• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Demam pada Malam Hari, Begini Cara Mengatasinya

Anak Demam pada Malam Hari, Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Meskipun demam pada anak bukan selalu menandakan kondisi yang berbahaya, tapi jika terjadi saat tengah malam, sebagai orangtua tentu akan kelimpungan. Di satu sisi mereka panik harus membawa Si Kecil ke dokter, di sisi lain terbentur dengan jam malam yang sudah larut. Apalagi, jika Si Kecil sampai dan tidak berhenti menangis karena merasa tidak nyaman.

Baca juga: Ini 2 Jenis Demam Anak dan Cara Penanganannya

Pada dasarnya, demam pada anak merupakan sebuah upaya yang dilakukan tubuh untuk merespons penyakit yang dialaminya. Demam sendiri umumnya disebabkan oleh adanya infeksi tak terlihat yang ada di dalam tubuh. Jika anak demam pada malam hari, berikut upaya yang dapat ibu lakukan secara mandiri di rumah!

  • Kompres Hangat

Upaya pertama yang dapat dilakukan guna meredakan demam anak, yaitu dengan membuat kompres hangat. Kompres hangat dapat dibuat dengan merendam handuk ke dalam air panas dan lapisi handuk dengan tote bag agar bagian kulit yang dikompres tidak mengalami luka bakar. Selain itu, kompres hangat juga bisa dibuat dengan memasukkan air hangat ke dalam botol.

Sebelum menggunakannya, ibu perlu mengetahui jika cara ini hanya menyembuhkan dengan sementara. Ibu dapat segera membawanya ke rumah sakit terdekat saat pagi tiba. Saat kompres hangat dilakukan, anak mungkin akan rewel karena merasa tidak nyaman, tapi cara yang telah dipakai turun-temurun ini dinilai cukup membantu.

  • Seka Tubuh Anak 

Demam pada anak dapat diatasi dengan mengelap tubuh anak menggunakan air hangat dengan suhu 29,4-32,2 derajat Celsius. Sama seperti kompres hangat, meredakan demam anak dapat dilakukan dengan menggunakan handuk kecil yang telah direndam air hangat. Saat bersentuhan dengan tubuh, air hangat akan membuat suhu tubuh sedikit menurun.

Ingat, jangan mengelap tubuh anak dengan air dingin ya, bu! Pasalnya, air dingin justru akan membuat Si Kecil menggigil dan membuat suhu tubuh naik untuk mengimbangi rasa dinginnya. Alih-alih sembuh, Si Kecil justru mengalami demam yang semakin tinggi.

  • Pakaikan Pakaian Tipis

Saat anak demam, ibu justru melapisi dan menyelimuti anak dengan bahan yang tebal. Hal tersebut justru salah dilakukan, karena bahan yang tebal justru akan mencegah keluarnya panas dalam tubuh, sehingga suhu demam anak akan menjadi lebih tinggi. Sebaiknya pakaikan Si Kecil dengan pakaian yang tipis, sehingga panas dalam tubuh dapat keluar lebih mudah.

Baca juga: Awas, Demam Tinggi pada Anak Menandai 4 Penyakit Ini

  • Atur Suhu Kamar

Meredakan demam anak selanjutnya dapat dilakukan dengan mengatur suhu kamar senyaman mungkin, sehingga anak tidak merasa menggigil atau kepanasan. Biarkan ia beristirahat dengan nyaman dalam waktu panjang, sehingga kondisinya dapat dengan cepat pulih kembali.

  • Minum Air Putih

Tahukah ibu bahwa banyak minum air putih dapat meredakan demam pada anak? Saat anak demam, mereka akan kehilangan banyak cairan dalam tubuh. Mengonsumsi banyak air putih akan menjaga kadar air dalam tubuh anak, juga membantu tubuh lebih cepat mengeluarkan panas di dalamnya. Jadi, pastikan agar kandungan air dalam tubuh anak tercukupi ya, bu!

  • Bawang Merah

Bawang merah mengandung minyak atsiri yang mampu menurunkan demam pada anak. Caranya dengan memarut bawang merah, lalu campurkan dengan minyak kelapa atau minyak kayu putih. Kemudian oleskan ke seluruh tubuh anak. Untuk penggunaan bahan alami yang satu ini, hindari pada anak pengidap kulit sensitif.

Baca juga: Begini Pertolongan Pertama saat Anak Demam

Segera temui dokter jika ibu tidak mampu meredakan demam anak dengan langkah-langkah tersebut, serta demam tidak mereda dalam beberapa hari. Jika suhu anak demam mencapai 38 derajat Celsius atau lebih, hal tersebut menandakan jika Si Kecil perlu mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

Referensi:

Kids Health (For Parents). Diakses pada 2020. Fevers.
Very Well Health. Diakses pada 2020. Managing a Child's Fever During the Night.
Pediatrics. Diakses pada 2020. Fever and Antipyretic Use in Children.