• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Abaikan Gejala Awal Munculnya Kanker Serviks

Jangan Abaikan Gejala Awal Munculnya Kanker Serviks

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Rahim adalah bagian yang hanya dimiliki oleh wanita dan sangat penting menyangkut kesuburan saat berkeinginan mempunyai anak. Ternyata, bagian tersebut terbilang rentan untuk mengalami gangguan. Salah satu penyakit yang umum terjadi pada rahim adalah kanker, termasuk juga kanker serviks.

Kanker serviks dapat menyebabkan seseorang yang mengidapnya kehilangan nyawa ketika tidak mendapatkan pengobatan. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui gejala awal kanker serviks agar penanganan dini dapat segera dilakukan. Berikut adalah beberapa gejala awal yang dapat terjadi!

Baca juga: Kenali 7 Tanda dan Gejala Kanker Serviks

Gejala Awal Kanker Serviks yang Harus Diperhatikan

Kanker serviks adalah terjadinya pertumbuhan sel yang tidak terkendali pada leher rahim. Bagian tersebut adalah saluran sempit bagian bawah rahim yang menghubungkan antara rahim dengan vagina. Umumnya, kelainan ini dapat menyebabkan komplikasi karena lambatnya penanganan.

Salah satu hal yang dapat menyebabkan kanker serviks tidak segera ditangani adalah tidak menyadari gejala yang timbul. Padahal, jika seorang wanita mengetahui gejala awal dari kanker serviks, penyakit ini dapat segera ditangani dan peluang untuk sembuhnya akan lebih besar.

Apa saja gejala awal yang timbul dari kanker serviks? Sebagian besar wanita kemungkinan besar tidak mengalami gejala pra-kanker. Umumnya, wanita akan mengalami gejala awal ketika kanker tersebut sudah memasuki stadium awal. Selain itu, seorang wanita yang mengidap kanker stadium lebih lanjut akan mengalami gejala yang lebih parah, tetapi tergantung tempat penyebarannya. Berikut beberapa gejala awal dari kanker serviks yang dapat terjadi:

  • Terdapat bercak darah atau perdarahan ringan di antara periode menstruasi.

  • Perdarahan menstruasi yang lebih lama dan lebih banyak dari biasanya.

  • Mengeluarkan darah setelah berhubungan intim.

  • Keputihan yang mengalami peningkatan.

  • Mengalami nyeri saat berhubungan seksual.

  • Nyeri panggul dan/atau punggung yang tidak diketahui penyebabnya dan terbilang persisten.

Ketika gejala-gejala tersebut terjadi, penting untuk berdiskusi dengan ahli medis bahkan apabila gejala yang timbul dari kondisi lainnya. Semakin cepat kelainan tersebut ditemukan dan mendapat pengobatan, maka semakin besar juga peluang agar penyakit tersebut untuk sembuh.

Jika gejala awal dari kanker serviks tersebut memastikan kamu mengidap penyakit tersebut, menghilangkan gejala tersebut juga bagian penting dari pengobatan. Umumnya, hal ini akan dilakukan segera setelah diagnosis dan berlanjut sepanjang perawatan. Maka dari itu, perhatikan betul gejala yang menyerang tubuhmu.

Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gejala awal dari kanker serviks, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Selain itu, kamu juga dapat melakukan pemesanan online untuk pemeriksaan fisik mengenai kanker serviks di beberapa rumah sakit yang berafiliasi dengan Halodoc.

Baca juga: Ini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

Pengobatan dari Kanker Serviks

Jika kamu dipastikan mengidap kanker serviks, pengobatan segera benar-benar harus dilakukan. Pilihan pengobatan yang dapat dilakukan adalah pembedahan, radioterapi, kemoterapi, atau kombinasinya. Pemilihan perawatannya juga tergantung beberapa faktor, seperti stadium kanker, usia, hingga faktor kesehatan.

Pengobatan yang dilakukan untuk penyakit pada leher rahim tahap awal tersebut memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Hal tersebut karena semakin parah penyebaran dari sel kanker tersebut di tubuh kamu, maka semakin rendah tingkat keberhasilannya. Berikut beberapa opsi pengobatan yang dilakukan:

  • Pilihan Pengobatan Tahap Awal

Pembedahan adalah metode yang umum dilakukan sebelum penyebarannya meluas pada leher rahim. Setelah itu, terapi radiasi akan digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa. Cara ini juga meminimalisir risiko untuk kambuh. Cara lainnya untuk mengatasi tumor agar lebih mudah dioperasi adalah dengan kemoterapi.

Baca juga: Penting untuk Wanita, Ini 4 Cara Mencegah Kanker Serviks

  • Pilihan Pengobatan Tahap Lanjut

Apabila kanker yang menyerang sudah menyebar ke luar serviks, maka pembedahan bukan menjadi pilihan utama. Gangguan yang disebut dengan kanker invasif tersebut telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Maka dari itu, pengobatan yang dilakukan berupa terapi radiasi atau dikombinasikan dengan kemoterapi. Selain itu, terapi paliatif juga dapat dilakukan untuk meredakan gejala dan meningkatkan kualitas hidup pengidapnya.

Referensi:
Cancer.net. Diakses pada 2019. Cervical Cancer: Symptoms and Signs
Medical News Today. Diakses pada 2019. What you need to know about cervical cancer