• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Jenis Pengobatan untuk Atasi Proktitis

3 Jenis Pengobatan untuk Atasi Proktitis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Proktitis merupakan jenis gangguan pencernaan yang bisa menyerang siapa saja. Kondisi ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele dan harus segera mendapat pengobatan. Proktitis terjadi akibat ada peradangan pada dinding usus besar bagian akhir alias rektum. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang mengidap penyakit ini. 

Peradangan pada proktitis menyebabkan pengidapnya mengalami gangguan pada pencernaan. Kondisi ini ditandai dengan rasa mulas pada perut, sakit perut dan dubur, diare, serta BAB berdarah dan berlendir. Kondisi ini bisa muncul disebabkan oleh penyakit, seperti radang usus, penyakit Crohn, serta aktif berhubungan intim tanpa pengaman. 

Cara Mengobati Proktitis 

Penyakit ini ditandai dengan nyeri atau mulas di area perut. Sensasi yang muncul terasa, seperti ingin buang air besar alias BAB yang muncul terus-menerus. Gejala tersebut bisa muncul sementara atau berkepanjangan, hingga berbulan-bulan. Selain sensasi mulas, penyakit ini juga ditandai dengan gejala lain, seperti diare, nyeri pada dubur, perasaan tidak tuntas setelah BAB, hingga keluar darah atau lendir saat BAB. 

Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika mengalami gejala yang menyerupai penyakit ini. Meski bisa diobati, mencegah penyakit tetap menjadi hal yang terbaik. Untuk mencegah proktitis, salah satu caranya adalah menghindari kebiasaan bergonta-ganti pasangan seksual. Selain itu, selalu menggunakan kondom saat berhubungan intim bisa menjadi salah satu cara ampuh untuk mencegah penyakit ini. 

Ada beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi proktitis yang terlanjur menyerang. Pengobatan dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi peradangan, meredakan gejala dan rasa sakit, serta menyembuhkan infeksi. Pengobatan yang dilakukan mungkin akan berbeda antara satu orang dan yang lainnya, tergantung pada penyebab proktitis menyerang.

Pengobatan untuk mengatasi peradangan proktitis meliputi:

  • Pengobatan Medis 

Salah satu cara mengatasi proktitis adalah dengan pengobatan medis, yaitu konsumsi obat-obatan tertentu. Jenis obat yang diberikan tergantung pada penyebab peradangan. Obat antibiotik diberikan jika proktitis disebabkan oleh infeksi bakteri. Sementara proktitis yang disebabkan oleh virus, diobati dengan obat antivirus. Proktitis yang disebabkan oleh radang usus bisa ditangani dengan obat antiperadangan.  

  • Operasi 

Pada kondisi yang parah, proktitis mungkin harus ditangani dengang prosedur operasi. Gejala-gejala peradangan yang tak kunjung hilang ditangani dengan operasi pengangkatan jaringan yang rusak untuk mengobati proktitis.

  • Perawatan Mandiri 

Setelah mendapat penanganan medis, perawatan mandiri di rumah bisa dilakukan untuk mempercepat penyembuhan. Perawatan ini juga bisa diterapkan untuk mengatasi peradangan dan nyeri ringan dengan menghindari kebiasaan makan sesaat sebelum tidur, mengonsumsi obat pereda sakit, banyak minum air putih, serta menghindari makanan tertentu, seperti makanan pedas, asam, berlemak serta hindari minuman yang mengandung soda, kafein, dan susu. 

Pengobatan perlu segera dilakukan untuk menghindari komplikasi akibat penyakit ini. Proktitis bisa meningkatkan risiko munculnya komplikasi berupa anemia akibat pendarahan berkelanjutan, infeksi bernanah (abses) pada area yang terinfeksi, dan borok di dalam dinding rektum. Proktitis yang tidak ditangani dengan tepat juga bisa memicu komplikasi berupa fistula ani dan fistula rektovagina. 

Cari tahu lebih lanjut seputar proktitis dan apa saja pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Proctitis.
Web MD. Diakses pada 2020. Proctitis.
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Proctitis?