• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Makanan Pantangan untuk Pengidap Vertigo

4 Makanan Pantangan untuk Pengidap Vertigo

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Vertigo adalah kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala tak tertahankan, serta merasakan sensasi seperti lingkungan sekitar berputar. Sensasi berputar dan pusing tersebut dapat menghambat seseorang dalam aktivitas. Gejala ini terjadi akibat adanya gangguan vestibular pada bagian dalam telinga. Mungkin tidak banyak yang tahu, tetapi ada beberapa makanan pantangan vertigo yang perlu dihindari untuk mencegah kekambuhan, lho. 

Secara umum, gejala vertigo dapat muncul karena berbagai hal. Ada sekitar 40 penyakit atau kondisi di bagian dalam telinga, pada sistem saraf atau otak, serta beberapa penyakit mulai dari diabetes, migrain, stroke, parkinson, hingga tumor otak, yang dapat menyebabkan vertigo. Risiko vertigo juga dapat meningkat pada orang yang memiliki kebiasaan merokok aktif dan yang memiliki gaya hidup tidak sehat. Salah satunya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan pantangan vertigo.

Baca juga: Penyebab Vertigo yang Perlu Diketahui

Makanan Ini Bisa Sebabkan Vertigo

Ketika gejalanya kambuh, vertigo dapat memunculkan gejala berupa mual, muntah, nistagmus (pergerakan bola mata yang abnormal), berkeringat, hingga hilangnya pendengaran. Rasa pusing yang terasa ketika serangan vertigo muncul dapat berlangsung selama beberapa menit, jam, dan dapat hilang-muncul. 

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kambuhnya serangan vertigo adalah menjaga pola makan. Sebab, ada beberapa jenis makanan pantangan vertigo yang perlu dihindari. Makanan tersebut perlu dihindari karena dapat meningkatkan proses peradangan di dalam tubuh. 

Dirangkum dari laman Vertigo Treatment, berikut beberapa jenis makanan pantangan vertigo yang perlu dihindari:

  • Makanan Manis atau Tinggi Gula

Makanan dan minuman manis atau tinggi gula, seperti yang mengandung madu, gula pasir, gula merah seperti kue dan soda, sebaiknya dihindari, karena dapat menyebabkan fluktuasi volume cairan di telinga yang meningkatkan gejala vertigo. Sebagai pilihan yang lebih sehat, gunakanlah gula kompleks yang berasal dari kacang-kacangan, biji-bijian, kentang dan sayuran.

Baca juga: Cara Mengobati & Mengenali Penyebab Vertigo

  • Makanan dan Minuman Berkafein

Kafein yang terkandung dalam aneka makanan dan minuman, seperti kopi, teh, cokelat, minuman energi dan soda dapat meningkatkan sensasi dengung di dalam telinga. Itulah sebabnya, pengidap vertigo sebaiknya menghindari kafein.

  • Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol juga perlu dibatasi oleh pengidap vertigo, karena dapat memengaruhi komposisi cairan di telinga bagian dalam. Alkohol juga dapat memperburuk rasa pusing, ketika dikonsumsi oleh pengidap vertigo. Pengaruh negatif dari alkohol juga dapat membuat tubuh dehidrasi dan memicu metabolit berbahaya bagi telinga bagian dalam dan otak. Selain itu, alkohol juga terkenal sebagai pemicu serangan migrain yang juga menyebabkan pusing dan mual.

  • Makanan Asin atau Tinggi Garam

Makanan asin atau yang mengandung tinggi garam perlu dikurangi atau dihindari pengidap vertigo. Sebab, kandungan sodium dalam garam dapat memperburuk vertigo. Mengonsumsi makanan asin atau tinggi garam juga dapat memicu penahanan air berlebih dan memengaruhi keseimbangan dan tekanan cairan di tubuh. Oleh sebab itu, pengidap vertigo sebaiknya menjauhi makanan tinggi garam atau sodium, seperti keju, popcorn, keripik, kecap, dan makanan kaleng.

Itulah beberapa makanan pantangan pengidap vertigo yang perlu dihindari. Jika kamu sudah menghindari konsumsi makanan-makanan tersebut dan serangan vertigo masih kerap muncul, segera bicarakan dengan dokter di aplikasi Halodoc. Dokter mungkin akan meresepkan beberapa obat yang dapat membantu ringankan serangan vertigo yang kambuh. Hebatnya lagi, kamu bisa beli obat yang diresepkan dokter itu lewat aplikasi Halodoc juga. 

Baca juga: Terapi Vertigo Ini Bisa Kamu Lakukan di Rumah!

Tips Pencegahan Vertigo Lainnya

Pencegahan vertigo pada prinsipnya harus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai penyebab dan faktor risiko yang dimiliki setiap pengidap. Misalnya, jika vertigo yang dimiliki disebabkan oleh infeksi pada telinga, infeksinya harus segera diatasi sesuai dengan penyebabnya (entah karena virus atau bakteri). Jika infeksi telah diatasi, kemungkinan serangan vertigo dapat berkurang dengan sendirinya.

Selain itu, ada beberapa upaya pencegahan lain yang bisa dilakukan, selain menghindari makanan pantangan vertigo, untuk mencegah kekambuhan, yaitu:

  • Jangan membuat gerakan kepala secara tiba-tiba.
  • Upayakan untuk selalu bangun dari posisi tidur secara bertahap, dengan duduk terlebih dahulu.
  • Selalu posisikan kepala sedikit lebih tinggi dari tubuh saat tidur.
  • Jangan melakukan gerakan meregangkan leher.
  • Hindari gerakan membungkuk.
  • Hindari kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol.
  • Hindari benturan pada kepala.
  • Obati penyakit atau kondisi yang berpotensi menimbulkan vertigo (misalnya diabetes atau tekanan darah tinggi).
  • Batasi asupan makanan berlemak.
  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh.
  • Minum obat-obatan sesuai indikasi.


Referensi:
Livestrong. Diakses pada 2020. Foods to Avoid for Vertigo.
DiVertigo. Diakses pada 2020. Diet Plan For Vertigo: What To Eat And Not To Eat When You Have Vertigo..