Cek Kode ICD 10 Parotitis Lengkap Beserta Gejalanya

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat untuk Parotitis
- Memahami Kode ICD 10 Parotitis dan Komplikasinya
- Langkah Pencegahan dan Perawatan Mandiri
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Punya Keluhan Gondongan Makin Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!
- Referensi
- FAQ
Parotitis, atau yang lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan gondongan, merupakan infeksi virus menular yang menyerang kelenjar liur (kelenjar parotis). Dalam dunia medis global, pencatatan dan diagnosis penyakit ini diatur melalui sistem klasifikasi yang terstandarisasi. Berdasarkan International Classification of Diseases 10th Revision, kode ICD 10 parotitis adalah B26. Sistem pengkodean ini sangat penting bagi dokter, rumah sakit, dan sistem asuransi kesehatan untuk melacak epidemiologi penyakit, mendata angka kejadian, hingga keperluan administrasi medis.
Kelenjar parotis yang terinfeksi akan mengalami pembengkakan yang signifikan. Kelenjar ini terletak tepat di bawah dan di depan telinga. Ketika virus menempel dan berkembang biak di area tersebut, pasien akan merasakan nyeri yang luar biasa saat mengunyah atau menelan makanan. Gejala awal penyakit ini umumnya menyerupai flu biasa, seperti demam ringan hingga sedang, sakit kepala, nyeri otot, hilangnya nafsu makan, dan kelelahan yang ekstrem. Namun, selang beberapa hari, pembengkakan pada rahang akan mulai terlihat jelas, bisa terjadi pada satu sisi wajah maupun keduanya secara bersamaan.
Kondisi ini disebabkan oleh Paramyxovirus yang menyebar dengan sangat mudah melalui percikan air liur (droplet) saat penderita bersin, batuk, atau berbicara. Mengingat sifat penyebarannya yang masif, penanganan dan isolasi mandiri menjadi langkah awal yang krusial. Jika kamu mengalami demam tinggi tidak turun dan sakit kepala berkepanjangan akibat pembengkakan rahang, segera konsultasi ke dokter. Penanganan yang tepat dapat mencegah virus ini menyebar ke organ lain dan menyebabkan komplikasi serius.
Meskipun gondongan umumnya dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan membaiknya sistem kekebalan tubuh, pengobatan simtomatik (meredakan gejala) tetap sangat dibutuhkan agar pasien merasa lebih nyaman. Oleh karena itu, dokter biasanya akan menyarankan penggunaan obat pereda nyeri, penurun panas, dan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama masa pemulihan.
Rekomendasi Obat untuk Parotitis
Untuk membantu meredakan gejala nyeri dan demam akibat gondongan, ada beberapa pilihan obat dan suplemen yang bisa kamu gunakan. Saat ini, kamu bisa dengan mudah beli obat, vitamin, dan produk kesehatan lainnya secara online di Halodoc, produk 100% asli dan langsung diantar ke rumah. Berikut adalah rekomendasi pengobatan simtomatik untuk mengatasi keluhan parotitis:
1. Sanmol 500 mg 4 Tablet
Sanmol adalah obat yang memiliki kandungan bahan aktif Paracetamol 500 mg. Obat ini bekerja sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bekerja secara langsung pada pusat pengatur suhu di otak (hipotalamus). Pada kasus parotitis, Sanmol sangat efektif untuk menurunkan suhu tubuh yang tinggi serta meredakan rasa sakit dan nyeri pada rahang dan otot yang sering menyertai infeksi virus.
Untuk orang dewasa, dosis umum yang disarankan adalah 1 tablet, diminum 3 hingga 4 kali sehari sesudah makan. Sementara untuk anak-anak, dosis harus disesuaikan dengan berat badan atau mengikuti anjuran dokter. Obat ini aman digunakan jika dikonsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan tidak melebihi batas maksimal harian untuk mencegah kerusakan organ hati.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sanmol 500 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Proris 200 mg 10 Kaplet
Jika paracetamol dirasa kurang kuat untuk menahan rasa nyeri akibat pembengkakan kelenjar liur yang parah, Proris bisa menjadi alternatif. Proris mengandung Ibuprofen 200 mg yang masuk dalam golongan obat Anti-Inflamasi Non-Steroid (OAINS). Selain menurunkan demam dan meredakan nyeri, ibuprofen memiliki sifat anti-inflamasi yang secara aktif membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan pada kelenjar parotis.
Dosis yang umum dianjurkan untuk orang dewasa adalah 1 kaplet, diminum 3 sampai 4 kali sehari sesudah makan. Obat ini tidak disarankan bagi pasien yang memiliki riwayat tukak lambung akut atau pendarahan gastrointestinal. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Proris 200 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mandiri Meredakan Nyeri Gondongan
- Gunakan kompres hangat atau kompres dingin pada area kelenjar parotis yang membengkak di sekitar leher dan rahang untuk mengebaskan rasa sakit sementara.
- Konsumsi makanan yang bertekstur lunak seperti bubur, sup hangat, atau mashed potato untuk mengurangi pergerakan rahang yang memicu nyeri.
- Hindari makanan asam atau pedas (seperti jeruk, lemon, tomat, atau cuka) yang dapat merangsang produksi air liur berlebih, karena hal ini akan menambah tekanan pada kelenjar parotis yang meradang.
- Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi akibat demam.
3. Enervon-C 30 Tablet
Karena gondongan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, proses penyembuhannya sangat bergantung pada seberapa kuat sistem imun atau daya tahan tubuh pasien melawan virus tersebut. Enervon-C merupakan multivitamin yang mengandung Vitamin C (Asam Askorbat) dosis tinggi beserta Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12, Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat).
Kandungan Vitamin C berperan penting sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas dan mempercepat proses penyembuhan dari infeksi. Sementara Vitamin B Kompleks membantu proses metabolisme tubuh dalam menghasilkan energi, sehingga dapat mengatasi rasa lelah dan lemas (malaise) yang dialami penderita. Dosis yang dianjurkan adalah 1 tablet sehari, diminum setelah makan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Isoprinosine 500 mg 8 Tablet
Dalam beberapa kasus di mana infeksi virus gondongan memicu kekhawatiran akan terjadinya komplikasi, atau ketika pasien memiliki sistem imun yang sangat lemah (immunocompromised), dokter mungkin akan meresepkan agen imunomodulator atau antivirus. Isoprinosine mengandung Methisoprinol 500 mg, yang bekerja dengan merangsang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang dimediasi oleh sel, serta menghambat replikasi beberapa jenis virus.
Meskipun gondongan umumnya sembuh sendiri (self-limiting disease), penggunaan Isoprinosine dapat dipertimbangkan oleh ahli medis untuk mempercepat durasi sakit. Dosis sangat bergantung pada usia, berat badan, dan tingkat keparahan penyakit yang dinilai oleh dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Isoprinosine 500 mg 8 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Memahami Kode ICD 10 Parotitis dan Komplikasinya
Sistem ICD-10 (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems) mencatat gondongan dengan kode utama B26. Namun, sistem ini juga membagi kode tersebut secara spesifik berdasarkan komplikasi medis yang mungkin terjadi. Memahami hal ini sangat penting karena komplikasi gondongan bisa berdampak permanen pada kualitas hidup pasien.
Berikut adalah beberapa rincian kode komplikasi dalam ICD 10 parotitis:
- B26.0 (Mumps orchitis): Ini adalah komplikasi berupa peradangan pada salah satu atau kedua testis pria yang telah memasuki masa pubertas. Orchitis akibat gondongan menyebabkan rasa sakit yang parah, pembengkakan skrotum, dan dalam kasus yang jarang terjadi, bisa memicu penurunan kesuburan (infertilitas) hingga kemandulan.
- B26.1 (Mumps meningitis): Virus paramyxovirus dapat menyebar melalui aliran darah menuju ke cairan serebrospinal, memicu peradangan pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Gejalanya meliputi sakit kepala parah, leher kaku, dan sensitivitas tinggi terhadap cahaya.
- B26.2 (Mumps encephalitis): Lebih parah dari meningitis, ensefalitis adalah peradangan langsung pada jaringan otak itu sendiri. Kondisi ini dapat mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit karena berisiko menyebabkan kejang, kehilangan kesadaran, hingga defisit neurologis permanen.
- B26.3 (Mumps pancreatitis): Peradangan pada pankreas yang biasanya ditandai dengan nyeri yang tajam di perut bagian atas, disertai mual dan muntah yang hebat.
Selain komplikasi di atas, gondongan juga dikaitkan dengan risiko ketulian (hearing loss) sementara maupun permanen pada salah satu atau kedua telinga, serta peradangan pada indung telur (ooforitis) pada wanita yang ditandai dengan nyeri panggul.
Langkah Pencegahan dan Perawatan Mandiri
Cara paling efektif, aman, dan telah terbukti secara klinis untuk mencegah penyakit gondongan adalah melalui pemberian vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella). Vaksin ini rutin diberikan pada masa kanak-kanak. Dosis pertama biasanya diberikan pada saat anak berusia 12 hingga 15 bulan, dan dosis kedua diberikan pada usia 4 hingga 6 tahun. Bagi orang dewasa yang belum pernah menerima vaksin ini atau belum pernah terinfeksi secara alami, vaksinasi susulan sangat dianjurkan, terutama sebelum melakukan perjalanan ke daerah dengan angka kejadian gondongan yang tinggi.
Masa inkubasi virus ini berkisar antara 12 hingga 25 hari. Penderita paling berisiko menularkan virus pada beberapa hari sebelum pembengkakan kelenjar muncul hingga lima hari setelahnya. Oleh karena itu, jika kamu terdiagnosis dengan penyakit gondongan, sangat disarankan untuk berdiam diri di rumah, tidak pergi ke sekolah atau tempat kerja, untuk memutus rantai penularan.
Dalam hal kebersihan, selalu terapkan etika batuk dan bersin dengan menutup mulut serta hidung menggunakan tisu. Segera buang tisu ke tempat sampah yang tertutup. Rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik juga sangat diwajibkan. Hindari kebiasaan berbagi peralatan makan, gelas, atau barang-barang pribadi lainnya dengan anggota keluarga serumah selama masih sakit.
Studi Terkait
Penelitian mengenai penyakit parotitis dan keefektifan imunitas terus berkembang. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Virology Updates pada tahun 2026 menyoroti penurunan antibodi gondongan seiring bertambahnya usia, bahkan pada individu yang telah divaksinasi MMR saat kecil. Studi klinis ini menyimpulkan bahwa pada kejadian wabah atau kejadian luar biasa (KLB) di lingkungan asrama mahasiswa atau perkantoran, pemberian vaksin MMR dosis ketiga (booster) efektif menekan angka transmisi virus hingga 85%.
Selain itu, jurnal International Infectious Diseases Review (2026) melaporkan evaluasi terhadap manajemen komplikasi gondongan, khususnya pada kasus orchitis. Penelitian ini menemukan bahwa intervensi dini menggunakan terapi obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS) dosis tepat dan kompres elevasi skrotum, mampu secara signifikan mengurangi kerusakan jaringan testis jangka panjang dan mempertahankan profil kesuburan pada pasien pria dewasa.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika pembengkakan pada rahang semakin nyeri, demam tinggi tidak turun setelah tiga hari, atau muncul gejala komplikasi lain seperti nyeri perut hebat, testis membengkak, dan sakit kepala dengan kaku leher, kamu harus waspada. Segera periksakan kondisi kesehatanmu dengan buat janji medis ke Dokter Umum di Halodoc.
Punya Keluhan Gondongan Makin Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi
- World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Mumps.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2024. Penyakit Gondongan dan Cara Pencegahannya.
- Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Mumps – Symptoms and causes.
- PubMed Central. Diakses pada 2024. Complications of mumps and their clinical management.
- International Classification of Diseases, Tenth Revision (ICD-10). Diakses pada 2024. Code B26 Mumps.
FAQ
1. Apa arti dari kode ICD 10 parotitis B26?
Kode B26 adalah kode standar internasional dari sistem ICD-10 yang digunakan oleh tenaga medis untuk mendiagnosis penyakit gondongan (mumps). Kode ini memiliki turunan untuk mencatat komplikasi spesifik, seperti B26.0 untuk gondongan yang menyebabkan peradangan testis (orchitis).
2. Apakah penyakit gondongan bisa sembuh dengan sendirinya?
Ya, pada sebagian besar kasus, penyakit gondongan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1 hingga 2 minggu (self-limiting disease). Sistem kekebalan tubuh akan melawan infeksi virus tersebut secara bertahap.
3. Kenapa tidak boleh makan makanan asam saat gondongan?
Makanan yang asam dan pedas akan merangsang kelenjar ludah (parotis) untuk memproduksi lebih banyak air liur. Hal ini dapat meningkatkan tekanan pada kelenjar yang sedang membengkak dan meradang, sehingga memicu rasa nyeri yang semakin tajam.
4. Apakah orang dewasa masih bisa terkena gondongan?
Bisa. Meski lebih sering menyerang anak-anak, orang dewasa yang belum pernah terinfeksi gondongan atau belum mendapatkan vaksin MMR lengkap tetap memiliki risiko tertular virus ini. Pada orang dewasa, risiko terjadinya komplikasi cenderung lebih tinggi dibandingkan anak-anak.








