• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Fakta tentang Golongan Darah AB

Ini 5 Fakta tentang Golongan Darah AB

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Tahukah kamu, tubuh manusia mengandung sekitar 8 sampai 10 liter darah tergantung ukuran individu. Namun, komposisi darah pada tiap orang tidak sama. Hal inilah yang membuat golongan darah pada seseorang. 

Baca juga: Inilah Kepribadian Menurut Golongan Darah

Golongan darah seseorang tergantung pada gen yang diturunkan oleh ibu atau ayah orang tersebut. Seperti yang sudah kita ketahui, golongan darah dibagi menjadi empat kategori utama, yaitu A, B, O, dan AB. Namun, kali ini kita akan membahas secara spesifik tentang golongan darah AB. 

Bagi kamu yang bergolongan darah AB, mengetahui lebih jauh tentang golongan darah tersebut, dapat memudahkan kamu dalam proses transfusi darah ketika diperlukan nanti. Berikut ini fakta-fakta tentang golongan darah AB:

1. Golongan Darah AB Memiliki Antigen A dan B

Menurut National Institutes of Health, golongan darah seseorang didasarkan pada ada tidaknya molekul atau protein tertentu yang disebut antigen pada permukaan sel darah mereka. Dua antigen utama yang digunakan untuk menentukan golongan darah dikenal sebagai antigen A dan antigen B. Nah, individu dengan golongan darah AB memiliki kedua antigen tersebut.

2. Dibagi Menjadi AB Negatif dan Positif

Cara pengelompokan jenis darah yang paling populer adalah sistem ABO. Sistem ini digunakan untuk menentukan berbagai jenis antigen dalam sel darah merah dan antibodi dalam plasma.

Sistem ABO kemudian membagi empat golongan darah utama menjadi delapan. Hal ini karena beberapa sel darah merah memiliki faktor Rh, yang disebut juga antigen RhD. Bila sel darah merah mengandung antigen RhD, itu berarti mereka RhD positif. Bila tidak, mereka RhD negatif. Jadi, golongan darah AB pun dibagi menjadi dua jenis, yaitu AB+ dan AB-.

Baca juga: 5 Cara Diet Golongan Darah AB

3. Golongan Darah AB adalah Golongan Darah yang Langka

Dibanding golongan darah yang lain, golongan darah AB lebih jarang ditemukan alias langka. Di Amerika Serikat, hanya 4 persen orang dari jumlah populasi yang memiliki golongan darah AB+, sedangkan hanya 1 persen orang yang memiliki golongan darah AB-. Di Asia, pemilik golongan darah AB+ sebesar 7 persen, sedangkan pemilik golongan darah AB- hanya 0,1 persen. Pada ras Kaukasoid, jumlah pemilik golongan darah AB+ adalah 2 persen, sedangkan pemilik golongan darah AB- sebesar 1 persen.

4. Pemilik Golongan Darah AB Negatif dapat Menerima Donor dari Semua Golongan Negatif

Pemilik golongan darah AB negatif dapat menerima donor darah dari semua golongan darah ber-rhesus negatif. Hal ini berarti pemilik golongan darah AB- dapat menerima donor dari pemilik golongan darah O negatif, A negatif, B negatif, dan tentu saja sesama AB negatif.

Namun, pemilik golongan AB negatif hanya bisa mendonorkan darahnya ke orang-orang yang memiliki golongan darah AB positif dan AB negatif. 

5. Pemilik Golongan Darah AB Positif dapat Menerima Donor dari Semua Golongan Darah

Pemilik golongan darah AB positif dapat menerima donor darah dari semua golongan darah. Hal ini berarti permintaan sel darah merah AB positif akan berada pada level terendah dalam satu dekade. Meski demikian, golongan darah AB positif tetap diperlukan.

Sementara itu, pemilik golongan darah AB positif hanya dapat memberikan donor pada orang yang memiliki golongan darah AB positif juga. 

Baca juga: Golongan Darah Bisa Tentukan Jodoh?

Itulah lima fakta tentang golongan darah AB yang perlu kamu tahu. Bila kamu ingin memeriksa golongan darah kamu, langsung saja buat janji dengan dokter ahli di rumah sakit pilihan kamu lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything you need to know about blood types.
Livescience. Diakses pada 2020. What's the Rarest Blood Type?
Blood. Diakses pada 2020. AB positive blood type.
Blood. Diakses pada 2020. AB negative blood type.