• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Ini Gejala dan Bahaya Angin Duduk pada Wanita

Waspada, Ini Gejala dan Bahaya Angin Duduk pada Wanita

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Pernah merasa tidak enak badan dan disertai rasa nyeri (seperti ditusuk-tusuk atau terbakar) pada bagian dada? Bila kondisi ini tak kunjung membaik dalam beberapa menit, sebaiknya kamu perlu harap-harap cemas. Sebab kondisi ini bisa saja menandai masalah yang jauh lebih serius, yaitu angin duduk.

Dalam dunia medis, angin duduk disebut sebagai angina (angina pektoris). Jangan memandang sebelah mata kondis ini, bila tak ditangani dengan tepat dan cepat, angin duduk bisa berakibat fatal bagi kesehatan. 

Bila dialami oleh seorang wanita, apa sih bahaya angin duduk? Kemudian, seperti apa pula gejalanya pada wanita? Yuk, simak ulasannya di bawah ini. 

Baca juga: Perjalanan Jauh Naik Motor Bisa Sebabkan Angin Duduk?

Masalah pada Pembuluh Darah

Pada dasarnya, jantung tentu membutuhkan asupan darah yang kaya oksigen secara cukup untuk bekerja dengan baik. Darah untuk organ ini akan dialirkan melalui dua pembuluh besar. Sebutannya, pembuluh koroner. Nah, angin duduk ini terjadi ketika pembuluh koroner itu mengalami penyempitan atau sumbatan

Penyempitan dan sumbatan ini bisa disebabkan banyak hal. Mulai dari kebiasaan merokok, stres, makan secara berlebihan, timbunan lemak, udara dingin, kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, hingga pembekuan darah yang mengurangi atau menghalangi aliran darah menuju jantung. 

Serangan Jantung Menghantui

Meski sama-sama menyandang kata “angin”, angin duduk tidaklah sama dengan masuk angin. Singkat kata, angin duduk jauh lebih berbahaya ketimbang masuk angin. Sayangnya, sebagian orang beranggapan angin duduk serupa dengan masuk angin. Parahnya lagi, banyak pula yang menyepelekan kondisi kesehatan ini. 

Baik pada wanita maupun pria, angin duduk atau angina pektoris ini ditandai dengan nyeri pada dada, akibat otot-otot jantung kurang mendapat pasokan darah. Pasokan darah yang kurang ini disebabkan oleh penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah. Hal yang perlu ditegaskan, angin duduk atau angina ini bisa menyerang seseorang secara tiba-tiba.

Mau tahu imbas dari angin duduk yang dibiarkan tanpa penanganan? Andaikan pembuluh darah koroner semakin sempit dan tersumbat total, maka serangan jantung bisa saja menghantui. Hati-hati, serangan jantung sangat mengancam nyawa pengidapnya. 

Baca juga: 5 Jenis Penyakit yang Berhubungan dengan Jantung

Gejala yang Bisa Berbeda dari Pria

Gejala angina pektoris umumnya ditandai dengan rasa nyeri pada dada. Pengidap angina bisa mengalami nyeri dada sampai menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, dan punggung. Gejala ini bisa dialami oleh pria atau wanita. Di samping itu, ada juga gejala lainnya yang bisa menyertai, seperti:

  • Sesak napas;

  • Gelisah;

  • Merasa nyeri seperti gejala GERD;

  • Kelelahan;

  • Pusing; dan

  • Keringat berlebih.

Selain hal-hal di atas, gejala angina pektoris pada wanita bisa disertai dengan keluhan-keluhan lain, seperti:

  • Muntah;

  • Sakit perut;

  • Mual; dan

  • Sakit sakit seperti tertusuk pada dada.

Lantas mengapa gejala angin duduk pada wanita dan pria bisa berbeda. Menurut ahli di American Heart Association, penyakit jantung (penyebab angin duduk) pada pria lebih sering karena penyumbatan di arteri koroner. Kondisi ini disebut sebagai penyakit arteri koroner obstruktif (CAD).

Baca juga: Angin Duduk Bisa Sebabkan Kematian Mendadak?

Sementara pada wanita lain lagi ceritanya. Wanita lebih sering terserang penyakit jantung di dalam arteri yang sangat kecil yang bercabang dari arteri koroner. Kondisi Ini disebut sebagai penyakit mikrovaskular (MVD),  dan terjadi terutama pada wanita yang lebih muda. Hingga 50 persen wanita dengan gejala angina yang menjalani kateterisasi jantung tidak memiliki tipe CAD obstruktif.

Nah, andaikan mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui atau tanyakan pada dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases & Conditions. Angina. 
Healthline. Diakses pada 2020. Stable Angina. 
American Heart Association. Diakses pada 2020. Angina Pectoris (Stable Angina).
American Heart Association. Diakses pada 2020. Angina in Women Can Be Different Than Men.