• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Kegiatan agar Physical Distancing Tetap Menyenangkan

5 Kegiatan agar Physical Distancing Tetap Menyenangkan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - World Health Organization (WHO) mengubah istilah social distancing menjadi physical distancing sebagai upaya memperlambat penyebaran virus corona COVID-19. Hal ini karena masyarakat tidak harus “terputus” dari orang lain dan melupakan cara berkomunikasi. 

Pendekatan ini diharapkan agar masyarakat tetap bersosialisasi demi menjaga kesehatan mental, tetapi tetap menjaga jarak untuk mencegah penyebaran virus corona. Jadi, meski sedang menjalani physical distancing di rumah, kamu tetap enggak boleh stres dan merasa kesepian. Banyak kegiatan menyenangkan yang tetap bisa kamu lakukan, baik itu di rumah bersama keluarga atau di sosial media bersama teman sejawat.

1. Berkirim Pesan Teks dan Suara Lebih Sering

Selama menjalani physical distancing usahakan agar tetap rajin menjangkau orang-orang yang ada di kehidupan kamu. Entah itu teman sekolah, teman kuliah, teman kerja, ataupun sepupu. Sebaiknya obrolan yang kamu bahas jangan melulu soal keadaan virus corona, karena ini bisa membuat kamu makin stres. Carilah topik-topik lain yang lebih seru dan menyenangkan, misalnya membahas tentang film recomended mungkin?

Baca juga: WHO Ubah Social Distancing menjadi Physical Distancing, Apa Alasannya?

2. Jadwalkan Virtual Hangout

Jika kamu tidak bisa hangout dengan teman-teman secara langsung, lakukanlah secara virtual. Kamu tetap bisa lho makan siang bareng dengan teman-teman dengan memanfaatkan Face Timing. Kamu juga masih bisa bermain video game bersama. Yuk, atur jadwal main bareng teman-teman di grup kamu!

3. Memasak Menu Masakan Baru Bersama Pasangan

Selama ini kamu terlalu sibuk di kantor, mungkin waktu kamu bersama pasangan di rumah tidak cukup banyak. Tapi di masa work from home atau physical distancing ini kamu bisa punya waktu banyak untuk bertatap muka. Kamu bisa melakukan kegiatan bersama, misalnya saja memasak menu baru bersama pasangan. 

Saatnya kamu eksplor kemampuan memasak, kamu bisa mengandalkan Youtube sebagai guru masak di rumah. Selain jadi lebih hemat untuk urusan makan, kamu dan pasangan pun jadi semakin intim, ya kan?

Baca juga: Stres Akibat Corona Bisa Diredam dengan Berbagi

4. Perluas Jaringan Sosial

Cara lain untuk memastikan kamu tetap menjaga kehidupan sosial dengan baik yaitu dengan menghabiskan waktu di jejaring sosial. Mungkin membicarakan virus corona atau masalah lain yang berkaitan dapat meningkatkan stres kamu. Sebaiknya kamu fokus pada topik menyenangkan lain yang mungkin membawa kegembiraan. 

Kamu dapat berpartisipasi dalam challenge yang instagram, ikut merekomendasikan film yang bagus, membuat video TikTok yang menyenangkan, atau saatnya kamu ikut giveaway dari online shop. Lumayan kan kalau ternyata menang dan dapat hadiah bisa menyenangkan hati. Kamu juga bisa memulai utas atau grup kamu sendiri dan membangun komunitas yang sama sekali baru. 

5. Netflix Party

Kamu boleh bersyukur karena situs streaming film ada di masa sekarang. Jadi, meski kamu tidak bisa keluar rumah untuk ke bioskop, kamu tetap bisa menonton film melalui situs streaming. Inilah saatnya kamu tidak melewatkan film-film yang sudah kamu tunggu-tunggu. 

Baca juga: Ingatkan 5 Hal Ini pada Orang yang Enggan Social Distancing

Jangan biarkan masa penyebaran virus corona ini menjadi “epidemi kesepian” juga bagi mental kamu. Untuk itu, kamu perlu proaktif dalam melawan stres dan rasa kesepian. Pastikan kamu masih terhubung dengan orang lain di luar rumah dan meningkatkan hubungan dengan orang yang ada di dalam rumah. Kamu tetap perlu mendapatkan oksitosin yang sangat penting bagi kesehatan mental.

Merupakan hal yang wajar jika kamu memenuhi kebutuhan emosi melalui banyak interaksi sosial yang berbeda dengan banyak orang, bukan hanya orang-orang yang tinggal bersama. Namun, jika kamu masih menghadapi rasa stres atau gangguan kesehatan mental akibat pandemi ini, sebaiknya jangan ragu untuk segera membicarakannya pada psikolog melalui aplikasi Halodoc. Meski hanya di rumah, usahakan tetap terhubung dengan dokter profesional dengan download aplikasi Halodoc sekarang, ya!

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. Preventing Loneliness in Times of Social Distancing.
Scientific American. Diakses pada 2020. How to Prevent Loneliness in a Time of Social Distancing.