Diabetes MODY: Waspadai Gejala Gula Darah di Usia Muda
Diabetes MODY adalah diabetes monogenik usia muda akibat mutasi gen atau malnutrisi yang mengganggu fungsi pankreas.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Diabetes MODY? (Diabetes Tipe 5)
- Penyebab Utama dan Mekanisme Terjadinya Diabetes MODY
- Mengapa Diabetes MODY Semakin Mengintai Generasi Muda?
- Kenali Gejala dan Ciri Fisik yang Khas
- Langkah Penanganan Diabetes MODY
- Kapan Kamu Harus Konsultasi ke Dokter?
Selama ini, mungkin kamu hanya familiar dengan diabetes tipe 1 yang bersifat autoimun atau tipe 2 yang identik dengan gaya hidup tidak sehat pada orang dewasa. Namun, ada satu jenis yang perlu kamu waspadai karena sering menyerang usia muda di bawah 25 tahun, yaitu diabetes MODY (Maturity Onset Diabetes of the Young).
Kondisi ini sering kali terabaikan karena gejalanya yang samar dan tidak seperti diabetes pada umumnya. Penting bagi kamu untuk memahami bahwa diabetes tidak selalu terkait dengan berat badan berlebih.
Mari telusuri lebih dalam mengenai penyebab, gejala unik, serta langkah medis yang tepat untuk mengelola kondisi ini secara efektif sejak dini.
Apa Itu Diabetes MODY? (Diabetes Tipe 5)
Secara medis, diabetes MODY diklasifikasikan sebagai diabetes monogenik. Artinya, penyakit ini dipicu oleh mutasi pada satu gen tertentu yang mengganggu kemampuan pankreas dalam menghasilkan insulin.
Menariknya, pada tahun 2025, International Diabetes Federation (IDF) secara resmi mulai memberikan perhatian lebih pada variasi ini, yang juga sering disebut sebagai diabetes Tipe 5 ini, terutama pada kasus yang berkaitan erat dengan riwayat malnutrisi jangka panjang.
Penyebab Utama dan Mekanisme Terjadinya Diabetes MODY
Berbeda dengan tipe 2 yang dipicu oleh resistensi insulin akibat obesitas, diabetes MODY terjadi karena adanya kegagalan fungsi sel beta pankreas. Ada dua pemicu utama yang menyebabkan kondisi ini:
- Mutasi genetik tunggal: Mutasi pada gen tertentu menyebabkan pankreas tidak “tahu” kapan harus melepaskan insulin atau bagaimana cara memproduksinya dengan benar. Kondisi ini sering kali bersifat keturunan.
- Malnutrisi jangka panjang: Salah satu temuan medis terbaru menunjukkan bahwa kekurangan nutrisi yang terjadi sejak masa pertumbuhan dapat menghambat perkembangan pankreas. Jika organ ini tidak tumbuh maksimal, produksi insulin (hormon pengatur gula darah) akan sangat terbatas, sehingga memicu diabetes MODY.
Faktor lingkungan seperti keterbatasan akses gizi seimbang dan kemiskinan juga berperan besar dalam memperparah risiko ini lintas generasi.
Mengapa Diabetes MODY Semakin Mengintai Generasi Muda?
Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa penyakit yang dulunya dianggap langka ini sekarang semakin mengintai generasi muda? Jawabannya terletak pada pergeseran gaya hidup dan pemahaman tentang nutrisi.
Banyak anak muda saat ini terjebak dalam pola makan “asal kenyang” atau hanya mengonsumsi apa yang enak di lidah tanpa memperhatikan keseimbangan gizi.
Kebiasaan sering melewatkan jam makan karena kesibukan atau terlalu sering mengonsumsi karbohidrat olahan (seperti mie instan dan junk food) dapat memicu defisiensi gizi mikro.
Padahal, di usia muda, organ tubuh seperti pankreas sedang berada dalam fase perkembangan krusial. Jika asupan vitamin dan mineral diabaikan, risiko munculnya diabetes MODY akan meningkat drastis.
Jadi, meskipun faktor genetik memegang peranan, gaya hidupmu sehari-hari tetap menjadi kunci utama dalam memicu atau mencegah penyakit ini.
Kenali Gejala dan Ciri Fisik yang Khas
Salah satu tantangan dalam mendeteksi diabetes MODY adalah gejalanya yang sering samar dan mirip dengan tanda kelelahan biasa atau kekurangan gizi. Namun, kamu bisa memperhatikan beberapa indikator berikut:
- Indeks massa tubuh (IMT) rendah: Berbeda dengan penderita diabetes tipe 2 yang biasanya mengalami kelebihan berat badan, penderita diabetes MODY sering kali memiliki IMT kurang dari 18,5 (tergolong kurus). Pahami juga informasi mengenai Apa Itu Diabetes Tipe 2? Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya berikut ini.
- Gejala klasik diabetes: Meningkatnya rasa haus yang ekstrem, sering buang air kecil (terutama di malam hari), dan pandangan kabur.
- Kelelahan kronis: Kamu merasa lemas sepanjang waktu meskipun sudah beristirahat, yang sering disertai dengan sakit kepala.
- Penyembuhan luka yang lambat: Jika kamu memiliki luka atau bisul yang tidak kunjung sembuh dalam waktu lama, ini bisa menjadi alarm bagi kadar gula darah yang tinggi.
Langkah Penanganan Diabetes MODY
Jika terdeteksi mengalami diabetes MODY, langkah penanganannya sangat spesifik dan berbeda dari jenis diabetes lainnya. Fokus utamanya adalah mendukung fungsi pankreas yang tersisa. Berikut tindakan yang bisa dokter lakukan:
- Pengelolaan insulin dosis rendah: Penderita diabetes MODY biasanya tidak membutuhkan asupan insulin dalam jumlah besar seperti tipe 1. Terapi sering kali melibatkan penggunaan insulin dosis kecil untuk menjaga stabilitas gula darah.
- Perbaikan kualitas gizi: Kamu harus fokus pada asupan protein berkualitas dan secara drastis mengurangi karbohidrat olahan. Kamu juga perlu lebih memperhatikan gizi mikro (vitamin dan mineral) untuk mendukung metabolisme tubuh. Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.
- Monitoring mandiri: Melakukan cek gula darah secara rutin adalah kewajiban untuk mencegah komplikasi jangka panjang pada ginjal atau saraf.
Jika punya pertanyaan lain terkait perawatan diabetes lainnya, Ini Pilihan Dokter Spesialis yang Akan Bantu Perawatan Diabetes untuk kamu hubungi.
Kapan Kamu Harus Konsultasi ke Dokter?
Mengingat diabetes MODY bersifat progresif namun sering tidak disadari, deteksi dini melalui skrining medis adalah satu-satunya cara terbaik.
Jika kamu berusia di bawah 25 tahun, memiliki tubuh cenderung kurus, namun sering merasakan gejala haus berlebih dan lemas, jangan menunda untuk memeriksakan diri.
Itulah penjelasan seputar diabetes MODY yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait kondisi ini, hubungi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc saja!
Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:



