Ad Placeholder Image

Mata Keluar Nanah? Redakan dengan Pertolongan Pertama.

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 April 2026

Mata Keluar Nanah: Sebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Mata Keluar Nanah? Redakan dengan Pertolongan Pertama.Mata Keluar Nanah? Redakan dengan Pertolongan Pertama.

Pengertian Mata Keluar Nanah

Mata keluar nanah adalah kondisi ketika mata mengeluarkan cairan kental yang berwarna kuning kehijauan, seringkali lengket, dan dapat menyebabkan kelopak mata terasa sulit dibuka, terutama setelah bangun tidur. Cairan ini merupakan campuran sel darah putih, sel mati, dan bakteri, yang menjadi respons tubuh terhadap infeksi. Kondisi ini umumnya menandakan adanya infeksi pada mata yang membutuhkan perhatian medis untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Penyebab Umum Mata Keluar Nanah

Sebagian besar kasus mata keluar nanah disebabkan oleh infeksi bakteri. Dua penyebab paling umum adalah bintitan dan konjungtivitis bakteri. Mengenali penyebabnya penting untuk menentukan langkah penanganan yang benar.

Bintitan (Hordeolum)

Bintitan adalah peradangan akut pada kelenjar di kelopak mata yang seringkali disebabkan oleh infeksi bakteri Stafilokokus. Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan merah dan nyeri seperti bisul pada kelopak mata yang berisi nanah. Bintitan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, nyeri saat berkedip, dan terkadang mengganggu penglihatan jika ukurannya cukup besar.

Konjungtivitis Bakteri

Konjungtivitis bakteri adalah infeksi pada konjungtiva, yaitu selaput tipis yang melapisi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata. Infeksi ini menyebabkan peradangan yang membuat mata merah, terasa gatal atau perih, dan mengeluarkan cairan nanah yang lengket. Cairan ini seringkali lebih banyak dan dapat menyebabkan kelopak mata menempel erat, terutama di pagi hari.

Gejala yang Menyertai Mata Keluar Nanah

Selain keluarnya cairan nanah, mata yang terinfeksi mungkin menunjukkan beberapa gejala lain. Gejala-gejala ini dapat bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan infeksi. Beberapa gejala umum yang sering menyertai mata keluar nanah meliputi:

  • Mata merah atau meradang.
  • Kelopak mata bengkak dan nyeri saat disentuh.
  • Sensasi gatal atau terbakar di mata.
  • Mata terasa lengket, terutama saat bangun tidur.
  • Penglihatan kabur sementara akibat penumpukan cairan.
  • Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).
  • Adanya benjolan nyeri pada kelopak mata (jika disebabkan bintitan).

Pertolongan Pertama di Rumah

Apabila mengalami mata keluar nanah, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan di rumah untuk meredakan gejala dan menjaga kebersihan mata. Namun, langkah-langkah ini bukan pengganti penanganan medis profesional.

  • Kompres Air Hangat: Gunakan kain bersih atau kapas yang direndam air hangat, lalu tempelkan dengan lembut pada mata yang terinfeksi selama 5-10 menit. Kompres hangat dapat membantu melonggarkan nanah yang mengering dan meredakan peradangan.
  • Jaga Kebersihan Mata: Bersihkan mata dengan lembut menggunakan kapas bersih yang dibasahi air hangat. Pastikan untuk membersihkan dari sudut mata bagian dalam ke arah luar dan gunakan kapas baru untuk setiap usapan.
  • Jangan Mengucek Mata: Hindari menggosok atau mengucek mata, karena hal ini dapat memperparah iritasi dan menyebarkan infeksi.
  • Hindari Penggunaan Softlens dan Makeup Mata: Lepas softlens dan jangan gunakan makeup mata untuk sementara waktu. Penggunaan keduanya dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses penyembuhan.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Meskipun pertolongan pertama di rumah dapat membantu meredakan gejala, konsultasi dengan dokter mata sangat dianjurkan. Segera periksakan diri ke dokter jika kondisi mata tidak membaik dalam 1-2 hari, atau jika mengalami gejala yang parah seperti nyeri hebat, penglihatan menurun, atau demam. Dokter dapat melakukan diagnosis yang akurat dan meresepkan pengobatan yang sesuai, seperti antibiotik tetes mata atau salep.

Pengobatan Medis untuk Mata Keluar Nanah

Pengobatan mata keluar nanah sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Ini bisa berupa tetes mata, salep mata, atau antibiotik oral jika infeksi cukup parah atau menyebar.

  • Tetes Mata atau Salep Antibiotik: Obat ini bekerja langsung pada area yang terinfeksi untuk membunuh bakteri. Penting untuk menggunakan obat sesuai petunjuk dokter dan menghabiskannya meskipun gejala sudah membaik.
  • Antibiotik Oral: Dalam kasus infeksi yang lebih serius atau persisten, dokter mungkin meresepkan antibiotik yang diminum untuk mengatasi infeksi dari dalam tubuh.
  • Drainase Bintitan: Untuk bintitan yang sangat besar dan tidak pecah sendiri, dokter mungkin perlu melakukan prosedur kecil untuk mengeluarkan nanah guna mempercepat penyembuhan dan mengurangi nyeri.

Kapan Obat Bebas Diperlukan?

Selain penanganan infeksi oleh dokter, beberapa kondisi mata keluar nanah mungkin disertai dengan ketidaknyamanan umum atau demam ringan. Untuk meredakan gejala penyerta seperti nyeri atau demam, obat bebas seperti paracetamol dapat digunakan.

Penting untuk diingat bahwa obat ini hanya untuk mengatasi gejala dan tidak mengobati infeksi mata itu sendiri. Selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum memberikan obat bebas, terutama pada anak-anak, dan pastikan obat tersebut tidak memiliki interaksi dengan resep dokter.

Pencegahan Mata Keluar Nanah

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mata keluar nanah:

  • Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air, terutama sebelum menyentuh wajah atau mata.
  • Hindari menyentuh atau mengucek mata dengan tangan yang kotor.
  • Jangan berbagi handuk, bantal, atau kosmetik mata dengan orang lain.
  • Jika memakai lensa kontak, pastikan untuk menjaga kebersihannya sesuai petunjuk dan ganti secara teratur.
  • Ganti kosmetik mata setiap 3-6 bulan untuk menghindari penumpukan bakteri.

Kesimpulan

Mata keluar nanah adalah indikasi kuat adanya infeksi bakteri yang memerlukan perhatian. Meskipun beberapa langkah pertolongan pertama dapat dilakukan di rumah, konsultasi dengan dokter mata adalah kunci untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang efektif. Jika mengalami gejala mata keluar nanah, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata di Halodoc untuk mendapatkan saran dan penanganan medis yang sesuai.