Advertisement

Ini Beda Andrologi dan Seksologi yang Perlu Diketahui

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Adryansyah Can, SpU   11 Juni 2025

Andrologi adalah cabang ilmu kedokteran yang secara khusus mempelajari kesehatan organ seksual pria.

Ini Beda Andrologi dan Seksologi yang Perlu DiketahuiIni Beda Andrologi dan Seksologi yang Perlu Diketahui

DAFTAR ISI

  1. Pengertian Andrologi
  2. Pengertian Seksologi
  3. Ini Perbedaan Andrologi dan Seksologi

Bingung hendak konsultasi masalah reproduksi atau fungsi seksual pria, harus ke dokter andrologi atau seksologi?

Banyak orang menganggap keduanya sama, padahal dalam dunia medis, andrologi dan seksologi punya fokus yang berbeda, baik dari sisi keilmuan maupun peran dokternya.

Biar kamu nggak salah paham saat ingin menangani masalah seputar kesehatan seksual dan kesuburan, yuk pahami perbedaan lengkapnya berikut ini!

Pengertian Andrologi

Andrologi adalah cabang ilmu kedokteran yang secara khusus mempelajari fungsi reproduksi dan kesehatan organ seksual pria.

Dokter yang menekuni bidang ini dikenal sebagai dokter androlog atau spesialis andrologi, dan mereka menangani berbagai kondisi seperti:

  • Disfungsi ereksi
  • Gangguan kesuburan pria (infertilitas)
  • Varikokel
  • Hipogonadisme (hormon testosteron rendah)
  • Gangguan ejakulasi, seperti ejakulasi dini atau tertunda

Dokter androlog umumnya berasal dari spesialis urologi, lalu menjalani pelatihan atau subspesialisasi tambahan di bidang andrologi.

Tindakan medis yang mereka lakukan bisa berupa:

  • Pemeriksaan kadar hormon pria
  • Analisis sperma (sperm test)
  • Terapi hormonal
  • Pembedahan ringan seperti varikokelektomi.

Pengertian Seksologi

Seksologi adalah ilmu multidisipliner yang mempelajari perilaku, fungsi, dan kesehatan seksual manusia, baik pria maupun wanita.

Dokter atau tenaga profesional di bidang ini disebut seksolog. Mereka bisa berasal dari berbagai latar belakang, seperti:

  • Dokter spesialis (umumnya psikiater, obgyn, atau androlog)
  • Psikolog klinis
  • Konselor seksual bersertifikat

Fokus utama seksologi adalah aspek biologis, psikologis, dan sosial dari seksualitas.

Konsultasi ke seksolog umumnya dilakukan untuk masalah seperti:

  • Penurunan gairah seksual
  • Gangguan orgasme
  • Disfungsi seksual yang berakar dari stres, trauma, atau masalah relasi
  • Identitas dan orientasi seksual
  • Edukasi dan konseling seksual pasangan.

Baca juga: Ejakulasi Dini: Masalah Ranjang bagi Pasutri.

Ini Perbedaan Andrologi dan Seksologi

Meskipun sama-sama berurusan dengan kesehatan seksual, andrologi dan seksologi punya fokus dan pendekatan yang berbeda. 

Supaya kamu nggak bingung saat memilih tenaga profesional yang tepat, yuk simak poin-poin perbedaannya berikut ini:

1. Fokus Ilmu yang Ditekuni

Andrologi adalah cabang ilmu kedokteran yang fokus pada sistem reproduksi pria, termasuk masalah hormonal, kesuburan, hingga fungsi seksual secara fisik.

Sementara itu, seksologi mencakup aspek biologis, psikologis, dan sosial dari seksualitas, baik pada pria maupun wanita. 

Fokusnya lebih luas, termasuk hubungan seksual, orientasi seksual, dan masalah psikoseksual lainnya.

2. Latar Belakang Profesi

Dokter androlog umumnya berasal dari spesialis urologi atau penyakit dalam yang mengambil subspesialisasi andrologi.

Sedangkan seksolog bisa berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari dokter (biasanya obgyn, androlog, atau psikiater), hingga psikolog klinis dan konselor seksual bersertifikat.

3. Jenis Masalah yang Ditangani

Dokter spesialis andrologi umumnya menangani kondisi seperti:

  • Disfungsi ereksi
  • Gangguan ejakulasi
  • Infertilitas pria
  • Varikokel
  • Gangguan hormon testosteron

Sementara itu, dokter spesialis seksologi menangani hal-hal seperti:

  • Penurunan gairah seksual
  • Gangguan orgasme
  • Disfungsi seksual akibat stres atau trauma
  • Masalah relasi seksual dalam pasangan
  • Edukasi seksualitas

Mengidap disfungsi ereksi? Ini Obat Disfungsi Ereksi yang Biasa Dokter Resepkan.

4. Pendekatan Terapi

Dokter androlog mengandalkan pendekatan medis berbasis uji laboratorium, terapi hormonal, hingga tindakan bedah minor bila diperlukan.

Sebaliknya, seksolog cenderung menggunakan pendekatan terapi psikologis, edukatif, dan konseling, khususnya jika masalah seksual berkaitan dengan emosi, trauma, atau dinamika pasangan.

5. Sasaran Pasien

Andrologi dikhususkan untuk pasien laki-laki dengan keluhan pada sistem reproduksi atau seksualnya.

Sedangkan seksologi melayani pasien baik pria maupun wanita, termasuk pasangan yang ingin menyelesaikan masalah seksual secara bersama-sama.

Jika kamu mengalami gangguan pada sistem reproduksi atau fungsi seksual sebagai pria, kamu bisa langsung berkonsultasi dengan dokter androlog.

Namun, kalau kamu merasa gangguan seksual yang dialami lebih berkaitan dengan emosi, trauma, hubungan pasangan, atau kepercayaan diri, konsultasi dengan seksolog bisa jadi solusi terbaik.

Di Halodoc, kamu bisa temui dokter andrologi profesional kapan pun, di mana pun—tanpa harus antre panjang.

Yuk, jangan ragu untuk konsultasi demi menjaga kesehatan seksual dan kualitas hidup kamu!

Referensi: 
Dr Samarth Agarwal. Diakses pada 2025. What Is The Difference Between Urologist and Sexologist. 
Dr Aroras Clinic. Diakses pada 2025. Understanding The Experts: Sexology Vs Andrologist Archives.
Uros Associats. Diakses pada 2025. Andrology and Venereology.