• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kolesterol Tinggi, Waspada 4 Kondisi Ini

Kolesterol Tinggi, Waspada 4 Kondisi Ini

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Menjalani pola makan sehat menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah kolesterol tinggi. Kolesterol yang dalam batas normal banyak memberikan manfaat untuk tubuh, seperti membantu tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak.

Baca juga: Jangan Berlebihan, Tubuh Juga Butuh Kolesterol

Setiap orang membutuhkan kadar kolesterol yang berbeda di dalam darah. Tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara rutin untuk mencegah kondisi kolesterol melambung tinggi. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat sebabkan gangguan kesehatan. 

Waspada Gangguan Kesehatan Akibat Kolesterol Tinggi

Seseorang dikatakan mengalami kolesterol tinggi, ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi batasan kadar normal kolesterol yang seharusnya. Umumnya, sebagian kolesterol diproduksi pada hati, sebagian lagi didapatkan dari jenis makanan yang dikonsumsi. Di dalam tubuh, kolesterol dibawa oleh protein yang dikenal sebagai lipoprotein.

Ada dua jenis lipoprotein pembawa kolesterol, yaitu LDL (low density lipoprotein) dan HDL (high density lipoprotein). LDL membawa kolesterol dari hati menuju organ tubuh yang membutuhkan kolesterol. Sedangkan HDL berfungsi untuk mengangkut kembali kolesterol menuju hati. Ketika berada di dalam hati, kolesterol akan dihancurkan dan dikeluarkan bersama feses.

Baca juga: Alami Gejala Kolesterol Tinggi, Kapan Sebaiknya ke Dokter?

Kondisi kolesterol yang berlebihan dalam tubuh dapat mengendap pada dinding pembuluh darah dan menyebabkan plak. Plak ini yang menyebabkan aliran darah menjadi terganggu akibat adanya penyempitan. Tidak ada salahnya untuk selalu waspada terhadap gangguan kesehatan yang dialami ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi batas normal.

1. Tekanan Darah Tinggi

Dilansir dari Cleveland Clinic, tekanan darah tinggi atau hipertensi berkaitan dengan kolesterol tinggi. Ketika kolesterol yang berlebihan dalam darah mengendap dan menjadi plak, maka dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Penyempitan yang terjadi membuat jantung perlu bekerja lebih keras untuk memompa darah. Jika dibiarkan berjalan cukup lama, tekanan darah bisa berubah menjadi tinggi melebihi kondisi normal.

2. Stroke

Penyakit stroke juga berkaitan erat dengan kondisi kolesterol tinggi dalam darah. Dilansir dari Cleveland Clinic, stroke terjadi ketika pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi menuju otak tersumbat atau pecah. Ketika oksigen menuju otak kurang, maka seseorang berisiko mengalami stroke.

3. Gangguan pada Jantung

Plak yang terjadi akibat penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah dapat menyebabkan gangguan pada jantung. Hal ini disebabkan munculnya plak pada dinding pembuluh darah dapat sebabkan penyempitan pembuluh darah yang berisiko menghambat aliran darah menuju jantung. Adanya aliran darah yang terganggu membuat aliran darah menuju jantung juga berkurang. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan jantung, seperti serangan jantung.

4. Diabetes

Dilansir dari WebMD, diabetes menjadi penyakit yang berkaitan dengan kolesterol tinggi. Untuk itu, selalu jaga pola makan yang baik agar terhindar dari diabetes maupun kolesterol tinggi. Glukosa dalam darah dapat menempel pada lipoprotein. Lipoprotein jenis LDL yang berlapis dengan glukosa ini dapat bertahan lama dalam aliran darah dan sebabkan penumpukan yang meningkatkan risiko munculnya plak pada dinding pembuluh darah. Umumnya, pengidap diabetes lebih sering alami HDL yang rendah sehingga tingkatkan risiko gangguan jantung.

Baca juga: Ketahui 7 Cara Alami Menurunkan Kolesterol Tinggi

Untuk mengurangi munculnya gangguan kesehatan tersebut, sebaiknya kontrol kadar kolesterol dalam darah agar kesehatan tubuh tidak terganggu. Lakukan pola hidup sehat dengan rutin melakukan olahraga, perbanyak konsumsi makanan sehat, dan perbanyak konsumsi air putih. Tidak hanya itu, berhenti kebiasaan merokok juga menghindarkan kamu dari penyakit kolesterol tinggi.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. Diseases Linked to High Cholesterol
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Cholesterol: High Cholesterol Disease
American Heart Association. Diakses pada 2020. Prevention and Treatment of High Cholesterol