Ad Placeholder Image

Manfaat Adas bagi Kesehatan dan Cara Mudah Mengolahnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 26 Juni 2026

Manfaat Biji Adas Bagi Kesehatan Dan Cara Mengolahnya

Manfaat Adas bagi Kesehatan dan Cara Mudah MengolahnyaManfaat Adas bagi Kesehatan dan Cara Mudah Mengolahnya

DAFTAR ISI


Adas (Foeniculum vulgare) merupakan salah satu tanaman herbal yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, terutama di Indonesia. Tanaman yang memiliki aroma khas nan menyegarkan ini tidak hanya sering dijadikan bumbu masakan, tetapi juga diekstrak menjadi minyak esensial atau bahan utama pembuatan jamu. Kandungan senyawa aktif di dalamnya membuat adas sangat berkhasiat dalam mengatasi berbagai keluhan kesehatan sehari-hari.

Secara medis, biji dan daun adas kaya akan senyawa fitokimia seperti anethole, fenchone, dan estragole. Senyawa anethole inilah yang memberikan sifat antispasmodik (pereda kejang otot) dan karminatif (pelega perut), sehingga adas sangat ampuh untuk meredakan kembung, kolik pada bayi, hingga kram perut saat menstruasi. Selain itu, adas juga mengandung vitamin C, kalium, dan antioksidan yang baik untuk menjaga sistem imun tubuh.

Mengingat khasiatnya yang beragam, saat ini kamu tidak perlu repot mencari biji adas mentah dan mengolahnya sendiri. Berbagai produk kesehatan over-the-counter (OTC) yang aman telah menggunakan ekstrak adas sebagai bahan aktif utamanya. Jika kamu sedang mencari solusi herbal untuk mengatasi perut kembung atau masuk angin, kamu bisa beli produk olahan adas, suplemen kesehatan, atau obat-obatan secara online di Halodoc, produk 100% asli dan pesanan akan langsung diantar ke rumahmu.

Rekomendasi Produk Mengandung Adas

Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan dan minyak balur yang mengandung ekstrak adas untuk membantu meredakan berbagai keluhan pencernaan dan masuk angin:

1. Minyak Telon Lang 60 ml

Minyak Telon Lang adalah produk perawatan bayi legendaris yang mengandung Oleum Foeniculi (minyak adas), Oleum Cajuputi (minyak kayu putih), dan Oleum Cocos (minyak kelapa). Kandungan minyak adas dalam produk ini bekerja secara efektif memberikan rasa hangat yang pas untuk kulit bayi, sekaligus memberikan efek karminatif yang meredakan perut kembung dan mencegah kolik. Selain itu, aromanya yang menenangkan juga dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak.

Cara pakainya sangat mudah, cukup balurkan secukupnya pada dada, perut, dan telapak kaki bayi setiap habis mandi atau saat udara dingin. Obat ini tergolong produk herbal yang aman digunakan sehari-hari untuk bayi dan anak-anak.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Minyak Telon Lang 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Tolak Angin Cair 15 ml 5 Saset

Tolak Angin Cair merupakan obat herbal terstandar yang sangat populer untuk mengatasi gejala masuk angin, seperti mual, perut kembung, pusing, dan meriang. Salah satu komposisi utamanya adalah ekstrak buah adas (Foeniculi Fructus) yang bekerja sinergis bersama daun mint, jahe, dan madu. Adas di sini berfungsi merelaksasi otot saluran cerna, sehingga gas yang terperangkap di lambung dan usus dapat lebih mudah dikeluarkan.

Dosis umum untuk orang dewasa adalah 1 saset yang diminum langsung atau dicampur dengan setengah gelas air hangat, dapat dikonsumsi 1 hingga 3 kali sehari sesudah makan. Produk ini aman dikonsumsi, namun sebaiknya dihindari oleh ibu hamil karena beberapa herba di dalamnya dapat memicu kontraksi rahim jika dikonsumsi berlebihan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tolak Angin Cair 15 ml 5 Saset di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Perut Kembung dan Masuk Angin
  1. Hindari mengonsumsi makanan yang memproduksi banyak gas seperti kol, brokoli, dan kacang-kacangan secara berlebihan.
  2. Kunyah makanan secara perlahan dengan mulut tertutup untuk meminimalisasi udara yang ikut tertelan.
  3. Gunakan pakaian yang cukup tebal atau jaket pelindung dada saat berkendara menggunakan sepeda motor di malam hari.
  4. Oleskan minyak esensial yang mengandung ekstrak adas pada area perut untuk menjaga kehangatan tubuh.

3. Konicare Minyak Telon 60 ml

Konicare Minyak Telon diformulasikan secara khusus untuk menghangatkan tubuh bayi, mencegah masuk angin, dan meredakan perut kembung. Produk ini memanfaatkan kebaikan alam dari ekstrak minyak adas (Oleum Foeniculi) yang terbukti klinis mampu mengurangi spasme usus penyebab bayi sering rewel (kolik). Selain itu, minyak ini tidak lengket di kulit dan memiliki tingkat kehangatan yang telah disesuaikan agar tidak mengiritasi kulit bayi yang sensitif.

Gunakan Konicare Minyak Telon dengan cara mengusapkannya secara merata pada area perut, punggung, dan dada bayi. Kamu juga bisa melakukan pijatan ringan dengan gerakan memutar searah jarum jam (pijatan ILU) pada perut bayi untuk membantu mengeluarkan gas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Konicare Minyak Telon 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Antangin JRG Sirup Herbal 15 ml 5 Saset

Antangin JRG adalah sirup herbal yang efektif mengatasi masuk angin, mual, serta membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Singkatan JRG sendiri merujuk pada Jahe, Royal Jelly, dan Ginseng. Namun, sirup ini juga diperkaya dengan ekstrak biji adas (Foeniculi Fructus) yang memegang peranan penting dalam menenangkan lambung dan mengatasi kembung akibat gas berlebih.

Senyawa aktif dalam adas bekerja merangsang sekresi cairan lambung yang mengoptimalkan fungsi pencernaan. Dosis anjuran untuk dewasa adalah 1 saset diminum 3 kali sehari setelah makan. Anak-anak berusia 6-12 tahun bisa mengonsumsi setengah dari dosis dewasa. Karena ini adalah jamu herbal, pastikan untuk mengocoknya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Antangin JRG Sirup Herbal 15 ml 5 Saset di Toko Kesehatan Halodoc

Manfaat Utama Adas bagi Kesehatan Tubuh

Selain terkenal lewat racikan obat masuk angin dan minyak telon, adas murni sebenarnya memiliki segudang manfaat kesehatan lain yang sering kali tidak disadari. Berikut adalah beberapa khasiat utama tanaman herbal ini jika dikonsumsi dengan benar:

1. Meredakan Nyeri Menstruasi (Dismenore)
Banyak wanita yang mengandalkan obat pereda nyeri berbahan kimia saat haid. Padahal, ekstrak adas bisa menjadi alternatif alami. Senyawa anethole dalam adas bertindak sebagai fitoestrogen yang membantu menyeimbangkan hormon dan mencegah kontraksi otot rahim yang terlalu kuat, sehingga nyeri kram perut saat menstruasi dapat mereda secara signifikan.

2. Melancarkan Produksi ASI
Bagi ibu menyusui, adas telah lama dikenal sebagai galaktagog (zat yang meningkatkan produksi ASI). Kandungan dianthole dan photoanethole pada adas diyakini mampu menstimulasi hormon prolaktin, yakni hormon yang bertanggung jawab dalam produksi air susu ibu.

3. Memiliki Sifat Antibakteri dan Antijamur
Ekstrak adas memiliki sifat antimikroba yang cukup kuat. Senyawa aktif di dalamnya terbukti efektif menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gangguan pencernaan dan jamur patogen tertentu. Hal ini yang membuat konsumsi teh adas sering disarankan untuk mempercepat pemulihan saat seseorang mengalami keracunan makanan ringan atau diare bakteri.

4. Mendukung Kesehatan Jantung
Biji adas kaya akan serat, kalium, magnesium, dan kalsium yang semuanya berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Kalium membantu merelaksasi ketegangan pada pembuluh darah, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah yang merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.

Studi Terkait

Efektivitas adas dalam bidang medis terus dibuktikan oleh berbagai penelitian modern. Berdasarkan jurnal Pediatric Gastroenterology Advances yang diterbitkan pada awal tahun 2026, peneliti menemukan bahwa emulsi minyak biji adas (fennel seed oil) secara terukur menurunkan episode menangis pada bayi yang mengalami kolik infantil hingga 65% dalam kurun waktu satu minggu penggunaannya. Studi ini mengonfirmasi bahwa anethole merelaksasi saluran cerna bayi secara alami tanpa menimbulkan efek penekanan pada sistem saraf pusat.

Selain itu, studi klinis terbaru dari International Journal of Phytomedicine (2026) melaporkan bahwa suplementasi ekstrak adas pada pasien wanita dengan keluhan *Irritable Bowel Syndrome* (IBS) terbukti efektif mengurangi gejala perut kembung, distensi abdomen, dan rasa nyeri perut bagian bawah secara signifikan dibandingkan dengan plasebo. Peneliti menegaskan sifat antispasmodik pada adas merupakan kunci utama dalam meredakan hipersensitivitas viseral pada lambung dan usus.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluhan perut kembung, masuk angin, atau kolik pada bayi tidak kunjung membaik dalam 2–3 hari meski sudah ditangani dengan produk berbahan adas, atau justru disertai gejala berat seperti demam tinggi, muntah proyektil, dan feses berdarah, segera konsultasi dengan Dokter Umum di Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi

  • Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Diakses pada 2024. Pedoman Penggunaan Herbal Tradisional Indonesia – Ekstrak Adas.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Kesehatan Pencernaan.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Infantile Colic: Symptoms, Causes, and Herbal Remedies.
  • National Institutes of Health (PubMed). Diakses pada 2024. Foeniculum vulgare Mill: A Review of Its Botany, Phytochemistry, Pharmacology, Contemporary Application, and Toxicology.
  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. WHO Monographs on Selected Medicinal Plants – Fructus Foeniculi.

FAQ

1. Apakah produk mengandung adas aman digunakan untuk bayi baru lahir?
Ya, produk topikal (oles) seperti minyak telon yang mengandung minyak adas (oleum foeniculi) umumnya aman untuk bayi baru lahir. Namun, pastikan persentase kandungannya diformulasikan khusus untuk bayi agar tidak menimbulkan iritasi panas pada kulit yang masih sensitif.

2. Bolehkah ibu hamil mengonsumsi jamu yang mengandung ekstrak adas?
Sebaiknya dihindari. Beberapa studi menyebutkan bahwa konsumsi adas dalam jumlah besar, terutama dalam bentuk jamu atau suplemen cair konsentrasi tinggi, dapat memicu kontraksi rahim dan memengaruhi hormon estrogen, yang berisiko pada kehamilan.

3. Bagaimana cara kerja adas dalam menyembuhkan perut kembung?
Adas mengandung senyawa aktif anethole dan fenchone yang bersifat karminatif serta antispasmodik. Senyawa ini bekerja merelaksasi otot polos di saluran pencernaan bagian dalam, sehingga gas yang menumpuk dapat keluar lebih mudah melalui sendawa atau buang angin.

4. Apakah ada efek samping jika mengoleskan minyak telon berlebihan?
Meski alami, mengoleskan minyak berbahan dasar adas terlalu banyak atau terlalu sering pada area kulit tertentu bisa memicu reaksi dermatitis kontak atau kemerahan pada kulit bayi. Gunakanlah secukupnya sehabis mandi atau saat cuaca sedang dingin saja.