Ad Placeholder Image

Kenali Gejala Kencing Manis pada Pria dan Wanita

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   09 Juni 2026

Gejala kencing manis dapat berbeda pada pria dan wanita.

Kenali Gejala Kencing Manis pada Pria dan WanitaKenali Gejala Kencing Manis pada Pria dan Wanita

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasa sangat haus meskipun sudah minum banyak air, atau frekuensi buang air kecil meningkat drastis terutama di malam hari? Kondisi-kondisi ini sering kali dianggap sepele, padahal bisa jadi itu adalah tanda awal dari penyakit kencing manis atau diabetes mellitus. Diabetes adalah kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh mengubah makanan menjadi energi, yang jika dibiarkan tanpa penanganan, dapat memicu komplikasi serius pada organ tubuh lainnya.

Kencing manis terjadi ketika kadar glukosa atau gula darah dalam tubuh terlalu tinggi. Hal ini bisa disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh memproduksi hormon insulin yang cukup, atau sel-sel tubuh tidak merespons insulin sebagaimana mestinya. Mengenali gejala kencing manis sejak dini sangatlah krusial agar kamu bisa segera mengambil langkah pencegahan atau pengobatan yang tepat guna menghindari kerusakan jangka panjang pada jantung, ginjal, hingga saraf.

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengidap kencing manis sampai gejalanya sudah cukup parah. Oleh karena itu, edukasi mengenai tanda-tanda awal sangat penting bagi masyarakat Indonesia, mengingat prevalensi diabetes yang terus meningkat setiap tahunnya. Dengan deteksi dini, kualitas hidup pasien diabetes dapat tetap terjaga dengan baik melalui pengelolaan gaya hidup dan dukungan medis yang tepat.

Nah, mau tahu apa saja gejala kencing manis yang paling umum dan cara membedakannya berdasarkan jenis kelamin? Yuk, simak ulasan mendalamnya di bawah ini agar kamu lebih waspada terhadap kesehatan tubuhmu sendiri!

Apa Itu Kencing Manis?

Kencing manis atau diabetes mellitus adalah kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi yang berlangsung lama. Gula darah sangat penting bagi kesehatan karena merupakan sumber energi utama bagi sel-sel yang membentuk otot dan jaringan. Namun, jika jumlahnya berlebihan dalam darah, hal tersebut justru dapat merusak pembuluh darah dan organ vital.

Ada dua jenis utama diabetes, yaitu Tipe 1 di mana tubuh tidak memproduksi insulin sama sekali, dan Tipe 2 di mana tubuh tidak menggunakan insulin dengan efektif. Tipe 2 adalah yang paling umum ditemukan di masyarakat Indonesia, sering kali dikaitkan dengan pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan faktor genetika.

Gejala Utama Kencing Manis (3P)

Dalam dunia medis, dikenal istilah “3P” yang menjadi pilar utama dalam mendeteksi kencing manis secara klinis. Berikut adalah penjelasannya:

  • Poliuria (Sering Buang Air Kecil): Ginjal bekerja ekstra keras untuk menyaring dan membuang kelebihan gula dalam darah. Karena ginjal tidak dapat mengimbangi, gula dibuang melalui urine, yang juga menarik cairan dari jaringan tubuh, sehingga kamu lebih sering kencing.
  • Polidipsia (Haus Berlebihan): Karena tubuh kehilangan banyak cairan melalui urine, otak akan mengirimkan sinyal haus yang ekstrem agar kamu terus minum demi mengganti cairan yang hilang.
  • Polifagia (Lapar Terus-menerus): Meskipun kamu makan banyak, sel-sel tubuh tidak mendapatkan energi yang mereka butuhkan karena gula tetap berada di aliran darah dan tidak masuk ke dalam sel akibat masalah insulin. Akibatnya, kamu merasa selalu lapar.

Tanda-Tanda Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain gejala klasik 3P, penderita kencing manis juga sering melaporkan beberapa keluhan tambahan yang muncul secara perlahan:

1. Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab

Ketika tubuh tidak bisa mendapatkan energi dari gula, ia mulai membakar cadangan lemak dan protein dalam otot untuk dijadikan energi. Hal ini menyebabkan berat badan turun secara drastis meskipun porsi makan tetap banyak.

2. Pandangan Mata Kabur

Kadar gula darah yang tinggi dapat menarik cairan dari lensa mata, sehingga memengaruhi kemampuan fokus mata. Jika tidak segera dikontrol, ini bisa berkembang menjadi kerusakan permanen pada retina (retinopati diabetik).

3. Luka yang Sulit Sembuh

Tingginya kadar glukosa dalam darah dapat mengganggu sirkulasi darah dan sistem kekebalan tubuh, sehingga proses regenerasi kulit saat terjadi luka menjadi sangat lambat. Hal ini berisiko tinggi memicu infeksi berat.

4. Kelelahan yang Ekstrem

Karena sel-sel tubuh kekurangan “bahan bakar” berupa gula, tubuh akan merasa lemas, kurang bertenaga, dan mudah mengantuk sepanjang hari meskipun sudah beristirahat cukup.

Tips Mengelola Kadar Gula Darah di Rumah
  1. Rutin melakukan pengecekan gula darah mandiri dengan glukometer.
  2. Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana dan minuman berpemanis.
  3. Lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki minimal 30 menit setiap hari.

Perbedaan Gejala pada Pria dan Wanita

Secara umum gejala kencing manis serupa, namun ada beberapa tanda spesifik yang hanya muncul pada jenis kelamin tertentu karena pengaruh hormonal dan anatomi tubuh.

Pada pria, kencing manis sering kali menyebabkan penurunan gairah seksual dan disfungsi ereksi. Hal ini dikarenakan kadar gula tinggi merusak pembuluh darah dan saraf yang berperan dalam fungsi reproduksi. Selain itu, pria juga lebih rentan mengalami penurunan massa otot.

Sedangkan pada wanita, tanda yang sering muncul adalah infeksi jamur vagina yang berulang (kandidiasis). Jamur sangat menyukai lingkungan dengan kadar gula tinggi. Selain itu, kencing manis pada wanita sering kali memicu gangguan siklus menstruasi dan meningkatkan risiko sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Faktor Risiko yang Meningkatkan Ancaman

Tidak semua orang memiliki risiko yang sama. Beberapa faktor berikut dapat memperbesar kemungkinan seseorang terkena kencing manis:

  • Riwayat Keluarga: Jika orang tua atau saudara kandung memiliki diabetes, risikomu meningkat secara signifikan.
  • Obesitas: Kelebihan berat badan, terutama di area perut, membuat sel-sel tubuh lebih resisten terhadap insulin.
  • Usia: Risiko diabetes tipe 2 meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah menginjak usia 45 tahun.
  • Gaya Hidup Sedenter: Jarang berolahraga membuat tubuh sulit membakar gula sebagai energi.

Cara Diagnosis Medis yang Akurat

Jika kamu merasakan tanda-tanda ini secara terus-menerus, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan diagnosis medis yang akurat. Dokter biasanya akan menyarankan beberapa jenis tes darah, antara lain:

  1. Tes Gula Darah Puasa: Mengukur gula darah setelah kamu berpuasa minimal 8 jam.
  2. Tes HbA1c: Mengukur rata-rata gula darah dalam 2-3 bulan terakhir.
  3. Tes Toleransi Glukosa Oral: Mengukur respons tubuh terhadap larutan gula pekat yang diberikan di laboratorium.

Kapan Harus Menghubungi Tenaga Medis?

Diabetes sering disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya bisa samar-samar pada awalnya. Kamu tidak perlu menunggu sampai pingsan atau mengalami luka parah untuk memeriksakan diri. Segera hubungi dokter jika kamu mengalami kombinasi dari rasa haus yang tak kunjung hilang, sering kencing di malam hari, dan pandangan yang tiba-tiba kabur.

Selain menjaga pola makan, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan suplemen pendukung kadar gula darah dengan beli obat online di Halodoc yang produknya dijamin 100% asli dan praktis langsung diantar ke depan rumahmu.

Studi Mengenai Gejala Kencing Manis

The Lancet menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa deteksi dini terhadap gejala poliuria dan penurunan berat badan dapat menurunkan risiko komplikasi kardiovaskular hingga 40% pada pasien diabetes tipe 2.

Studi ini menekankan pentingnya skrining rutin bagi individu dengan faktor risiko tinggi. Relevansinya dengan masyarakat Indonesia sangat besar, mengingat banyak pasien baru terdiagnosis saat sudah mengalami komplikasi seperti gagal ginjal atau stroke, yang sebenarnya bisa dicegah melalui pengenalan gejala awal.

Mengelola kencing manis adalah perjalanan jangka panjang yang membutuhkan disiplin. Dengan dukungan medis yang tepat dan perubahan gaya hidup, kamu tetap bisa hidup sehat dan produktif meskipun memiliki diabetes.

Kamu bisa mendapatkan kebutuhan kesehatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2026. Diabetes.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Gejala Diabetes Melitus.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diabetes – Symptoms and Causes.
American Diabetes Association. Diakses pada 2026. Common Diabetes Symptoms.

FAQ

1. Apakah sering kencing selalu berarti kencing manis?

Tidak selalu. Sering kencing bisa disebabkan oleh infeksi saluran kemih, konsumsi kafein berlebih, atau masalah prostat. Namun, jika disertai haus ekstrem, sebaiknya periksakan kadar gula darah.

2. Bisakah kencing manis disembuhkan secara total?

Secara medis, diabetes tipe 2 tidak dapat “sembuh” sepenuhnya dalam arti hilang selamanya, namun dapat dikontrol hingga mencapai level remisi melalui pola makan ketat dan olahraga.

3. Mengapa luka penderita diabetes lama sembuh?

Kadar gula tinggi merusak saraf dan menghambat sirkulasi darah, sehingga nutrisi dan sel darah putih yang bertugas menyembuhkan luka sulit mencapai area yang terluka.

4. Apakah faktor keturunan pasti membuat seseorang diabetes?

Genetika memberikan kecenderungan, tetapi gaya hidup tetap memegang peranan kunci. Seseorang dengan riwayat keluarga diabetes bisa tetap sehat jika menjaga berat badan dan pola makan.

Punya Keluhan Terkait Gula Darah? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa sering haus atau sering buang air kecil dan khawatir itu gejala kencing manis? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.