• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 12 Gejala Seseorang Alami Hematoma Subdural

Ini 12 Gejala Seseorang Alami Hematoma Subdural

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar masalah medis bernama hematoma? Masalah ini berkaitan dengan pembuluh darah. Hematoma merupakan kondisi ketika gumpalan darah tidak normal di luar pembuluh darah. Dalam beberapa kasus, kondisi ini terjadi ketika dinding pembuluh darah arteri, vena, atau kapiler. 

Nah, rusaknya bagian-bagian di atas akan membuat darah keluar menuju jaringan yang bukan tempatnya. Kumpulan darah ini bisa terjadi pada bagian tubuh manapun. Hal inilah yang ujung-ujungnya akan menyebabkan jaringan sekitarnya terasa nyeri atau bengkak.

Hematoma sendiri terdiri dari beberapa jenis, salah satunya hematoma subdural. Hematoma jenis ini berkaitan dengan kepala atau otak. Lantas, seperti apa sih gejala hematoma subdural?

Baca juga: Jangan Sepelekan Lebam, Bisa Menandai Hematoma yang Serius

Gejala Hematoma Subdural

Seperti penjelasan di atas, hematoma ini berkaitan dengan otak. Otak manusia dan sumsung tulang belakang ditutupi oleh lapisan membran pelindung. Lapisan ini disebut dengan meninges. Nah, ketika mengalami hematoma subdural, darah akan berkumpul di dua lapisan, yaitu lapisan arachnoid (atas/luar) dan lapisan dura atau meningeal.

Kembali ke pertanyaan di atas, seperti apa sih gejala hematoma subdural?

Ketika seseorang mengalami hematoma subdural, maka dirinya akan mengalami beberapa keluhan kesehatan. Gejala hematoma subdural pada setiap orang bisa berbeda-beda yang bergantung pada tingkat keparahan cedera yang dialami, ukuran, dan lokasi hematoma.

Gejala hematoma subdura dapat segera muncul atau beberapa minggu setelah cedera. Akan tetapi, ada pula beberapa orang yang terlihat baik-baik saja (lucid interval) setelah mengalami cedera. Namun, lama-kelamaan tekanan pada otak dapat menyebabkan gejala:

  1. Kehilangan atau perubahan tingkat kesadaran;

  2. Muntah;

  3. Sakit kepala;

  4. Pusing;

  5. Disorientasi;

  6. Bicara melantur;

  7. Amnesia;

  8. Kejang;

  9. Perubahan kepribadian;

  10. Napas yang abnormal;

  11. Kesulitan berjalan; dan

  12. Kelemahan pada satu sisi tubuh.

Nah, segeralah temui atau tanyakan pada dokter bila mengalami gejala-gejala di atas untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. 

Baca juga:  3 Cara Pengobatan Epidural Hematoma

Gegara Cedera Kepala 

Berbicara penyebab hematoma subdural, sama artinya membicarakan banyak hal. Namun dalam kebanyakan kasus, hematoma subdural ini muncul karena cedera kepala yang parah. Di kondisi ini darah akan mengisi area otak dengan cepat. Kondisi inilah yang akhirnya bisa mengakibatkan hematoma subdural akut. 

Selain cedera kepala yang parah, hematoma subdural juga bisa terjadi akibat cedera kepala yang ringan. Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia atau orang tua karena pembuluh darahnya umumnya sudah melonggar akibat atrofi otak. Ada kemungkinan kondisi ini tak diketahui hingga beberapa hari, bahkan minggu. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan hematoma subdural “kronis” 

Hal yang perlu ditegaskan, selain kondisi-kondisi di atas, ada pula faktor-faktor lainya yang dapat meningkatkan risiko terserang hematoma subdural. Berikut ini faktor-faktor lain yang bisa memicunya:

  • Kondisi medis yang membuat darah pengidap menggumpal.

  • Jatuh berulang kali.

  • Penyalahgunaan alkohol jangka panjang

  • Obat antikoagulan (pengencer darah, termasuk aspirin).

  • Usia yang sangat muda atau terlalu tua.

  • Cedera kepala berulang kali.

Baca juga:  Benturan Keras Bisa Sebabkan Hematoma Subdural?

Jangan main-main dengan hematoma subdural. Penyakit ini bisa cepat berkembang (akut), bisa pula tergolong kronis atau tumbuh secara perlahan. Dalam beberapa kasus, hematoma subdural bisa menyebabkan tekanan darah tinggi di dalam tengkorak. Mau tahu akibatnya? Kondisi ini bisa memicu kompresi dan kerusakan jaringan otak, dan mengakibatkan kematian. Tuh, seram kan? 

Mau tahu lebih jauh mengenai hematoma subdural? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur chat dan voice/video call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Webmd. Diakses pada 2020. Subdural Hematoma.
Healthline. Diakses pada 2020. Subdural Hematoma.
Medscape. Diakses pada 2020. Subdural Hematoma.