• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Membaca Pikiran Orang Lain Berdasarkan Psikologi

Begini Cara Membaca Pikiran Orang Lain Berdasarkan Psikologi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Beberapa orang dapat terkejut karena merasa jika ada orang lain yang mampu untuk membaca pikirannya. Faktanya, manusia tidak dapat membaca pikiran orang lain. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar dapat memperkirakan hal yang sedang orang lain pikirkan. Dengan begitu, kamu dapat menilai orang tersebut tanpa dirinya harus mengungkapkan banyak kata.

Hal ini memang kerap dilakukan dengan metode psikologi yang membuat model mental, sehingga efektif untuk menilai secara intuisi pikiran dan perasaan orang. Metode ini disebut juga dengan akurasi empati dengan cara "membaca" isyarat telegraf dengan penilaian melalui kata-kata, emosi, hingga bahasa tubuh. Berikut pembahasan lebih jelas terkait cara baca pikiran orang lain!

Baca juga: Terlalu Sering Berubah Pikiran? Hati-Hati Kena Penyakit Ini

Cara Baca Pikiran Orang Lain dengan Metode Psikologi

Memang, seorang yang berkutat di bidang psikologi kerap mendapatkan pertanyaan jika dirinya dapat membaca pikiran orang. Padahal, hal dasar yang dilakukannya hanya dapat memahami orang lain dengan interpretasi tingkah laku dan kebiasaan yang timbul saat bertatap muka langsung dengan orang tersebut. Seorang psikolog mampu mengetahui jika kamu sedang tidak fokus atau memikirkan hal lainnya.

Faktanya, setiap orang mengirim sinyal tentang sesuatu yang di pikirannya sepanjang waktu, tetapi perlu latihan untuk mendengarkan dan menyimpulkan semua hal tersebut. Saat sudah mahir, kamu dapat membaca bahasa tubuh dan membuat tebakan yang tepat terkait semua yang sedang dipikirkan dan dirasakan. Meski begitu, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai cara membaca pikiran orang lain agar lebih tepat:

  1. Non-verbal Decoding Skill

Hal ini dapat dilakukan sebagai salah satu cara untuk membaca pikiran orang lain dengan cara memanfaatkan perasaan dan emosi orang lain sehingga ekspresinya terbaca, terutama pada wajah dan nada suara. Kamu dapat meningkatkan kemampuan ini dengan cara memecahkan kode isyarat non-verbal dengan praktik sistematis. Metode ini kerap digunakan oleh pesulap yang membaca isyarat dari penonton yang datang sehingga tahu momen yang tepat untuk melakukan triknya.

Baca juga: Pikiran Negatif Memicu Gangguan Mental, Kok Bisa?

  1. Pertimbangkan Konteks

Dengan mampu menguasai kemampuan memecahkan kode non-verbal saja tidak cukup. Sebagai cara membaca pikiran orang lain, kamu juga harus mempertimbangkan konteksnya. Perilaku yang dapat dibaca tetapi dalam konteks yang berbeda mungkin saja memiliki arti yang berbeda pula. Pada suatu kasus, jika seorang istri meremas tangan suaminya dapat menggambarkan berbagai hal. Momen tersebut dapat menjadi pertanda sayang, tanda marah, dan lainnya tergantung konteks yang sedang terjadi.

  1. Strategi Deteksi Penipuan

Memang sulit untuk mendeteksi jika seseorang sedang berbohong atau mengatakan yang sebenarnya. Hal ini perlu dilakukan dengan berlatih melihat inkonsistensi dalam perilaku non-verbal pada orang tersebut. Selain itu, penting juga untuk menganalisis konteksnya dan jangan percaya metode cepat, seperti seseorang yang bohong pasti tidak berani melakukan kontak mata. Faktanya, seseorang yang berbohong lebih banyak melakukan kontak mata daripada orang yang berkata jujur. Seorang pembohong tahu semua hal tentang jalan pintas yang kerap dilakukan untuk mendeteksinya.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membaca pikiran orang lain. Dengan lebih sering melakukan hal tersebut, kamu akan lebih cakap untuk menilai jika orang tersebut berkata jujur atau bohong. Sehingga, penarikan kesimpulan di akhir akan menjadi lebih baik.

Baca juga: Perhatikan, Ini 7 Tanda Perlu Segera Mengunjungi Psikolog

Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini, kamu bisa mendiskusikannya dengan psikolog di Halodoc. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari untuk mendapatkan jawaban dari aspek psikologi.

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. How to Read People’s Minds: Everyday Mind Reading.
Fast Company. Diakses pada 2020. Five Ways To Read Someone’s Mind.