• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hal yang Harus Dipersiapkan Jelang Persalinan Selama Pandemi Corona

Hal yang Harus Dipersiapkan Jelang Persalinan Selama Pandemi Corona

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Melahirkan seorang bayi adalah hal yang sangat istimewa dan ditunggu-tunggu banyak anggota keluarga. Momen ini tak hanya penuh dengan kegembiraan saja, tetapi juga antisipasi. Bagi ibu hamil yang melakukan persalinan di tengah pandemi global COVID-19, rasa takut, gelisah, dan ketidakpastian telah mengaburkan momen bahagia ini. 

Namun, bukan berarti ketakutan ini harus kamu rasakan berlarut-larut. Ada persiapan khusus yang wajib ibu dan suami lakukan supaya persalinan kelak tetap lancar dan aman. Ini dilakukan agar ibu dan bayi kelak tetap sehat di tengah ancaman virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 yang cukup berbahaya. Berikut hal-hal yang perlu kamu persiapkan: 

Baca juga: Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh

Tanyakan Pihak Rumah Sakit Seluk Beluk Kebijakan dan Prosedur Selama Pandemi

Sekali lagi, peraturan rumah sakit mengenai persalinan bisa saja berubah selama pandem ini berlangsung. Sekarang adalah waktu untuk melakukan percakapan mendalam dengan dokter atau bidan yang menanganimu kelak, dan lebih baik lagi lakukan secara spesifik. Saat seseorang memahami apa yang diharapkan, ini akan membantu menghilangkan rasa takut.  

Tanyakan beberapa pertanyaan seperti apa yang harus dilakukan jika kontraksi mulai terjadi, seperti apa prosesnya. Ketika mendatangi rumah sakit, apakah ada pakaian khusus atau hal khusus yang harus dipakai, berapa perawat yang akan dikhususkan untuk merawatmu, dan sebagainya. Dokter dan pihak rumah sakit pastinya menjelaskan tentang perubahan kebijakan yang terjadi selama pandemi ini. 

Sementara itu, ketika sampai pada rencana untuk melahirkan, penting untuk menanyakan sebanyak mungkin pertanyaan yang kamu butuhkan, misalnya: 

  • Apakah saya berisiko terkena penyakit coronavirus (COVID-19) di ruang ini? Apakah ada orang lain di sini dengan virus COVID-19?

  • Bagaimana rumah sakit memisahkan orang dengan virus COVID-19 dari orang yang belum?

  • Apakah ada cukup pakaian pelindung untuk para profesional kesehatan?

  • Apakah saya diizinkan membawa seseorang ke ruang persalinan? Jika tidak, apa alasannya? 

  • Apakah saya diizinkan untuk bertemu segera dengan bayi setelah persalinan? Jika tidak, apa alasannya?

  • Apakah saya dapat langsung menyusui bayi? Jika tidak, apa alasannya?

Persiapkan Perangkat Teknologi Pendukung

Di tengah penerapan physical distancing ini, rasanya akan sangat sulit untuk mendapatkan dukungan dari keluarga terdekat secara langsung selama proses persalinan. Kemungkinan ibu hanya akan ditemani oleh suami yang juga tetap harus menggunakan masker.

Oleh karena itu, kamu dapat mempersiapkan teknologi pendukung untuk bisa tetap terhubung dengan keluarga. Kamu bisa mempersiapkan smartphone atau gadget lainnya yang terhubung dengan internet supaya mudah melakukan video call. Pastikan untuk membawa semua perangkat lain yang dibutuhkan, seperti earphone, kabel charging, bahkan meja khusus gadget untuk kelak digunakan di rumah sakit.   

Baca juga: Ini 4 Risiko yang Terjadi pada Ibu Hamil yang Positif Corona

Kelola Stres dengan Baik

Memiliki rencana kelahiran yang baik bisa membantu meringankan perasaan cemas yang akan ibu alami. Namun, ibu juga harus mengakui bahwa situasi pandemi ini telah membatasi aktivitas manusia. Ingatlah, kamu tidak sendiri dalam menghadapi hal ini, banyak wanita di berbagai penjuru dunia yang sedang merasakan beban yang sama denganmu.

Pastikan kamu tetap terhubung dengan orang-orang terdekat selama situasi sulit ini. Selain itu, kamu perlu melakukan hal-hal sederhana di rumah untuk bersantai dan meringankan rasa cemas seperti latihan peregangan tubuh, latihan pernapasan dan menelepon bidan jika perlu. Berfokuslah untuk merawat diri sendiri sebanyak mungkin. Konsumsi makanan sehat, cukupi kebutuhan cairan, letakkan tanganmu di perutmu dan nikmati kehamilan.

Langkah untuk Menjaga Diri Tetap Aman dan Sehat selama Pandemi 

Sejauh penelitian menunjukkan, wanita hamil tidak berisiko lebih tinggi tertular virus COVID-19 dibandingkan kelompok orang lain. Oleh karena itu, ibu hamil perlu melakukan hal yang sama seperti orang lain dalam upaya pencegahan COVID-19, seperti: 

  • Hindari kontak dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit COVID-19;

  • Hindari transportasi umum jika memungkinkan;

  • Bekerja dari rumah, jika memungkinkan;

  • Hindari pertemuan besar dan kecil di ruang publik, terutama di ruang tertutup atau terbatas;

  • Hindari pertemuan fisik dengan teman dan keluarga;

  • Gunakan layanan telepon, SMS, atau online untuk menghubungi bidan, dokter kandungan, dan layanan penting lainnya.

Langkah-langkah perlindungan tambahan termasuk sering mencuci tangan dengan sabun dan air, membersihkan secara teratur dan mendesinfeksi permukaan yang sering disentuh di rumah, dan memonitor diri sendiri akan tanda-tanda atau gejala yang mirip dengan COVID-19. 

Baca juga: Amankah Merencanakan Kehamilan saat Pandemi Corona?

Nah, jika kamu membutuhkan saran dokter mengenai tips tetap sehat menjelang persalinan di tengah pandemi, kamu bisa menanyakannya pada dokter di Halodoc. Kamu bisa memanfaatkan fitur chat untuk berbicara dengan dokter tanpa perlu keluar rumah. Praktis bukan? Segera download aplikasi Halodoc di smartphone kamu sekarang!

Referensi:
Aljazeera. Diakses pada 2020. Doctor's Note: Giving Birth During The Coronavirus Pandemic.
Healthline. Diakses pada 2020. Preparing to Welcome a Baby Into a Pandemic: How I’m Coping.
Huff Post. Diakses pada 2020. How To Prepare For Giving Birth During The Coronavirus Pandemic.
UNICEF. Diakses pada 2020. Navigating Pregnancy During The Coronavirus Disease (COVID-19) Pandemic.