• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah 5 Komplikasi yang Disebabkan oleh Proktitis

Inilah 5 Komplikasi yang Disebabkan oleh Proktitis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Proktitis yang tidak segera ditangani bisa memicu komplikasi. Tidak main-main, komplikasi yang muncul bisa lebih parah. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apa itu proktitis dan bagaimana cara penyakit ini ditangani. Sebelumnya perlu diketahui, proktitis merupakan jenis gangguan pencernaan yang terjadi akibat ada peradangan pada dinding usus besar bagian akhir alias rektum. 

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang mengidap penyakit ini. Peradangan pada proktitis menyebabkan pengidapnya mengalami gangguan pada pencernaan. Kondisi ini ditandai dengan rasa mulas pada perut, sakit perut dan dubur, diare, serta BAB berdarah dan berlendir. Setidaknya, ada lima jenis komplikasi yang bisa muncul akibat proktitis. Apa saja? 

Baca juga: Ganggu Pencernaan, Ini Penyebab Utama Terjadinya Proktitis

Komplikasi Proktitis yang Tidak Ditangani

Kondisi ini bisa muncul disebabkan oleh penyakit, seperti radang usus, penyakit Crohn, serta aktif berhubungan intim tanpa pengaman. Jika tidak ditangani segera, proktitis sangat mungkin menjadi lebih buruk dan menimbulkan komplikasi. Setidaknya, ada 5 jenis komplikasi yang bisa muncul akibat penyakit ini, yaitu:

  • Anemia

Penyakit ini bisa memicu terjadinya pendarahan. Dalam jangka panjang, proktitis bisa memicu komplikasi berupa anemia akibat pendarahan yang berlebih dan berkelanjutan. 

  • Infeksi 

Proktitis juga bisa menyebabkan komplikasi berupa infeksi. Infeksi bernanah (abses) bisa muncul pada area yang mengalami peradangan. 

  • Muncul Borok 

Muncul borok juga bisa menjadi komplikasi Proktitis. Borok bisa muncul di dalam dinding rektum. 

Baca juga: 3 Jenis Pengobatan untuk Atasi Proktitis

  • Fistula Ani

Proktitis bisa memicu komplikasi berupa fistula ani. Kondisi ini terjadi akibat terbentuknya saluran abnormal antara usus dengan kulit di sekitar dubur.

  • Fistula Rektovagina

Kondisi ini juga muncul akibat pembentukan saluran abnormal. Pada fistula rektovagina, saluran abnormal terbentuk antara rektum dan vagina, sehingga feses dapat keluar ke vagina.

Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika mengalami gejala yang menyerupai penyakit ini. Ada beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi proktitis yang terlanjur menyerang dan perlu segera dilakukan agar komplikasi tidak muncul. Pengobatan dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi peradangan, meredakan gejala dan rasa sakit, serta menyembuhkan infeksi. 

Pengobatan yang dilakukan mungkin akan berbeda antara satu orang dan yang lainnya, tergantung pada penyebab proktitis menyerang. Proktitis bisa diatasi dengan pengobatan medis dan tindakan operasi pada kasus yang lebih parah. Selain itu, perawatan mandiri di rumah bisa dilakukan untuk mempercepat penyembuhan. 

Perawatan ini juga bisa diterapkan untuk mengatasi peradangan dan nyeri ringan dengan menghindari kebiasaan makan sesaat sebelum tidur, mengonsumsi obat pereda sakit, banyak minum air putih, serta menghindari makanan tertentu, seperti makanan pedas, asam, berlemak serta hindari minuman yang mengandung soda, kafein, dan susu. 

Jangan ragu untuk selalu melakukan pemeriksaan jika merasa atau mengalami gejala menyerupai penyakit ini. 

Baca juga: Harus Tahu, Ini Komplikasi Berbahaya dari Proktitis

Cari tahu lebih lanjut seputar proktitis dan apa saja pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Proctitis.
Web MD. Diakses pada 2020. Proctitis.
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Proctitis?