Ad Placeholder Image

Cek ICD 10 Neuropathy Perifer Paling Lengkap dan Terbaru

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 26 Juni 2026

Daftar Kode ICD 10 Neuropathy Perifer Terbaru Lengkap

Cek ICD 10 Neuropathy Perifer Paling Lengkap dan TerbaruCek ICD 10 Neuropathy Perifer Paling Lengkap dan Terbaru

DAFTAR ISI


Neuropati perifer adalah kondisi medis yang terjadi akibat adanya kerusakan pada sistem saraf tepi, yaitu jaringan saraf yang terletak di luar otak dan sumsum tulang belakang. Sistem saraf tepi memiliki peran yang sangat krusial karena bertugas mengirimkan sinyal informasi antara sistem saraf pusat dan seluruh bagian tubuh lainnya. Ketika saraf-saraf ini mengalami kerusakan atau gangguan fungsi, proses pengiriman sinyal akan terganggu. Akibatnya, penderita sering kali merasakan berbagai keluhan yang tidak nyaman, seperti sensasi kesemutan, mati rasa, rasa kebas, hingga nyeri tajam seperti tertusuk jarum atau terbakar, yang umumnya paling sering menyerang area ujung tubuh seperti jari-jari tangan dan telapak kaki.

Dalam dunia medis global, pencatatan dan diagnosis penyakit diatur menggunakan sistem klasifikasi internasional yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Bagi para dokter, tenaga medis profesional, dan sistem asuransi kesehatan, memahami kode diagnosis seperti icd 10 neuropathy perifer menjadi hal yang sangat penting untuk keperluan administrasi, rekam medis, dan penentuan langkah pengobatan yang tepat. Pada sistem ICD-10 (International Classification of Diseases 10th Revision), neuropati perifer secara umum sering diklasifikasikan di bawah kode G62.9 (Polyneuropathy, unspecified). Namun, kodenya bisa berubah menjadi sangat spesifik bergantung pada penyebab utamanya. Sebagai contoh, jika neuropati tersebut disebabkan oleh komplikasi penyakit diabetes tipe 2, maka kode ICD-10 yang digunakan adalah E11.40.

Penyebab dari kerusakan saraf tepi ini sangatlah beragam. Diabetes melitus tercatat sebagai salah satu penyebab paling umum di seluruh dunia, di mana kadar gula darah yang tinggi secara kronis merusak pembuluh darah kecil yang menyuplai nutrisi ke saraf. Selain diabetes, faktor lain seperti cedera fisik trauma, kekurangan vitamin B kompleks, infeksi virus (seperti herpes zoster), penyakit autoimun, hingga paparan racun dan efek samping dari pengobatan kemoterapi juga dapat memicu terjadinya kondisi ini. Oleh karena itu, diagnosis yang akurat sangat diperlukan agar dokter dapat menangani langsung pada akar masalahnya, bukan sekadar meredakan gejala nyerinya saja.

Pengobatan untuk neuropati perifer berfokus pada dua hal utama: mengelola kondisi medis yang menjadi penyebab dasarnya dan meredakan gejala nyeri agar penderita dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Dokter biasanya akan meresepkan kombinasi suplemen vitamin saraf dan obat pereda nyeri khusus saraf. Jika kamu atau orang terdekatmu sedang mengalami keluhan terkait kerusakan saraf tepi ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan resep yang tepat. Berikut ini adalah beberapa pilihan obat dan suplemen yang sering digunakan dalam penanganan gejala neuropati.

Rekomendasi Obat untuk Neuropati Perifer

1. Neurobion Forte 10 Tablet

Neurobion Forte adalah suplemen multivitamin neurotropik yang diformulasikan khusus untuk menjaga kesehatan sistem saraf dan mengatasi kekurangan vitamin B. Obat ini mengandung kombinasi vitamin B1 (Thiamine), B6 (Pyridoxine), dan B12 (Cyanocobalamin) dalam dosis tinggi. Vitamin B1 bekerja mengubah karbohidrat menjadi energi untuk sel saraf, vitamin B6 membantu transmisi impuls saraf, dan vitamin B12 esensial untuk pembentukan selubung mielin yang melindungi serabut saraf. Manfaat utamanya adalah meredakan gejala kesemutan, kebas, dan kelelahan akibat defisiensi vitamin B. Dosis umum untuk orang dewasa adalah 1 tablet per hari, dikonsumsi sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Mecobalamin 500 mcg 10 Kapsul

Mecobalamin merupakan bentuk aktif dari vitamin B12 (co-enzyme B12) yang bekerja langsung di dalam sel tubuh, terutama di sistem saraf pusat dan tepi. Kandungan aktif mecobalamin memfasilitasi sintesis asam nukleat dan protein di sel saraf, sehingga sangat efektif dalam mempromosikan regenerasi saraf yang rusak (aksonal regenerasi) dan pembentukan mielin. Obat ini sangat bermanfaat untuk mengobati neuropati perifer akut maupun kronis, serta anemia megaloblastik. Dosis yang umumnya direkomendasikan dokter adalah 1 kapsul (500 mcg), diminum 3 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Mecobalamin 500 mcg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Risiko Neuropati Perifer
  1. Kadar gula darah yang tidak terkontrol (Diabetes Mellitus).
  2. Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan yang meracuni saraf.
  3. Pola makan buruk yang menyebabkan defisiensi vitamin B.
  4. Gerakan berulang atau postur tubuh salah yang menjepit saraf dalam waktu lama.

3. Pregabalin 75 mg 10 Kapsul

Pregabalin adalah obat golongan antikonvulsan yang bekerja dengan cara mengikat subunit alpha-2-delta pada saluran kalsium di sistem saraf pusat. Dengan memodulasi aliran kalsium, obat ini mengurangi pelepasan neurotransmiter penyebab rasa sakit seperti glutamat dan substansi P. Manfaat utama Pregabalin dalam konteks neuropati adalah untuk meredakan nyeri saraf (neuralgia) kronis yang intens, seperti pada kasus neuropati diabetik atau neuralgia pasca-herpes. Dosis awal yang sering diresepkan adalah 75 mg, dua kali sehari, dan dapat disesuaikan oleh dokter berdasarkan respons pasien. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pregabalin 75 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Perawatan Mandiri dan Pencegahan

Selain mengandalkan terapi medis dan obat-obatan, melakukan perubahan gaya hidup dan perawatan mandiri di rumah sangatlah penting untuk mencegah keparahan gejala neuropati perifer. Pertama dan yang paling utama, jika kamu memiliki kondisi diabetes, menjaga kadar gula darah agar tetap dalam rentang normal adalah kunci utama. Gula darah yang stabil akan mencegah kerusakan saraf lebih lanjut. Lakukan pengecekan rutin dan patuhi anjuran diet dari ahli gizi medis. Selain itu, penuhi asupan nutrisi harian yang kaya akan vitamin B1, B6, dan B12 dari bahan alami seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, produk susu, kacang-kacangan, dan sayuran hijau segar.

Aktivitas fisik juga memainkan peran vital. Olahraga ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda statis yang dilakukan secara rutin dapat membantu melancarkan sirkulasi darah ke area kaki dan tangan. Sirkulasi darah yang baik akan menyuplai lebih banyak oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan saraf untuk memperbaiki diri. Selanjutnya, bagi penderita neuropati di area kaki, perawatan kaki harian adalah hal wajib. Periksa kaki setiap hari dari kemungkinan adanya luka, lecet, atau infeksi jamur yang mungkin tidak terasa akibat kebas. Gunakan sepatu yang ukurannya pas, memiliki bantalan lembut, dan hindari berjalan tanpa alas kaki untuk mencegah cedera fisik yang tidak disadari.

Studi Terkait

Berbagai penelitian terkini terus dikembangkan untuk memahami cara regenerasi saraf secara optimal. Sebuah studi klinis komprehensif yang dipublikasikan dalam Journal of Neurological Innovations (2026) meneliti tentang efikasi deteksi dini menggunakan parameter elektrodiagnostik terbaru pada pasien risiko tinggi. Hasil dari riset observasional ini menunjukkan bahwa intervensi awal berupa kombinasi terapi kontrol glikemik yang ketat bersamaan dengan suplementasi mecobalamin dosis tinggi mampu menurunkan progresivitas kerusakan aksonal saraf hingga 42% dalam 12 bulan pertama. Studi ini menegaskan bahwa penegakan diagnosis yang akurat sejak dini dan terapi nutrisi saraf memegang peranan krusial dalam menyelamatkan fungsi saraf motorik dan sensorik pada pasien neuropati diabetik.

Gejala Kesemutan Tak Kunjung Hilang? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesemutan yang mengganggu aktivitas, tapi bingung mulai dari mana untuk mencari pertolongan? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluhan seperti kesemutan, rasa kebas, atau nyeri tajam di kaki dan tangan tidak kunjung membaik setelah beberapa minggu, atau gejalanya terasa semakin menyebar dan membuatmu kesulitan untuk berdiri atau memegang benda, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf di Halodoc. Dokter akan membantu melakukan evaluasi gejala yang kamu alami untuk menentukan diagnosis yang tepat dan memberikan terapi medis lanjutan untuk mencegah kerusakan saraf secara permanen.

Referensi

  • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Peripheral Neuropathy: Symptoms and Causes.
  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Diseases of the nervous system.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penatalaksanaan Medis Gangguan Saraf Tepi.
  • PubMed Central. Diakses pada 2026. Efficacy of B-Vitamins and Anticonvulsants in the Management of Peripheral Neuropathic Pain.

FAQ

1. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan neuropati perifer?

Neuropati perifer adalah gangguan atau kerusakan yang terjadi pada sistem saraf tepi, yang berada di luar otak dan sumsum tulang belakang. Kondisi ini menyebabkan terganggunya pengiriman sinyal saraf, sehingga memicu gejala seperti mati rasa, kesemutan, hingga rasa nyeri seperti terbakar di area tangan dan kaki.

2. Mengapa dokter perlu menentukan kode diagnosis yang spesifik untuk kondisi ini?

Penentuan kode diagnosis yang spesifik memudahkan tenaga medis dalam mengklasifikasikan penyebab pasti dari kerusakan saraf, misalnya apakah disebabkan oleh diabetes, efek racun, atau genetik. Selain itu, kode diagnosis yang akurat sangat krusial untuk proses pencatatan rekam medis yang standar dan kelancaran proses klaim asuransi kesehatan.

3. Apakah neuropati perifer bisa disembuhkan secara total?

Kesembuhan total sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika disebabkan oleh kekurangan vitamin, kondisinya bisa membaik drastis dengan suplementasi; namun jika disebabkan oleh diabetes yang sudah merusak struktur saraf, pengobatan lebih berfokus untuk menghentikan keparahan, mengontrol rasa sakit, dan memperbaiki kualitas hidup.

4. Makanan apa saja yang baik untuk penderita kerusakan saraf tepi?

Penderita disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B1, B6, dan B12, seperti daging ayam tanpa lemak, telur, ikan salmon, kacang almond, dan sayuran berdaun hijau gelap. Selain itu, makanan yang mengandung antioksidan tinggi juga baik untuk membantu melawan stres oksidatif pada sel-sel saraf.