• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 5 Hal yang Terjadi saat Stroke Menyerang

Ketahui 5 Hal yang Terjadi saat Stroke Menyerang

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Stroke adalah salah satu penyakit berbahaya yang paling ditakuti banyak orang. Pasalnya, penyakit yang dijuluki the silent killer ini dapat membunuh pengidapnya secara diam-diam akibat kelumpuhan otak. Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh kita saat stroke menyerang? Yuk, ketahui lebih lanjut di bawah ini.

Baca juga: 5 Fakta Tentang Stroke yang Harus Diketahui

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak terganggu atau berkurang, sehingga jaringan otak tidak bisa mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkannya. Akibatnya, sel-sel otak akan mulai mati dalam beberapa menit.

Stroke Iskemik vs Stroke Hemoragik

Ada dua jenis stroke, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik lebih sering terjadi daripada stroke hemoragik, di mana 87 persen dari total kasus stroke adalah stroke iskemik. Sementara itu, 13 persen sisanya adalah stroke hemoragik.

Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah otak menyempit atau tersumbat yang menyebabkan aliran darah jadi sangat berkurang (iskemia). Pembuluh darah yang menyempit atau tersumbat diakibatkan oleh timbunan lemak yang menumpuk di pembuluh darah atau terdapat gumpalan darah. Selain itu, puing-puing lain yang mengalir melalui aliran darah dan menyumbat di pembuluh darah di otak.

Sedangkan stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak bocor atau pecah. Ada berbagai kondisi yang dapat memengaruhi pembuluh darah sehingga menyebabkan perdarahan otak.

TIA – Tanda Peringatan Akan Masalah yang Lebih Serius

Stroke iskemik dan hemoragik adalah dua kondisi yang dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan kematian. Namun, ada lagi masalah kesehatan ketiga yang berkaitan erat dengan stroke iskemik yang juga perlu diwaspadai, yaitu transient ischemic attack (TIA). TIA adalah kondisi yang terjadi akibat aliran darah yang terhambat sementara ke bagian otak.

Meskipun aliran darah biasanya tersumbat hanya kurang dari lima menit, tetapi kondisi ini sama seriusnya dengan stroke besar. TIA biasanya disebabkan oleh pembekuan darah dan seringkali menjadi tanda peringatan untuk stroke di masa depan. Lebih dari sepertiga orang mengalami stroke dalam setahun setelah mengalami TIA.

Baca juga: Jangan Main-Main dengan Stroke Ringan, Ini 4 Cara Mengatasinya

Hal yang Terjadi Saat Terserang Stroke

Berikut ini beberapa hal yang akan terjadi saat stroke menyerang:

1. Kesulitan Berbicara dan Memahami Perkataan Orang Lain

Saat stroke menyerang, kamu mungkin akan mengalami kebingungan, melantur saat berbicara, atau kesulitan memahami ucapan orang lain.

2. Kelumpuhan atau Mati Rasa pada Wajah, Lengan, atau Kaki

Kamu juga mungkin akan mengalami mati rasa, kelemahan atau kelumpuhan tiba-tiba di wajah, lengan, atau kaki. Hal ini seringkali terjadi hanya pada satu sisi tubuh kamu. Cobalah untuk mengangkat kedua tangan kamu ke atas kepala secara bersamaan. Bila salah satu lengan terjatuh, kamu mungkin mengalami stroke. Selain itu, salah satu sisi mulut kamu juga bisa terkulai ketika kamu mencoba tersenyum.

3. Gangguan Penglihatan di Salah Satu atau Kedua Mata

Saat terserang stroke, pandangan kamu bisa menjadi kabur atau menghitam di salah satu atau kedua mata secara tiba-tiba. Selain itu, kamu bisa juga memiliki penglihatan ganda atau buram.

4. Sakit Kepala

Sakit kepala parah yang terjadi secara mendadak, yang mungkin disertai dengan muntah, pusing, atau kesadaran yang berubah juga dapat terjadi saat stroke menyerang.

5. Kesulitan Berjalan

Kamu mungkin juga bisa terjatuh atau kehilangan keseimbangan saat stroke menyerang. Kamu mungkin mengalami pusing mendadak atau kehilangan koordinasi.

Baca juga: Kenapa Pengidap Stroke Bertingkah seperti Anak Kecil?

Itulah 5 hal yang dapat terjadi saat terserang stroke. Bila kamu mengalami salah satu dari 5 hal tersebut, segera periksakan diri ke dokter. Kamu juga bisa membicarakan masalah kesehatan yang kamu alami pada dokter lewat aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa menghubungi dokter untuk minta saran kesehatan dan rekomendasi obat dari dokter kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Stroke.
Geisinger. Diakses pada 2020. What happens inside the body during a stroke?