• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Indikasi Kelahiran Prematur, Kenali 4 Tanda saat Kehamilan Ini

Indikasi Kelahiran Prematur, Kenali 4 Tanda saat Kehamilan Ini

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Setiap ibu punya cerita masing-masing selama kehamilan. Termasuk dalam hal kapan waktu persalinan tiba. Pada beberapa kondisi, persalinan sebelum waktunya atau kelahiran prematur bisa saja terjadi. Jadi, penting untuk mengetahui tanda-tanda yang jadi indikasi kelahiran prematur, agar kamu bisa mengantisipasinya. Yuk, simak dalam pembahasan berikut!

Tanda-Tanda Akan Mengalami Kelahiran Prematur

Persalinan normalnya terjadi pada rentang usia kehamilan 37-40 minggu. Namun, pada ibu hamil yang mengalami kelahiran prematur, tubuh sudah mulai bersiap untuk melahirkan, padahal usia kehamilan belum mencapai 37 minggu. 

Baca Juga: 5 Penyebab Bayi Lahir Prematur

Berikut ini tanda yang menjadi indikasi kelahiran prematur, yang perlu diwaspadai ibu hamil:

1.Berkali-kali Mengalami Kontraksi

Waspada ketika mengalami kontraksi berulang kali saat usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Sebab, itu bisa jadi tanda kamu akan mengalami kelahiran prematur.

Kontraksi yang terjadi biasanya berupa rasa tarikan di perut yang disertai nyeri, dan tidak hilang meski sudah mengubah posisi. Frekuensi kontraksi yang perlu diwaspadai adalah jika terjadi sebanyak 5 kali atau lebih dalam satu jam.

2.Kram Perut

Saat menstruasi, biasanya terjadi gejala berupa kram perut bagian bawah. Nah, keluhan itu juga bisa jadi tanda akan terjadinya kelahiran prematur, lho. Kram perut yang terjadi dapat hilang dan timbul, atau terjadi secara konstan.

3.Keluar Cairan dari Vagina

Meningkat dan keluarnya cairan dari vagina juga bisa jadi indikasi kelahiran prematur yang perlu diwaspadai. Sebab, bisa jadi cairan ketuban sudah pecah dan tubuh sedang bersiap untuk persalinan. Pada beberapa kondisi, bisa juga terdapat bercak darah bersama cairan vagina. 

Baca Juga: Yang Harus Diketahui untuk Merawat Bayi Prematur

4.Nyeri Punggung Bawah

Nyeri pada punggung bawah juga menjadi salah satu tanda akan melahirkan secara prematur. Rasa nyeri yang dialami bisa hilang dan timbul, atau menetap. Pada beberapa kondisi, bisa juga disertai tekanan pada panggul, seperti ada dorongan dari bayi yang ingin keluar. 

Itulah beberapa tanda saat kehamilan yang bisa jadi indikasi kelahiran prematur. Jika kamu mengalaminya, segera periksakan kehamilan ke dokter atau bidan terdekat. Dengan begitu, kamu bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Bisakah Kelahiran Prematur Dicegah?

Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah berlanjutnya tanda persalinan prematur yang dialami, yaitu:

  • Saat mengalami gejala yang disebutkan tadi, sebaiknya jangan menahan keinginan buang air kecil dan minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
  • Hindari tidur terlentang, karena bisa memicu kontraksi. Berbaringlah dengan posisi menyamping ke sisi kiri, karena posisi ini bisa meringankan atau menghentikan gejala yang dialami.

Baca Juga: Ibu Hamil, Wajib Pahami Fakta dan Penyebab Kelahiran Prematur

Jika gejala atau tanda-tanda kelahiran prematur tidak juga hilang atau makin menjadi-jadi, segeralah ke dokter. Dokter melakukan pemeriksaan dengan segera untuk menentukan tindakan yang akan dilakukan. Beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan adalah pemeriksaan detak jantung janin, kontraksi yang terjadi, air ketuban, pembukaan rahim, dan USG untuk memastikan kondisi janin.

Itulah sedikit penjelasan mengenai kelahiran prematur. Jika kamu memiliki pertanyaan lain seputar hal ini, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter kandungan lewat chat, kapan dan di mana saja. 

Referensi:
American Pregnancy Association. Diakses pada 2020. Premature Labor.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Preterm Labor.
Baby Center. Diakses pada 2020. Preterm labor and birth.
WebMD. Diakses pada 2020. Premature Labor.