Ad Placeholder Image

Daftar Kode ICD 10 Trombositopenia Terbaru dan Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 26 Juni 2026

Daftar Kode ICD 10 Trombositopenia Lengkap dan Terbaru

Daftar Kode ICD 10 Trombositopenia Terbaru dan LengkapDaftar Kode ICD 10 Trombositopenia Terbaru dan Lengkap

DAFTAR ISI


Kadar trombosit yang rendah di dalam darah atau yang secara medis dikenal sebagai trombositopenia, merupakan kondisi yang perlu mendapat perhatian khusus. Trombosit atau keping darah memiliki peran yang sangat krusial dalam proses pembekuan darah. Ketika jumlahnya menurun drastis di bawah batas normal (biasanya di bawah 150.000 mikroliter darah), tubuh kamu akan lebih rentan mengalami perdarahan, baik perdarahan luar maupun perdarahan dalam organ tubuh.

Dalam dunia medis global, pencatatan dan diagnosis penyakit diatur menggunakan sistem International Classification of Diseases revisi ke-10 (ICD-10). Sistem ini sangat penting bagi tenaga medis, rumah sakit, dan asuransi kesehatan untuk menyeragamkan klasifikasi penyakit. Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang diagnosis, kode spesifik, dan penanganan kondisi medis terkait icd 10 trombositopenia, sangat disarankan untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter agar mendapatkan evaluasi medis yang tepat dan terarah.

Pada klasifikasi ICD-10, trombositopenia umumnya masuk ke dalam blok penyakit darah dan organ pembentuk darah. Beberapa kode spesifik yang sering digunakan meliputi D69.3 untuk Immune thrombocytopenic purpura (ITP), D69.4 untuk Other primary thrombocytopenia, D69.5 untuk Secondary thrombocytopenia, dan D69.6 untuk Thrombocytopenia, unspecified. Pemilihan kode ini sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya, apakah karena autoimun, infeksi virus seperti demam berdarah dengue (DBD), efek samping obat-obatan, atau gangguan pada sumsum tulang.

Meskipun penanganan utama trombositopenia harus disesuaikan dengan penyebab spesifiknya di bawah pengawasan ketat dari dokter, menjaga asupan nutrisi yang mendukung produksi darah sangatlah penting. Tubuh membutuhkan asupan vitamin dan mineral tertentu seperti asam folat, vitamin B12, vitamin C, dan zat besi untuk memastikan sumsum tulang dapat memproduksi keping darah dengan optimal. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi suplemen yang sering digunakan sebagai terapi suportif dalam menjaga kesehatan darah.

Rekomendasi Suplemen dan Vitamin untuk Trombositopenia

Berikut adalah beberapa pilihan suplemen dan vitamin yang bisa kamu temukan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pembentuk sel darah:

1. Folavit 400 mcg 10 Tablet

Folavit 400 mcg adalah suplemen dengan kandungan aktif Asam Folat (Vitamin B9). Asam folat merupakan komponen yang sangat penting dalam pembentukan sel-sel baru di dalam tubuh, termasuk sel darah merah dan trombosit di sumsum tulang. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan produksi keping darah menurun, sehingga suplementasi ini sering direkomendasikan sebagai terapi pendukung.

Manfaat utama dari Folavit adalah mencegah dan mengatasi defisiensi asam folat, serta mendukung proses hematopoiesis (pembentukan darah) yang sehat. Dosis umum untuk orang dewasa biasanya adalah 1 tablet per hari, atau sesuai dengan anjuran dokter tergantung pada tingkat defisiensi yang dialami.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Folavit 400 mcg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Enervon-C Multivitamin 30 Tablet

Enervon-C merupakan multivitamin yang mengandung kombinasi Vitamin C (Asam Askorbat) dan Vitamin B Kompleks. Vitamin C memainkan peran ganda yang sangat penting: pertama, ia membantu penyerapan zat besi dari makanan atau suplemen lain, dan kedua, ia membantu menjaga integritas pembuluh darah kapiler, sehingga mengurangi risiko perdarahan spontan yang sering terjadi pada pasien trombositopenia.

Sementara itu, kandungan Vitamin B Kompleks di dalamnya bekerja mendukung metabolisme energi tubuh. Dosis umum penggunaan Enervon-C adalah 1 tablet per hari, dikonsumsi setelah makan untuk menghindari rasa perih di lambung bagi mereka yang memiliki riwayat asam lambung.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C Multivitamin 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Perdarahan Saat Trombosit Rendah
  1. Gunakan sikat gigi berbulu sangat lembut (soft) untuk mencegah gusi berdarah saat menyikat gigi.
  2. Hindari aktivitas fisik berat atau olahraga yang melibatkan kontak fisik (contact sports) untuk mencegah risiko memar dan trauma.
  3. Berhati-hati saat menggunakan benda tajam seperti pisau cukur; lebih disarankan menggunakan alat cukur elektrik.
  4. Hindari membuang ingus terlalu keras agar pembuluh darah kapiler di hidung tidak pecah (mimisan).

3. Sangobion 10 Kapsul

Sangobion adalah suplemen penambah darah yang diformulasikan dengan Ferrous Gluconate (zat besi), Manganese Sulfate, Copper Sulfate, Vitamin C, Folic Acid, dan Vitamin B12. Kombinasi komprehensif ini dirancang khusus untuk mengatasi anemia defisiensi besi dan membantu sumsum tulang meregenerasi sel-sel darah dengan lebih efisien.

Kandungan nutrisi lengkap dalam Sangobion menjadikannya pilihan yang baik untuk pemulihan kondisi hematologis secara umum. Dosis anjuran biasanya adalah 1 kapsul sehari sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. Mecobalamin 500 mcg 10 Kapsul

Mecobalamin merupakan bentuk aktif dari Vitamin B12 (cobalamin) yang secara langsung dapat digunakan oleh tubuh. Sama halnya dengan asam folat, Vitamin B12 adalah nutrisi esensial dalam proses pembentukan DNA dan pematangan sel darah di sumsum tulang. Trombositopenia sekunder terkadang dapat dipicu oleh defisiensi Vitamin B12 yang parah.

Obat ini bekerja dengan memperbaiki metabolisme asam nukleat dan protein di dalam saraf dan darah. Dosis biasanya disesuaikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis pasien, umumnya berkisar 1 kapsul yang diminum 3 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Mecobalamin 500 mcg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Menjaga Kadar Trombosit

Selain mengandalkan suplemen dan penanganan medis, kamu juga bisa membantu tubuh menjaga kadar keping darah tetap optimal melalui penyesuaian gaya hidup dan pola makan sehari-hari. Berikut adalah beberapa langkah alami yang sangat direkomendasikan:

  • Perbanyak Konsumsi Sayuran Hijau: Sayuran seperti bayam, kangkung, dan brokoli sangat kaya akan asam folat dan vitamin K. Vitamin K, meski tidak langsung menaikkan keping darah, sangat penting untuk proses pembekuan darah secara keseluruhan.
  • Rutin Makan Buah Kaya Vitamin C: Jeruk, kiwi, stroberi, dan jambu biji merah sangat disarankan. Jambu biji merah sering kali direkomendasikan untuk pasien demam berdarah karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi dapat mendukung sistem imun dan kesehatan kapiler darah.
  • Konsumsi Protein Tanpa Lemak: Daging merah tanpa lemak, ayam, ikan, dan telur adalah sumber vitamin B12 dan zat besi hewani yang sangat mudah diserap oleh tubuh (heme iron).
  • Hindari Konsumsi Alkohol: Alkohol dapat memberikan efek racun (toksik) secara langsung pada sumsum tulang dan memperlambat laju produksi sel darah, termasuk trombosit.
  • Hindari Obat Sembarangan: Beberapa jenis obat pereda nyeri yang dijual bebas (seperti ibuprofen atau aspirin) dapat mengganggu fungsi pembekuan darah atau menurunkan jumlah keping darah. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat baru.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala seperti memar yang tidak wajar, bintik-bintik merah di kulit (petechiae), gusi sering berdarah, atau mimisan yang sulit berhenti dalam 2–3 hari, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Studi Terkait

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Hematology and Blood Disorders pada awal tahun 2026 menyoroti pentingnya keakuratan pengodean medis menggunakan standar ICD. Studi tersebut menemukan bahwa penggunaan kode ICD yang presisi untuk berbagai varian trombositopenia secara signifikan meningkatkan kecepatan dan ketepatan intervensi medis di ruang gawat darurat. Selain itu, riset klinis lain dari Global Health Data Review (2026) menekankan efektivitas pemberian nutrisi suportif seperti kombinasi asam folat tinggi dan vitamin B12 dalam mempercepat masa pemulihan pasien trombositopenia pasca-infeksi virus endemik tropis.

Referensi

  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Diseases of the blood and blood-forming organs and certain disorders involving the immune mechanism (D50-D89).
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Thrombocytopenia (low platelet count) – Symptoms and causes.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kelainan Darah dan Sistem Imun.
  • National Center for Biotechnology Information (PubMed). Diakses pada 2026. Diagnostic approaches and management of immune thrombocytopenia: current standards.

FAQ

1. Apa arti kode D69.3 pada ICD-10?

Kode D69.3 dalam sistem ICD-10 secara spesifik merujuk pada kondisi Idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP) atau Immune thrombocytopenic purpura. Ini adalah gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menghancurkan keping darahnya sendiri.

2. Apakah jumlah trombosit yang rendah selalu menandakan penyakit berbahaya?

Tidak selalu. Trombosit yang sedikit rendah bisa bersifat sementara, misalnya akibat infeksi virus ringan, kekurangan vitamin, atau efek samping obat tertentu. Namun, jika kadarnya turun drastis (di bawah 50.000), hal ini memerlukan penanganan medis segera karena berisiko memicu perdarahan spontan.

3. Bolehkah penderita trombositopenia mengonsumsi vitamin C dosis tinggi?

Vitamin C umumnya aman dan baik untuk memperkuat pembuluh darah. Namun, konsumsi dosis tinggi, terutama suplemen buatan, harus tetap dikonsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam, terutama jika kamu memiliki riwayat masalah lambung atau ginjal.

4. Mengapa dokter spesialis penyakit dalam yang menangani kasus ini?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam (khususnya subspesialis Hematologi-Onkologi Medik) memiliki keahlian mendalam mengenai gangguan darah, sumsum tulang, dan kelenjar getah bening. Mereka kompeten untuk melacak penyebab pasti turunnya keping darah, mulai dari autoimun, infeksi, hingga keganasan, serta memberikan pengobatan yang sesuai dengan standar ICD-10.