Ini Hal yang Dilakukan sebelum Anak Lakukan Imunisasi DPT
Penting untuk mengetahui informasi terkait imunisasi DPT dan efek sampingnya pada anak.

DAFTAR ISI
- Ini yang Harus Dilakukan Sebelum Memberikan Imunisasi DPT pada Anak
- Layanan Vaksin Anak dan Dewasa di Rumah Kini Tersedia di Halodoc
- Cara Memesan Layanan Vaksin di Rumah pakai Homecare by Halodoc
- Hubungi Dokter Ini Terkait Kesehatan Si Kecil
Imunisasi DPT (difteri, pertusis, dan tetanus) merupakan salah satu vaksinasi wajib yang harus diberikan pada balita.
Penyakit difteri, pertusis, dan tetanus adalah penyakit yang berbeda. Ketiganya berisiko tinggi menyebabkan kematian.
Oleh karena itu, pemberian imunisasi DPT sebaiknya tidak dilewatkan. Sebelum memberikan imunisasi DPT pada anak, orangtua perlu mencari tahu informasi terlebih dahulu mengenai pemberian imunisasi dan efek sampingnya.
Pastikan juga usia bayi sudah memenuhi syarat untuk diberikan imunisasi DPT. Ini ulasannya.
Ini yang Harus Dilakukan Sebelum Memberikan Imunisasi DPT pada Anak
Imunisasi DPT dapat diberikan pada anak di bawah usia 7 tahun. DPT dosis rendah untuk vaksin difteri dan pertusis, sudah dapat diberikan pada remaja mulai usia 11 tahun dan dewasa usia 19 hingga 64 tahun. Ini sering disebut dosis booster karena meningkatkan kekebalan yang berkurang dari vaksin yang diberikan pada usia 4 hingga 6 tahun. Sebelum memberikan vaksin DPT pada anak, hal ini yang perlu dilakukan:
1. Mencari Tahu Berapa Kali Imunisasi Harus Diberikan
Anak-anak mendapatkan imunisasi sebanyak lima kali, sejak usia mereka 2 bulan hingga 6 tahun. Tiga imunisasi DPT pertama diberikan pada usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.
Imunisasi yang ke-4 diberikan pada saat usia anak 18 bulan, dan pemberian terakhir pada usia 5 tahun. Anak akan menerima dosis satu suntikan setiap jadwal imunisasi. Kemudian, anak dianjurkan mendapatkan booster DPT setiap 10 tahun.
2. Perhatikan Kondisi Anak Sebelum Imunisasi
Apabila anak sedang mengalami sakit parah saat jadwal imunisasi tiba, maka sebaiknya tunggu hingga kondisi kesehatan anak membaik. Setelah anak sehat total, baru dilakukan imunisasi. Perlu orangtua ketahui, jangan pernah berikan imunisasi lanjutan apabila anak sedang mengalami: gangguan pada sistem saraf atau otak, dalam waktu 7 hari setelah mendapatkan suntikan imunisasi dan mengalami reaksi alergi berat yang dapat mengancam nyawa, setelah anak mendapatkan imunisasi.
Sementara itu, segera periksakan kondisi anak ke dokter jika setelah mendapatkan imunisasi anak mengalami demam di atas 40 derajat Celsius, anak menangis setidaknya selama 3 jam tidak berhenti, dan anak kejang atau pingsan.
3. Ketahui Apa Saja Efek Samping Imunisasi DPT
Imunisasi DPT kemungkinan akan menimbulkan imunisasi, antara lain: demam ringan, muncul bengkak di bekas suntikan, kulit di bekas suntikan menjadi merah dan terasa sakit, anak terlihat lelah, dan menjadi rewel.
Efek samping ini umumnya terjadi dalam satu sampai tiga hari setelah anak menerima imunisasi. Ayah dan ibu dapat memberikan obat paracetamol agar demam dan nyeri pada anak mereda.
Hindari memberikan obat yang mengandung aspirin, karena ini akan menimbulkan gangguan kesehatan yang mengancam jiwa anak, yaitu kerusakan hati dan otak.
Layanan Vaksin Anak dan Dewasa di Rumah Kini Tersedia di Halodoc
Halodoc menyediakan layanan vaksin anak dan dewasa yang bisa dilakukan di rumah atau di mana saja, sehingga mempermudah proses tanpa harus menghabiskan banyak waktu dan tenaga.
Selain itu, ada berbagai manfaat lain yang bisa didapatkan saat menggunakan layanan Homecare by Halodoc, seperti:
- Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter. Nah, Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Homecare by Halodoc.
- Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
- Protokol kesehatan ketat.
- Partner resmi produsen vaksin internasional, sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
- Hemat waktu dan biaya.
- Tanpa biaya tambahan.
- Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.
Cara Memesan Layanan Vaksin di Rumah pakai Homecare by Halodoc
Cara mendapatkan layanan Vaksin Anak dari Halodoc cukup mudah.
Untuk pemesanan di aplikasi, berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:
- Download aplikasi Halodoc terlebih dahulu di Play Store dan Google App.
- Kemudian masuk ke aplikasi dan pilih ‘Homecare’.
- Pilih kategori layanan yang kamu butuhkan.
- Lalu, tentukan tanggal dan jadwal kunjungan yang kamu inginkan.
- Setelah kamu menyelesaikan pembayaran di aplikasi Halodoc, admin Home Lab Halodoc akan menghubungimu melalui WhatsApp untuk mengonfirmasi jadwal dan alamat. Jadwal bisa berubah menyesuaikan dengan ketersediaan petugas lab, kendala yang berkaitan dengan cuaca, atau kendala lainnya. Jadi, pastikan nomor kamu dapat dihubungi.
- Harga sudah termasuk biaya layanan, biaya transportasi, dan biaya alat pelindung diri (APD).
- Mohon memberikan informasi kepada petugas terkait beberapa kondisi yang mungkin dapat memengaruhi hasil (lamanya puasa, obat yang dikonsumsi, kondisi penyakit atau keluhan lain).
Dengan memesan layanan vaksin dan imunisasi di Halodoc, kesehatan dan imunitas tubuh kamu akan tetap terjaga.
Segera temukan layanan homecare yang kamu dan keluarga butuhkan hanya di Homecare by Halodoc yang ditangani langsung oleh tenaga ahli tepercaya.
Dengan Halodoc, kamu bisa melakukan vaksin dengan mudah dan aman, tanpa harus ke luar rumah.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga!
Booking Layanan Vaksin Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.
Kamu bisa order melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226.
Perlu orangtua ketahui, imunisasi adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Selain sanitasi dan air minum bersih, vaksin juga disebut intervensi kesehatan masyarakat terbesar dalam sejarah.
Bukan hanya melakukan vaksinasi saja. Menunjang kesehatan Si Kecil dapat dilakukan dengan memberikan suplemen atau multivitamin tambahan yang ia butuhkan. Untuk membelinya secara online, ibu bisa cek di toko kesehatan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, segera download aplikasi Halodoc untuk saat-saat diperlukan.
Hubungi Dokter Ini Terkait Kesehatan Si Kecil
Jika Si Kecil mengalami gejala penyakit atau butuh saran sebelum anak mendapat vaksin, hubungi dokter spesialis anak di Halodoc saja.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc telah berpengalaman lebih dari 10 tahun serta mendapatkan penilaian baik dari pasien yang sebelumnya mereka tangani.
Berikut ini daftar dokter di Halodoc yang dapat dihubungi:
1. dr. Gracia Deswita Natalya Fau, Sp.A

Ibu bisa berkonsultasi dengan dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A, seorang alumnus Universitas Pembangunan Nasional Veteran tahun 2001 dan Universitas Sam Ratulangi tahun 2019.
Saat ini, ia berpraktik di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, dan tergabung sebagai anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dengan nomor STR NF00001258862222.
Berbekal pengalaman selama 14 tahun, dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A mampu memberikan saran seputar vaksin anak.
Selain itu, ibu juga bisa bertanya padanya seputar perkembangan anak, DBD dan penyakit tropis, pencernaan anak, alergi dan imunitas, serta bayi lahir kecil dan prematur.
Chat dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
2. dr. Lingga Pradipta Sp.A

Dokter spesialis lainnya yang bisa ibu hubungi adalah dr. Lingga Pradipta Sp.A, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada tahun 2011 dan Universitas Hassanuddin tahun 2021.
Ia telah tergabung sebagai anggota IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dengan nomor STR 7311201321144020 dan kini menjalani praktik di Makassar, Sulawesi Selatan.
Dengan pengalaman selama 11 tahun, dr. Lingga Pradipta Sp.A dapat ibu percayai untuk memberikan tips sebelum anak mendapat vaksin.
Ia juga mampu memberikan layanan konsultasi seputar nafsu makan dan nutrisi anak, perkembangan anak, DBD dan penyakit tropis, jantung anak, kesehatan remaja, serta bayi lahir kecil dan prematur.
Chat dr. Lingga Pradipta Sp.A mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
Jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tak perlu khawatir.
Sebab kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc atau berkonsultasi dengan dokter lainnya.
Tunggu apa lagi? Yuk pakai Halodoc sekarang!


