• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Menjelaskan Menstruasi Pertama pada Anak Perempuan

Begini Cara Menjelaskan Menstruasi Pertama pada Anak Perempuan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Di masa pandemi yang mengharuskan ibu work from home seperti ini adalah saat yang tepat untuk membangun ikatan lebih dekat dengan anak. Terutama pada anak perempuan yang memasuki usia remaja, pubertas, dan memasuki masa-masa menstruasi pertamanya. 

Menjelaskan mengenai menstruasi pertama pada anak sangat perlu dilakukan oleh ibu langsung kepada anak perempuannya. Agar anak tidak mencari tahu sendiri pada sumber-sumber yang tidak jelas, sehingga salah menafsirkan informasi yang sebenarnya. Karena jika salah mendapatkan informasi dapat berakibat fatal. Itulah pentingnya ibu sebagai tempat berdiskusi mengenai hal apapun, terutama mengenai menstruasi pertamanya. 

Baca juga: Ini 5 Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Lancar pada Remaja

Kapan Harus Berbicara Tentang Menstruasi?

Membicarakan masalah pribadi seperti menstruasi dapat membuat ibu dan anak merasa sedikit tidak nyaman dan canggung. Namun, anak membutuhkan informasi yang dapat dipercaya. Ibu dapat membantu anak perempuan memahami tubuh mereka, yang akan membantu mereka membuat keputusan yang baik tentang kesehatan. Tentu ibu juga bingung, bagaimana harus memulai dan bagaimana menjelaskannya. 

Berbicara tentang menstruasi seharusnya tidak menjadi pembicaraan besar pada usia tertentu. Mulailah percakapan lebih awal dan perlahan bangunlah pemahaman anak. Anak perempuan membutuhkan informasi yang dapat dipercaya tentang menstruasi. Jika ibu juga memiliki anak laki-laki, sebaiknya bicarakannya bersama dengannya ya.

Saat anak perempuan berusia 4 tahun melihat pembalut atau tampon dan bertanya apa fungsinya, maka ibu dapat menjelaskan bahwa, “perempuan akan mengeluarkan darah setiap bulan dan itu disebut menstruasi. Darah yang keluar bukan karena terluka, ini bersifat alami. Tampon atau pembalut berfungsi untuk menampung darah, sehingga tidak tembus ke pakaian dalam”.

Baca juga: Harus Tahu, Masalah Menstruasi yang Enggak Boleh Diabaikan

Selama bertahun-tahun ibu dapat memberi penjelasan lebih banyak. Sehingga saat usia 6 atau 7 tahun, kebanyakan anak dapat memahami dasar-dasar menstruasi. Hal yang perlu ibu bicarakan tergantung pada usia dan tingkat perkembangan anak. Berikut beberapa pertanyaan yang ditanyakan sebagian besar anak:

  • Kapan terjadi menstruasi pada perempuan?

Ibu dapat menjawabnya bahwa sebagian besar perempuan mendapatkan menstruasi pertama kali saat usia antara 10 dan 15 tahun. usia rata-rata adalah 12 tahun, tapi tubuh setiap perempuan memiliki jadwal sendiri. Meskipun tidak ada usia yang pasti, ada beberapa petunjuk menstruasi akan terjadi. Biasanya, jika seorang gadis mendapat menstruasi sekitar 2 tahun setelah payudaranya mulai berkembang. Tanda lainnya adalah keluarnya cairan keputihan (semacam lendir) yang mungkin bisa dilihat dan rasakan di pakaian dalamnya. 

  • Apa yang menyebabkan menstruasi?

Suatu fase perubahan hormon dalam tubuh. Ovarium melepaskan hormon estrogen dan progesteron yang menyebabkan lapisan rahim menumpuk. Lapisan rahim yang siap untuk telur yang dibuahi kemudian pecah dan berdarah. Biasanya, diperlukan satu bulan untuk lapisan menumpuk, lalu rusak. Itulah sebabnya sebagian besar perempuan mendapatkan menstruasi sekali sebulan. 

  • Bisakah seorang gadis hamil segera setelah haid dimulai?

Jelaskan bahwa anak perempuan bisa hamil segera setelah menstruasi dimulai, bahkan mungkin sebelum menstruasi dimulai. Ini karena hormon seorang gadis mungkin sudah aktif. Hormon mungkin menyebabkan ovulasi (melepaskan sel telur dari ovarium) dan membangun dinding rahim. Dari pertanyaan ini mungkin ibu bisa menyampaikan pesan-pesan khusus pada anak perempuan, misalnya ia harus mulai menjaga diri dari lawan jenis, dan sebagainya. 

Baca juga: Menstruasi Tidak Teratur, Apa yang Harus Dilakukan?

Persiapkan Kebutuhan saat Menstruasi

Banyak gadis yang takut mereka mendapatkan menstruasi pertama di sekolah atau saat mereka jauh dari rumah. Untuk membantu anak merasa siap, belilah dompet penyimpan kecil berritsleting dan simpan beberapa pembalut dan celana dalam bersih di sana. Katakan pada dia untuk selalu membawa dompet itu dan membawa satu kantong untuk berjaga-jaga. 

Jelaskan juga bagaimana cara menghadapi ketakutan akan bocor atau menstruasi yang tembus. Katakan padanya bahwa jika celana dalamnya kotor, dia bisa membungkusnya dengan kantong plastik kecil atau kertas toilet dan simpan di tas untuk dibersihkan di rumah. Sementara itu, simpan pembalut yang kotor di kantong plastik kecil atau kertas toilet dan buang di toilet. Ganti pembalut dan celana dalam kotor dengan yang bersih. 

Itulah sekiranya gambaran bagaimana menjelaskan menstruasi dan cara menghadapinya pada anak perempuan. Jika terjadi masalah kesehatan mengenai menstruasi anak, segeralah bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui penanganannya. Tanpa perlu keluar rumah, ibu bisa berbicara dengan dokter dengan download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2020. Talking to Your Child About Periods.
WebMD. Diakses pada 2020. Your Daughter’s First Period: Help Her Be Ready.