• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 3 Jenis Hepatitis yang Rentan Menyerang Anak

Kenali 3 Jenis Hepatitis yang Rentan Menyerang Anak

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan sepelekan ketika kamu mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba yang disertai dengan gejala, seperti demam, nyeri pada bagian perut, kehilangan nafsu makan, dan feses yang berwarna pucat. Kondisi ini dapat menjadi tanda adanya penyakit hepatitis pada tubuh.

Baca juga: Sering Tidak Disadari, Ini Gejala Hepatitis A yang Perlu Kamu Ketahui

Hepatitis adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada bagian hati. Umumnya, hepatitis disebabkan oleh virus. Meskipun begitu, ada penyebab lain yang disesuaikan dengan jenis hepatitis. Tidak hanya pada orang dewasa, anak-anak pun rentan mengalami hepatitis. Namun, jenis hepatitis apa saja yang rentan dialami anak? Ini ulasannya.

Inilah Jenis Hepatitis yang Rentan Menyerang Anak

Dilansir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hepatitis memiliki 5 jenis yang berbeda. Hepatitis A menjadi salah satu hepatitis yang umum terjadi dan jenis hepatitis akut dalam jangka pendek. Sedangkan hepatitis B, C, dan D dapat menjadi penyakit hepatitis yang kronis jika tidak segera diatasi. Hepatitis E juga termasuk hepatitis akut namun hepatitis E sangat berbahaya bagi wanita hamil. 

Selain itu, hepatitis juga rentan menyerang anak-anak. Ada beberapa jenis hepatitis yang rentan dialami oleh anak-anak, seperti:

1. Hepatitis A

Melansir Kids Health, penyakit hepatitis A disebabkan oleh adanya virus hepatitis A. Virus ini dapat menyebar melalui kotoran yang sudah terpapar virus. Seseorang dapat tertular hepatitis A ketika mengonsumsi makanan atau minuman atau menyentuh suatu barang yang sudah terpapar virus.

Sanitasi yang buruk juga menjadi penyebab seseorang tertular hepatitis A. Tidak hanya orang dewasa, hepatitis A rentan dialami oleh anak-anak yang berusia 6 tahun ke atas. Ibu, sebaiknya perhatikan setiap perubahan atau gejala kesehatan yang dialami anak. 

Menurut WHO, gejala hepatitis A lebih banyak muncul pada orang dewasa. Anak-anak yang terinfeksi virus hepatitis A umumnya tidak mengalami gejala yang cukup jelas dan hanya beberapa anak yang mengalami kondisi kuning.

Ibu, tidak ada salahnya gunakan aplikasi Halodoc jika anak mengalami beberapa gejala, seperti nyeri perut, urine yang berwarna gelap, kehilangan nafsu makan, yang disertai dengan mual dan muntah. Tanyakan pada dokter melalui aplikasi, kapan saja dan di mana saja.

Baca juga: Agar Bayi Terhindar dari Hepatitis B, Ini yang Harus Dilakukan

2. Hepatitis B

Melansir Children’s Hospital of Pittsburgh, virus hepatitis B dapat menular melalui air mani, cairan vagina, dan juga air liur. Bagi ibu yang sedang menjalani masa kehamilan, tidak ada salahnya untuk memeriksakan kesehatan pada rumah sakit terdekat untuk memastikan ibu tidak mengidap hepatitis B. Penularan hepatitis B dapat terjadi selama persalinan melalui proses normal pada bayi yang baru dilahirkan jika ibu memiliki kondisi hepatitis B

3. Hepatitis C

Melansir American Liver Foundation, hepatitis C dapat menular pada bayi selama persalinan. Jika ibu memiliki hepatitis C, bayi yang dilahirkan melalui persalinan normal rentan mengalami kondisi yang serupa. 

Selalu rutin lakukan pemeriksaan pada dokter kandungan dan bertanya mengenai proses persalinan yang baik untuk dilakukan. Umumnya, ibu dengan hepatitis C dapat melakukan operasi caesar untuk menurunkan risiko penularan pada bayi.

Baca juga: Lebih Bahaya Mana, Hepatitis A, B, atau C?

Itulah jenis hepatitis yang rentan dialami oleh bayi yang baru dilahirkan hingga anak-anak. Tidak ada salahnya, ibu selalu menjaga kesehatan dan kebersihan sekitar tempat beraktivitas anak-anak agar anak terhindar dari jenis penyakit hepatitis yang mungkin dialami anak-anak.

Referensi:
American Liver Foundation. Diakses pada 2020. Hepatitis C in Children
Children’s Hospital of Pittsburgh. Diakses pada 2020. Hepatitis B in Children: Symptoms and Treatment
World Health Organization. Diakses pada 2020. Hepatitis A
World Health Organization. Diakses pada 2020. What is Hepatitis?
Kids Health. Diakses pada 2020. Hepatitis A