Ad Placeholder Image

Cek Kode ICD 10 Plantar Fasciitis dan Penjelasan Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 26 Juni 2026

Daftar Kode ICD 10 Plantar Fasciitis Terbaru dan Lengkap

Cek Kode ICD 10 Plantar Fasciitis dan Penjelasan LengkapCek Kode ICD 10 Plantar Fasciitis dan Penjelasan Lengkap

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan sensasi nyeri yang menusuk tajam di bagian bawah tumit, terutama saat mengambil langkah pertama di pagi hari sesudah bangun tidur? Jika iya, besar kemungkinan kamu sedang mengalami suatu kondisi peradangan pada telapak kaki. Dalam rekam medis dan sistem diagnosis global, kondisi ini diklasifikasikan dengan kode icd 10 plantar fasciitis, yaitu M72.2 yang merujuk pada Plantar fascial fibromatosis.

Plantar fascia sendiri adalah sebuah pita jaringan yang sangat tebal (ligamen) yang membentang di sepanjang bagian bawah kaki kamu. Jaringan ini menghubungkan tulang tumit ke jari-jari kaki dan bertindak seperti tali busur yang menyerap guncangan serta menopang lengkungan (arch) telapak kaki. Ketika tekanan pada pita ini menjadi terlalu besar, robekan-robekan kecil dapat terjadi pada jaringan. Robekan yang berulang ini akan memicu peradangan, iritasi, dan rasa sakit yang berdenyut.

Nyeri akibat plantar fasciitis biasanya paling terasa di pagi hari, atau setelah kamu duduk maupun berdiri dalam waktu yang sangat lama. Rasa sakit ini umumnya akan sedikit mereda setelah kamu mulai berjalan dan meregangkan kaki, tetapi bisa kembali memburuk jika kamu terus-menerus beraktivitas berat tanpa istirahat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penanganan yang tepat agar aktivitas harianmu tidak terus-terusan terganggu oleh nyeri tumit ini.

Rekomendasi Obat Plantar Fasciitis

Untuk meredakan peradangan dan nyeri hebat akibat plantar fasciitis, kamu bisa mempertimbangkan penggunaan beberapa obat pereda nyeri. Berikut adalah rekomendasinya:

1. Ibuprofen 400 mg 10 Tablet

Ibuprofen adalah obat golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang memicu timbulnya rasa sakit dan peradangan. Untuk penderita plantar fasciitis, obat ini sangat efektif mengurangi pembengkakan di area tumit sekaligus menekan rasa nyeri tajam saat berjalan. Dosis umum untuk orang dewasa biasanya adalah 1 tablet (400 mg) yang diminum 3-4 kali sehari sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ibuprofen 400 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Panadol Extra 10 Kaplet

Panadol Extra mengandung Paracetamol 500 mg dan Caffeine 65 mg. Paracetamol bekerja secara sentral pada pusat pengatur suhu dan nyeri di otak, sementara kafein berfungsi untuk meningkatkan efektivitas efek pereda nyeri (analgesik) dari paracetamol tersebut. Obat ini cocok bagi kamu yang memiliki masalah lambung dan tidak bisa mengonsumsi ibuprofen, namun tetap membutuhkan solusi cepat untuk nyeri tumit. Dosis untuk dewasa adalah 1 kaplet yang diminum 3-4 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Utama Plantar Fasciitis
  1. Berat Badan Berlebih: Obesitas memberikan tekanan esktra yang berat pada ligamen plantar fascia.
  2. Aktivitas Tertentu: Olahraga yang memberi banyak tekanan pada tumit seperti lari jarak jauh, balet, atau aerobik.
  3. Pekerjaan Berdiri: Pekerja pabrik, guru, atau profesi lain yang mengharuskan berdiri lama di permukaan keras.
  4. Bentuk Kaki: Memiliki telapak kaki datar (flat feet) atau lengkungan kaki yang terlalu tinggi memengaruhi distribusi berat tubuh.

3. Voltaren Emulgel 10 g

Voltaren Emulgel adalah sediaan topikal yang mengandung bahan aktif Diclofenac diethylamine. Obat ini diformulasikan khusus agar mudah menyerap melalui kulit langsung ke titik peradangan di bawah tumit. Cara kerjanya adalah menghambat enzim siklooksigenase yang bertanggung jawab atas proses peradangan secara lokal tanpa harus melewati sistem pencernaan secara masif. Oleskan gel secukupnya pada area tumit yang sakit sambil dipijat perlahan, lakukan 3-4 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Meredakan Nyeri Tumit

Selain mengandalkan obat-obatan, pemulihan plantar fasciitis juga sangat bergantung pada perubahan gaya hidup dan perawatan mekanis pada telapak kaki. Salah satu langkah terpenting adalah melakukan peregangan (stretching) secara rutin. Peregangan pada otot betis dan plantar fascia dapat membantu melenturkan jaringan ikat yang kaku. Kamu bisa melakukannya dengan duduk di kursi, menyilangkan kaki yang sakit di atas lutut kaki yang sehat, lalu menarik jari-jari kaki ke arah tulang kering hingga terasa tarikan di telapak kaki.

Cara lain yang sangat efektif adalah menggunakan terapi es. Kamu bisa membekukan botol air mineral kecil, lalu menggulirkannya di bawah telapak kakimu yang sakit dengan sedikit tekanan selama 15-20 menit. Suhu dingin akan secara instan menyempitkan pembuluh darah lokal sehingga mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa panas serta nyeri secara signifikan.

Jangan lupakan juga pentingnya menggunakan alas kaki yang tepat. Hindari berjalan tanpa alas kaki di atas permukaan lantai yang keras. Gunakan sepatu dengan penyangga lengkungan telapak kaki (arch support) yang baik dan sol yang empuk. Jika perlu, kamu dapat membeli orthotic insert atau bantalan silikon khusus tumit yang dijual di apotek untuk mengurangi tekanan langsung pada titik inflamasi saat kamu berjalan.

Studi Terkait

Penelitian mengenai tatalaksana plantar fasciitis terus berkembang pesat. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy pada awal tahun 2026 menyoroti efektivitas kombinasi Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT) dengan program peregangan terstruktur. Studi tersebut membuktikan bahwa pasien yang menerima terapi gelombang kejut ini mengalami penurunan rasa sakit sebesar 75% dalam waktu empat minggu, jauh lebih cepat dibandingkan pengobatan konservatif konvensional.

Lebih lanjut, publikasi dari The Foot and Ankle Medical Journal (2026) melaporkan bahwa pendekatan biomekanik menggunakan custom 3D-printed orthotics (sol dalam cetak 3D) mampu memperbaiki distribusi beban tubuh pada pasien plantar fasciitis kronis. Inovasi ini secara drastis mengurangi risiko kambuhnya peradangan (relaps) dalam observasi jangka panjang 12 bulan, membuka jalan baru bagi penderita yang kerap gagal sembuh hanya dengan obat minum.

Punya Keluhan Nyeri Tumit tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan nyeri tumit yang mengganggu aktivitas, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri pada tumitmu tidak membaik dalam 2–3 hari meski sudah istirahat, atau rasa sakitnya semakin parah hingga kamu tidak bisa menahan beban tubuh sama sekali, segera konsultasi dengan Fisioterapi dan Rehabilitasi di Halodoc.

Referensi

  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10) – M72.2 Plantar fascial fibromatosis.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Nyeri Muskuloskeletal.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Plantar fasciitis – Symptoms and causes.
  • PubMed. Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy (2026). Efficacy of Extracorporeal Shock Wave Therapy in Chronic Plantar Fasciitis.

FAQ

1. Apa sebenarnya penyebab utama plantar fasciitis?
Penyebab utamanya adalah tekanan atau regangan yang berlebihan pada ligamen plantar fascia di telapak kaki. Hal ini memicu robekan mikro yang akhirnya menyebabkan peradangan lokal dan rasa nyeri tajam, terutama saat berdiri setelah lama beristirahat.

2. Apakah plantar fasciitis bisa sembuh sendiri tanpa obat?
Dalam beberapa kasus ringan, kondisi ini bisa mereda dengan sendirinya asalkan kaki diistirahatkan dari aktivitas berat. Namun, pemulihannya membutuhkan waktu yang cukup lama (berbulan-bulan), sehingga intervensi berupa peregangan, kompres es, dan obat pereda nyeri sangat dianjurkan untuk mempercepat penyembuhan.

3. Apa kode ICD-10 untuk diagnosis plantar fasciitis?
Kode ICD-10 resmi untuk kondisi ini adalah M72.2. Kode ini merujuk pada diagnosis medis Plantar fascial fibromatosis yang digunakan oleh dokter dan pihak asuransi kesehatan di seluruh dunia.

4. Olahraga apa yang harus dihindari saat terkena plantar fasciitis?
Sebaiknya hindari olahraga yang memberikan tekanan tinggi dan benturan keras pada tumit. Beberapa contohnya adalah berlari, melompat, aerobik, dan menari balet, setidaknya sampai peradangan benar-benar pulih secara total.