Advertisement

Catat, Ini Beda Dietisien dan Nutrisionis

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   09 Juni 2025

Dietisien adalah tenaga profesional kesehatan yang memberikan layanan medis di bidang nutrisi dan diet. 

Catat, Ini Beda Dietisien dan NutrisionisCatat, Ini Beda Dietisien dan Nutrisionis

DAFTAR ISI

  1. Pengertian Dietisien
  2. Pengertian Nutrisionis
  3. Kenali Perbedaan Dietisien dan Nutrisionis

Pernahkah kamu merasa bingung harus menemui siapa saat ingin memperbaiki pola makan, menurunkan berat badan, atau menangani masalah gizi tertentu?

Banyak orang mengira dietisien dan nutrisionis adalah profesi yang sama. Padahal, meskipun keduanya berperan dalam hal nutrisi dan kesehatan, dietisien dan nutrisionis memiliki tanggung jawab serta kualifikasi yang berbeda.

Agar kamu tidak salah memilih tenaga profesional yang sesuai dengan kebutuhan kesehatanmu, yuk pahami perbedaan keduanya di bawah ini!

Pengertian Dietisien

Dietisien adalah tenaga profesional kesehatan yang memiliki kualifikasi akademik dan lisensi resmi untuk memberikan layanan medis di bidang nutrisi dan diet. 

Mereka biasanya sudah menjalani pendidikan formal di bidang gizi, menyelesaikan program magang terakreditasi, serta lulus ujian sertifikasi nasional atau internasional.

Dietisien bekerja di rumah sakit, klinik, puskesmas, atau fasilitas kesehatan lainnya, dan berwenang menangani pasien dengan kondisi medis tertentu, seperti:

  • Diabetes
  • Penyakit ginjal
  • Kanker
  • Gangguan makan (eating disorder)
  • Gizi buruk pada anak atau lansia

Selain merancang pola makan, dietisien juga berperan aktif dalam proses penyembuhan dan pemulihan pasien, termasuk memberikan edukasi nutrisi secara klinis yang berbasis bukti ilmiah.

Pengertian Nutrisionis

Nutrisionis adalah tenaga ahli gizi yang memiliki pengetahuan dalam bidang ilmu nutrisi, tetapi belum tentu memiliki izin praktik klinis atau kualifikasi medis yang setara dengan dietisien.

Nutrisionis umumnya bekerja di bidang promosi kesehatan, kebugaran, konsultasi gaya hidup sehat, atau edukasi gizi masyarakat. Mereka berfokus pada:

  • Penerapan pola makan seimbang
  • Penurunan berat badan secara sehat
  • Edukasi gizi pada kelompok usia tertentu (anak, remaja, ibu hamil)
  • Pencegahan penyakit melalui pola makan

Meski tidak menangani terapi medis untuk penyakit, peran nutrisionis tetap penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat dan pencegahan masalah gizi.

Baca juga: 7 Tips Menerapkan Pola Makan Sehat yang Mudah Dilakukan.

Kenali Perbedaan Dietisien dan Nutrisionis

Banyak orang masih mengira bahwa dietisien dan nutrisionis adalah profesi yang sama. 

Padahal, meskipun sama-sama berurusan dengan makanan dan kesehatan, kedua profesi ini memiliki cakupan keilmuan, peran, serta wewenang yang berbeda.

Supaya kamu tidak salah pilih saat ingin berkonsultasi soal gizi, yuk kenali perbedaan keduanya lewat penjelasan berikut:

1. Fokus Keilmuan yang Berbeda

Dietisien merupakan tenaga kesehatan profesional yang telah menyelesaikan pendidikan formal di bidang gizi klinis. 

Mereka diwajibkan menjalani praktik kerja profesi atau magang rumah sakit, dan lulus uji kompetensi untuk mendapatkan gelar serta Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai bukti legal untuk praktik. 

Sementara itu, nutrisionis juga berasal dari latar pendidikan gizi, namun tidak selalu menjalani pelatihan klinis atau sertifikasi yang mewajibkan praktik di rumah sakit. 

Nutrisionis bisa bekerja di berbagai bidang, seperti promosi kesehatan, industri makanan, atau edukasi masyarakat tentang pentingnya nutrisi seimbang.

2. Ruang Lingkup dan Fokus Pekerjaan

Dietisien memiliki ruang lingkup yang lebih berfokus pada aspek medis. Mereka merancang diet khusus berdasarkan kondisi penyakit pasien, seperti diabetes, hipertensi, kanker, atau gangguan makan. 

Dietisien bekerja sama dengan dokter dan bagian medis lainnya untuk memberikan terapi nutrisi medis (Medical Nutrition Therapy).

Berbeda dengan itu, nutrisionis lebih banyak berperan dalam mendukung gaya hidup sehat secara umum. 

Mereka memberikan edukasi tentang pola makan sehat, membantu program penurunan berat badan, atau merancang kampanye gizi untuk komunitas.

3. Di Mana Mereka Bekerja?

Kamu bisa menemukan dietisien di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik gizi, puskesmas, bahkan ICU atau unit perawatan paliatif. 

Mereka terlibat langsung dalam penanganan pasien dan proses pemulihan berdasarkan diagnosis dokter.

Sementara itu, nutrisionis biasanya bekerja di tempat yang lebih luas dan non-medis, misalnya di pusat kebugaran, lembaga pemerintahan, organisasi non-profit, perusahaan makanan dan minuman, atau program edukasi gizi di sekolah dan masyarakat.

Butuh saran seputar nutrisi dan gizi sehari-hari? Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.

4. Siapa yang Perlu Berkonsultasi?

Kalau kamu sedang menjalani pengobatan penyakit tertentu dan membutuhkan pengaturan makan yang spesifik dan aman secara medis, maka dietisien adalah pilihan yang tepat. 

Mereka bisa membuat rencana makan terpersonalisasi berdasarkan kebutuhan medis kamu.

Namun, jika kamu ingin memperbaiki pola makan harian, menerapkan gaya hidup sehat, atau menurunkan berat badan tanpa keluhan kesehatan khusus, nutrisionis bisa jadi partner yang baik. 

Mereka akan membantumu memahami konsep gizi seimbang dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

5. Tujuan Konsultasi yang Berbeda

Konsultasi dengan dietisien bertujuan untuk menunjang penyembuhan penyakit atau mendukung kondisi medis tertentu lewat intervensi nutrisi. 

Fokus mereka adalah memperbaiki status gizi klinis, mempercepat pemulihan, serta mencegah komplikasi akibat penyakit.

Sementara itu, nutrisionis membantu kamu mencapai kesehatan optimal lewat edukasi dan perubahan pola makan.

Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, mencegah penyakit, serta membangun kebiasaan makan yang sehat dalam jangka panjang.

Nah, jika kamu memiliki masalah dengan pola makan atau ingin mengatur nutrisi untuk diet, kamu bisa hubungi dokter spesialis gizi melalui aplikasi Halodoc.

Tanpa perlu antre, kamu bisa konsultasi dari rumah dan dapat rekomendasi diet yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang dan mulai langkah sehatmu hari ini!

Referensi: 
Deakin University. Diakses pada 2025. What’s the difference between a nutritionist and a dietitian?. 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Dietitian.
Nutrition Society of Australia. Diakses pada 2025. What nutritionists do.