jangan Panik! Atasi Mata Perih Pakai Softlens Sekarang

Cara Atasi Mata Perih Saat Pakai Softlens, Langsung Reda!Cara Atasi Mata Perih Saat Pakai Softlens, Langsung Reda!

Cara Mengatasi Mata Perih Saat Memakai Softlens: Panduan Lengkap

Mata perih saat memakai softlens merupakan keluhan umum yang sering dialami pengguna. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan signifikan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemahaman tentang penyebab dan langkah penanganan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan mata serta kenyamanan penggunaan softlens.

Apabila mata terasa perih saat menggunakan softlens, tindakan segera yang dapat dilakukan meliputi melepas softlens, mengistirahatkan mata dengan kacamata, menggunakan tetes mata air mata buatan, dan menjaga kebersihan tangan serta softlens. Jika keluhan berlanjut, konsultasi dengan dokter mata diperlukan untuk diagnosis dan penanganan lebih lanjut.

Definisi Mata Perih Saat Memakai Softlens

Mata perih ketika menggunakan softlens adalah sensasi tidak nyaman yang terasa seperti terbakar atau iritasi pada mata. Kondisi ini dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Perih ini menandakan adanya gangguan pada permukaan mata atau interaksi yang tidak optimal antara softlens dan jaringan mata.

Meskipun seringkali bersifat sementara, mata perih yang berkelanjutan bisa menjadi indikasi masalah kesehatan mata yang lebih serius. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan gejala ini.

Gejala Lain yang Menyertai Mata Perih

Selain rasa perih, ada beberapa gejala lain yang mungkin muncul saat mata mengalami iritasi akibat softlens. Gejala-gejala ini dapat membantu mengidentifikasi tingkat keparahan dan penyebab masalah.

  • Mata merah atau meradang.
  • Sensasi gatal atau mengganjal.
  • Penglihatan kabur atau buram sementara.
  • Mata berair secara berlebihan.
  • Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).
  • Keluarnya cairan dari mata.

Jika gejala-gejala ini disertai dengan rasa nyeri hebat atau tidak kunjung membaik, perhatian medis segera diperlukan.

Penyebab Mata Perih Ketika Memakai Softlens

Berbagai faktor dapat memicu mata perih saat penggunaan softlens. Mengenali penyebabnya membantu dalam penanganan dan pencegahan. Beberapa penyebab umum meliputi:

  • Softlens Kering atau Tidak Terhidrasi: Softlens yang tidak cukup lembap dapat menyerap kelembapan dari mata, menyebabkan kekeringan dan perih.
  • Softlens Rusak atau Terkontaminasi: Softlens yang sobek, kotor, atau terpapar bakteri dapat mengiritasi mata.
  • Penggunaan Terlalu Lama: Memakai softlens melebihi waktu yang dianjurkan dapat mengurangi pasokan oksigen ke kornea, menyebabkan iritasi.
  • Reaksi Alergi: Beberapa individu mungkin alergi terhadap bahan softlens, larutan pembersih, atau bahkan partikel di udara yang menempel pada softlens.
  • Infeksi Mata: Kebersihan yang buruk saat menangani softlens dapat menyebabkan infeksi bakteri, virus, atau jamur.
  • Ukuran atau Jenis Softlens Tidak Sesuai: Softlens yang tidak pas dengan bentuk mata dapat menyebabkan gesekan dan iritasi.
  • Faktor Lingkungan: Angin, debu, polusi, atau udara kering dari AC dapat memperparah kekeringan mata.

Cara Mengatasi Mata Perih Saat Memakai Softlens: Tindakan Segera

Ketika mata terasa perih karena softlens, ada beberapa langkah penanganan darurat yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Tindakan ini harus segera dilakukan begitu rasa perih muncul.

  • Lepas Softlens Segera: Ini adalah langkah pertama dan paling krusial. Melepas softlens akan menghentikan sumber iritasi langsung pada mata.
  • Istirahatkan Mata dengan Kacamata: Setelah melepas softlens, biarkan mata beristirahat dan gunakan kacamata sebagai pengganti. Hindari pemakaian softlens setidaknya selama beberapa jam atau sampai gejala hilang sepenuhnya.
  • Gunakan Tetes Mata Air Mata Buatan (Artificial Tears): Tetes mata jenis ini dapat membantu melumasi mata, membersihkan partikel asing, dan meredakan kekeringan. Pilih tetes mata tanpa pengawet jika memungkinkan, terutama untuk penggunaan sering.
  • Jaga Kebersihan Tangan dan Cairan Khusus Softlens: Sebelum dan sesudah melepas softlens, pastikan tangan sudah dicuci bersih dengan sabun dan air. Gunakan hanya cairan khusus softlens untuk membersihkan dan menyimpan lensa. Jangan pernah menggunakan air keran atau air liur.
  • Periksa Kondisi Softlens: Periksa softlens apakah ada sobekan, kotoran, atau deposit protein. Jika softlens tampak rusak atau kotor, buang dan ganti dengan yang baru.

Pencegahan Agar Mata Tidak Perih Saat Pakai Softlens

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa praktik dapat mengurangi risiko mata perih saat memakai softlens.

  • Patuhi Jadwal Penggantian: Ganti softlens sesuai rekomendasi produsen, baik harian, dua mingguan, atau bulanan.
  • Bersihkan Softlens dengan Benar: Selalu gunakan larutan pembersih softlens yang direkomendasikan dan gosok lensa secara perlahan sebelum disimpan.
  • Ganti Wadah Softlens Secara Teratur: Wadah softlens harus diganti setiap 1-3 bulan untuk mencegah penumpukan bakteri.
  • Hindari Memakai Softlens Saat Tidur: Kecuali softlens jenis khusus yang diizinkan, hindari tidur dengan softlens.
  • Gunakan Softlens yang Sesuai: Pastikan ukuran dan jenis softlens telah diresepkan oleh dokter mata.
  • Batasi Waktu Penggunaan: Jangan memakai softlens lebih dari 8-10 jam per hari, atau sesuai anjuran dokter.
  • Jaga Hidrasi Tubuh: Konsumsi air yang cukup untuk membantu menjaga kelembapan mata.
  • Lindungi Mata dari Lingkungan Ekstrem: Gunakan kacamata pelindung saat berada di lingkungan berdebu atau berangin.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter Mata?

Meskipun langkah-langkah penanganan mandiri dapat membantu, ada situasi di mana konsultasi medis profesional sangat diperlukan. Jika perih pada mata tidak hilang setelah melakukan tindakan segera, atau jika disertai gejala yang semakin parah, segera temui dokter mata.

Beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis meliputi nyeri hebat, penglihatan kabur yang tidak membaik, sensitivitas cahaya berlebihan, keluarnya nanah atau cairan kental, serta mata merah yang tidak kunjung reda. Kondisi ini bisa menjadi indikasi infeksi, alergi parah, atau masalah kornea yang butuh penanganan medis serius.

Kesimpulan

Mata perih saat memakai softlens dapat diatasi dengan langkah-langkah yang tepat, mulai dari melepas softlens, mengistirahatkan mata, hingga menggunakan tetes mata air mata buatan. Praktik kebersihan yang baik dan ketaatan pada panduan penggunaan softlens adalah kunci utama pencegahan. Jika gejala perih tidak kunjung hilang atau memburuk, segera konsultasikan kondisi mata kepada dokter spesialis mata. Melalui aplikasi Halodoc, seseorang dapat dengan mudah berkonsultasi dengan dokter mata berpengalaman untuk mendapatkan diagnosis akurat dan rencana perawatan yang sesuai.