Ad Placeholder Image

Kenali Kandungan Nutrisi dan 9 Manfaat Talas untuk Kesehatan Tubuh

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   09 Juni 2026

“Tidak hanya sumber karbohidrat yang membuat cepat kenyang, ada banyak manfaat talas untuk kesehatan tubuh. Contohnya, mengontrol gula darah, antikanker, alternatif menu diet, dan memperlambat penuaan.✔️Artikel ini telah di-review dokter.”

Kenali Kandungan Nutrisi dan 9 Manfaat Talas untuk Kesehatan TubuhKenali Kandungan Nutrisi dan 9 Manfaat Talas untuk Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Pohon talas (Colocasia esculenta) merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang sudah sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. Tanaman yang memiliki daun lebar menyerupai telinga gajah ini tidak hanya populer karena umbinya yang lezat, tetapi juga karena seluruh bagian tanamannya sering dimanfaatkan dalam berbagai masakan tradisional. Sebagai sumber karbohidrat alternatif selain nasi, talas menawarkan profil nutrisi yang sangat kaya dan beragam.

Dalam dunia kesehatan, talas mulai mendapatkan perhatian lebih karena indeks glikemiknya yang relatif lebih rendah dibandingkan umbi-umbian lainnya. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi menjadikan talas sebagai salah satu makanan super (superfood) yang mendukung kesehatan pencernaan dan manajemen berat badan. Memahami manfaat pohon talas bukan hanya tentang kuliner, tetapi juga tentang bagaimana mengoptimalkan asupan nutrisi harian kita.

Penting bagi kamu untuk mengetahui bahwa meskipun talas sangat bermanfaat, proses pengolahannya harus dilakukan dengan benar untuk menghindari efek samping dari senyawa alami tertentu di dalamnya. Dengan pengolahan yang tepat, talas dapat menjadi senjata ampuh untuk menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah, hingga meningkatkan daya tahan tubuh secara alami.

Jika kamu merasa membutuhkan tambahan nutrisi atau vitamin pendukung, jangan ragu untuk beli obat online di Halodoc karena tersedia berbagai pilihan produk kesehatan yang asli dan diantar langsung ke rumahmu.

Nah, mau tahu apa saja kandungan nutrisi dan manfaat luar biasa dari pohon talas untuk tubuhmu? Berikut ulasannya!

Kandungan Nutrisi Pohon Talas

Sebelum membahas manfaatnya secara mendalam, mari kita bedah apa saja yang terkandung di dalam 100 gram talas rebus. Talas mengandung berbagai vitamin, mineral, dan serat yang sulit ditemukan dalam jumlah setara pada sumber karbohidrat lainnya. Berikut adalah rincian nutrisi utama dalam talas:

  • Serat: Mengandung sekitar 5-7 gram serat, yang memenuhi hampir 20% kebutuhan harian tubuh.
  • Mangan: Penting untuk metabolisme tulang dan pembekuan darah.
  • Vitamin B6: Mendukung fungsi otak dan sistem saraf.
  • Vitamin C dan E: Dua antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan radikal bebas.
  • Kalium: Mineral kunci untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
  • Magnesium: Membantu fungsi otot dan produksi energi.
  • Tembaga: Diperlukan untuk pembentukan sel darah merah.

Selain nutrisi di atas, talas juga mengandung jenis karbohidrat khusus yang dikenal sebagai pati resisten. Pati resisten ini tidak dicerna di usus halus, melainkan difermentasi di usus besar, berfungsi sebagai prebiotik yang memberi makan bakteri baik di dalam perut kamu.

9 Manfaat Talas untuk Kesehatan

Berdasarkan kandungan nutrisinya yang melimpah, berikut adalah sembilan manfaat utama yang bisa kamu dapatkan dari mengonsumsi talas secara rutin:

1. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Meskipun talas adalah sayuran bertepung, ia mengandung dua jenis karbohidrat yang sangat baik untuk manajemen gula darah: serat dan pati resisten. Serat memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat lain, sehingga mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi serat dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 secara signifikan.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan serat yang tinggi dalam talas membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Selain itu, talas mengandung kalium dalam jumlah yang cukup banyak. Kalium bekerja dengan cara melemaskan dinding pembuluh darah, yang pada gilirannya membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi beban kerja jantung. Dengan menjaga tekanan darah dan kolesterol, risiko stroke dan penyakit jantung koroner dapat diminimalisir.

3. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Talas adalah salah satu sumber serat terbaik. Serat membantu menambah massa tinja dan memperlancar buang air besar, sehingga mencegah sembelit. Lebih jauh lagi, pati resisten dalam talas diubah menjadi asam lemak rantai pendek (seperti butirat) oleh bakteri usus, yang bermanfaat untuk melindungi usus dari peradangan dan risiko kanker usus besar.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Karena kandungan serat dan pati resistennya, mengonsumsi talas dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Hal ini membantu kamu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan sepanjang hari. Bagi kamu yang sedang menjalani program diet, talas bisa menjadi alternatif pengganti nasi yang lebih mengenyangkan dan bernutrisi tinggi.

5. Memiliki Sifat Antikanker

Talas mengandung senyawa nabati yang disebut polifenol, termasuk quercetin. Senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan yang kuat untuk melawan stres oksidatif di dalam tubuh. Beberapa studi laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak talas dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker, meskipun penelitian lebih lanjut pada manusia masih terus dikembangkan.

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kandungan Vitamin C dalam talas berperan penting sebagai stimulan bagi sistem imun. Vitamin C mendorong produksi sel darah merah yang bertugas melawan patogen. Selain itu, antioksidan dalam talas membantu sel-sel imun tetap berfungsi optimal tanpa terganggu oleh kerusakan akibat radikal bebas dari polusi atau makanan tidak sehat.

7. Menjaga Kesehatan Kulit

Kombinasi Vitamin E dan Vitamin A dalam talas sangat baik untuk regenerasi sel kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, sementara Vitamin A (dalam bentuk beta-karoten) membantu mempercepat penyembuhan luka dan memberikan kilau alami pada kulit.

8. Mencegah Anemia

Talas mengandung zat besi dan tembaga yang diperlukan untuk memproduksi hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Dengan asupan mineral yang cukup, kamu bisa terhindar dari gejala anemia seperti cepat lelah, pusing, dan sesak napas.

9. Menjaga Kesehatan Tulang dan Otot

Kandungan magnesium dan mangan dalam talas berkontribusi pada kepadatan tulang. Magnesium juga memainkan peran vital dalam kontraksi otot dan fungsi saraf. Mengonsumsi talas secara teratur dapat membantu mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis) seiring bertambahnya usia.

Penting: Waspadai Kandungan Oksalat
  1. Talas mentah mengandung kalsium oksalat yang tinggi.
  2. Oksalat dapat menyebabkan rasa gatal di mulut dan tenggorokan jika tidak diolah dengan benar.
  3. Senyawa ini juga dapat memicu pembentukan batu ginjal pada orang yang rentan.

Cara Mengolah Talas yang Aman

Satu hal yang harus selalu diingat: jangan pernah memakan talas mentah. Talas mengandung kristal kalsium oksalat yang tajam dan dapat menyebabkan iritasi parah. Berikut adalah langkah-langkah mengolah talas agar aman dikonsumsi:

1. Pengupasan yang Benar

Gunakan sarung tangan saat mengupas kulit talas jika kamu memiliki kulit sensitif, karena getahnya bisa memicu gatal. Kupas kulitnya hingga bersih di bawah air mengalir.

2. Perendaman dalam Air Garam

Setelah dipotong-potong, rendam talas dalam larutan air garam selama minimal 30 menit. Langkah ini efektif untuk melarutkan sebagian besar kandungan oksalat yang menyebabkan gatal.

3. Memasak Hingga Matang Sempurna

Rebus, kukus, atau panggang talas sampai benar-benar empuk. Suhu tinggi saat memasak akan merusak struktur kalsium oksalat sehingga talas aman untuk dimakan dan dicerna oleh lambung.

Studi Mengenai Manfaat Umbi-Umbian dan Pati Resisten

The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi pati resisten (seperti yang ditemukan pada talas) secara signifikan meningkatkan sensitivitas insulin pada individu dengan sindrom metabolik. Hal ini membuktikan bahwa talas bukan sekadar karbohidrat biasa, melainkan pangan fungsional.

Selain itu, penelitian dalam jurnal Molecules menyoroti kandungan antioksidan spesifik dalam talas yang mampu menetralkan radikal bebas oksigen, yang sering dikaitkan dengan penuaan dini dan penyakit degeneratif. Dengan memasukkan talas dalam menu harian, kamu secara tidak langsung memberikan perlindungan jangka panjang bagi sel-sel tubuhmu.

Jika kamu mengalami gejala yang tidak biasa setelah mengonsumsi makanan tertentu, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang tepat.

Kamu bisa mendapatkan produk-produk kesehatan pendukung di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan terkait metabolisme atau pencernaan, tapi bingung harus melakukan tindakan apa? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. 7 Surprising Benefits of Taro Root.
Medical News Today. Diakses pada 2026. What to know about taro root.
WebMD. Diakses pada 2026. Taro Root: Health Benefits, Nutrition, and Uses.
NCBI – Molecules Journal. Diakses pada 2026. Antioxidant Properties of Colocasia esculenta.
USDA FoodData Central. Diakses pada 2026. Taro, cooked, without salt.

FAQ

1. Apakah talas aman untuk penderita diabetes?

Ya, talas sangat aman dan bahkan dianjurkan karena kandungan serat dan pati resistennya membantu mencegah lonjakan gula darah secara mendadak.

2. Kenapa tangan terasa gatal setelah mengupas talas?

Gatal tersebut disebabkan oleh kristal kalsium oksalat dalam getah talas. Sebaiknya gunakan sarung tangan atau oleskan sedikit minyak atau garam pada tangan sebelum mengupas.

3. Bolehkah makan daun talas?

Daun talas sangat kaya akan nutrisi, namun sama seperti umbinya, daunnya harus dimasak hingga benar-benar matang untuk menghilangkan kandungan oksalat yang beracun.

4. Apa perbedaan talas dengan ubi jalar?

Talas memiliki tekstur yang lebih padat dan rasa yang lebih gurih (nutty) dibandingkan ubi jalar yang cenderung manis. Talas juga umumnya memiliki kandungan serat yang sedikit lebih tinggi.